Liputan6.com, Jakarta - Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir (PKSEN) Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menyatakan bahwa mayoritas masyarakat di Indonesia setuju dengan adanya proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
Kepala PKSEN Batan, Yarianto mengatakan, meskipun tingkat persetujuan masyarakat Indonesia terhadap teknologi nuklir sempat mengalami penurunan setelah adanya kebocoran reaktor di Fukusima, Jepang, namun jika dilihat secara jangka panjang tren yang terlihat adalah adanya peningkatan jumlah masyarakat yang setuju dengan teknologi tersebut.
"Dalam jajak pendapat soal PLTN yang dilakukan pada 2010, cukup baik hasilnya 60 persen. Tapi pada 2011 karena ada kecelakaan Fukusima, Jepang, hasilnya menurun," ujarnya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2015). Di tahun berikutnya, angka kepercayaan masyarakat terhadap teknologi nuklir kembali meningkat menjadi 72 persen.
Selain mengklaim sebagian besar masyarakat di Indonesia setuju dengan adanya PLTN, Batan juga mengungkapkan bahwa masyarakat di wilayah yang memiliki potensi untuk dibangun PLTN seperti di Bangka Belitung (Babel) menerima pembangunan proyek pembangkit tersebut. "Di Babel sendiri 57 persen menerima pembanguan PLTN. Ini jajak pendapat dilakukan lembaga survei yang independen. Jadi mayoritas masyarakat setuju," tandasnya.
Selain melakukan jajak pendapat, dari dalam Batan sendiri juga terus melakukan pengembangan teknologi untuk menjamin keamanan teknologi nuklir. Setiap tahun Batan melakukan simulasi untuk menjaga kesiapan kecelakaan reaktor nuklir.
Untuk meminimalisir keparahan kecelakaan reaktor nuklir, Batan melihat bahwa perlu kesiapan dari berbagai pihak. Contohnya, ketika reaktor Fukushima Jepang mengalami kebocoran, tidak ada korban yang jatuh. Hal tersebut dikarenakan adanya kesiapan dari operator reaktor tersebut menghadapi peristiwa berbagai kecelakaan.
Namun sayangnya, pemerintah sendiri belum ada rencana untuk mengembangkan teknologi nuklir untuk pembangkit listrik. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil memastikan reaktor nuklir tak akan dibangun oleh pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu lima tahun mendatang.
"Akibat kejadian di Fukushima. Jepang, pembangunan nuklir di Indonesia masih banyak perdebatan. Kan kami baru tahap awal desain oleh BPPT atau Batan dengan reaktor skala kecil yang dibiayai dari APBN," terang Sofyan.
Pembangunan reaktor nuklir di Indonesia masih jauh dari kata sepakat. Sofyan memastikan, pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla tidak memprioritaskan pembangunan reaktor nuklir dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
"Bangun reaktor nuklir masih jauh, selama lima tahun ini tidak ada program pembangunannya. Sebab setelah kejadian Fukushima itu kami harus hati-hati, termasuk perlu mencari tempat aman dan pas untuk pembangunan nuklir," tegasnya. (Dny/Gdn)
Batan Klaim Mayoritas Masyarakat RI Restui Pembangunan PLTN
Setiap tahun Batan melakukan simulasi untuk menjaga kesiapan kecelakaan reaktor nuklir.
Advertisement
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454125/original/099230800_1766550476-Lagidiskon__desktop-mobile__356x469_-_Button_Share.png)
2026 Naik, Beli Sekarang!
- Meeting Online Makin Profesional dengan 5 Webcam Berkualitas4 hari yang lalu

- Mesin Kopi Multifungsi untuk Pecinta Kopi: Simak Rekomendasinya!5 hari yang lalu

- 3 Parfum Mobil Favorit yang Bikin Kabin Wangi Tahan Lama dan Bebas Bau1 minggu yang lalu

- Jangan Abaikan Panas Berlebih, Ini 5 Cooling Pad Laptop yang Patut Dipertimbangkan1 minggu yang lalu

- Jangan Tunda Beli! 10 Laptop RAM Besar Ini Diprediksi Naik Harga dan Langka di Tahun Depan2 minggu yang lalu

- 5 Produk Perawatan Mobil yang Praktis Dipakai di Rumah, Bikin Kendaraan Selalu Prima2 minggu yang lalu

- Deretan Destinasi Wisata Gelar Promo 12.12, Cek Lengkapnya di sini3 minggu yang lalu

- Mumpung Masih Murah, Beli Gadget Terbaik Sekarang!3 minggu yang lalu

- Deretan Promo 12.12 Makanan dan Minuman, Jangan Terlewatkan!3 minggu yang lalu

- Akurasi Maksimal dan Gerakan Makin Lincah! Ini Rekomendasi Mouse Gaming Buat Kemenangan yang Lebih Mudah3 minggu yang lalu

- Barang Sering Hilang? Ini Solusi GPS Tracker yang Bikin Hidup Lebih Tenang3 minggu yang lalu

- Menko Airlangga Bidik Transaksi Harbolnas 2025 Tembus Rp 35 Triliun4 minggu yang lalu

EnamPlus
powered by
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3039961/original/009438800_1580724289-20200203-BMKG-merilis-peringatan-waspada-potensi-hujan-lebat-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2559362/original/076937200_1546315450-20190101-Kembang-Api-Ancol-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354843/original/063540800_1758266268-IMG-20250919-WA0011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/879419/original/061454500_1431953686-batan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440993/original/051183300_1765449665-pexels-thirdman-7651922.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440955/original/025438100_1765448041-pexels-chevanon-302894.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436532/original/045182500_1765177568-pexels-maksgelatin-4824424.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436514/original/029918400_1765176856-pexels-ken-tomita-127057-389818.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1429293/original/037383000_1481114577-20161207--Laptop-Acer-Seharga-20-Juta-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436096/original/000714800_1765162370-pexels-photo-1740919.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4800209/original/049531900_1712900090-shutterstock_2286683503.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5442113/original/056839600_1765528039-Ilustrasi_smartphone__tablet__dan_laptop.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5441514/original/073297500_1765510798-Depositphotos_547538726_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429431/original/070225500_1764586417-pexels-yankrukov-9072212.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5434294/original/022663100_1764921813-Depositphotos_209735730_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5424660/original/045643900_1764150556-IMG-20251126-WA0006.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3943778/original/045479600_1645626470-sieuwert-otterloo-AuR4z-edGAU-unsplash.jpg)