Dukung Program Jokowi, Pemerintah Kumpulkan 600 Konsultan Pajak

"Konsultan pajak jangan ngojok-ngojokin bayar pajak tidak sesuai aturan padahal dia tahu," tegas Plt Direktur Jenderal Pajak, Mardiasmo.

oleh Fiki Ariyanti diperbarui 27 Jan 2015, 13:40 WIB
Diterbitkan 27 Jan 2015, 13:40 WIB
Penyerahan Surat Izin Praktik Konsultan Pajak

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak Kemenkeu) mengumpulkan sekira 600 calon konsultan pajak dari wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek). Selain melakukan sosialisasi mengenai target penerimaan pajak 2015, unit eselon ini akan menyerahkan surat izin praktik kepada ratusan konsultan pajak untuk tahun ini.

Wakil Menteri Keuangan sekaligus Plt Direktur Jenderal Pajak, Mardiasmo mengungkapkan, Ditjen Pajak ingin merangkul para konsultan pajak di seluruh Indonesia sebagai mitra strategis dalam rangka membangun fiskal negara.

"Karena janji Pak Joko Widodo (Jokowi) dengan Kabinet Kerjanya akan melaksanakan program prioritas selama lima tahun ke depan. Tapi program ini tidak akan tercapai jika tidak didukung pendanaannya melalui pajak," ucap dia saat acara Penyerahan Surat Izin Praktik Konsultan Pajak di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Ditjen Pajak, katanya, wajib memungut setoran pajak dari para Wajib Pajak kaya atau masuk dalam golongan mampu. Setoran pajak ini sifatnya memaksa karena merupakan kewajiban setiap warga negara.

"Makanya kami undang calon konsultan pajak Jabotabek sebanyak 600 orang agar sebagai profesi, konsultan pajak memahami tugas dan fungsinya. Karena konsultan pajak itu teladan bagi Wajib Pajak, jangan malah ngojok-ngojokin bayar pajak tidak sesuai aturan padahal dia tahu," tegas dia.

Mardiasmo meminta para konsultan pajak bersikap profesional dalam menjalankan tugas. Selalu meng-update peraturan atau regulasi baru terkait perpajakan mengingat perkembangannya begitu dinamis dan terus berubah.

"Jangan malah bantu Penanam Modal Asing yang rugi terus tapi masih beroperasi di sini. Kami tak akan segan-segan mencabut izin praktik konsultan pajak yang melanggar, jadi ada reward dan punishment," tandas dia.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya