kekayaan Vinanda Prameswati, Wali Kota Termuda yang Curi Perhatian di Retret Magelang

Vinanda Prameswati, Wali Kota Kediri termuda di Indonesia, telah menempuh perjalanan inspiratif dari cita-cita menjadi dokter hingga meraih gelar Magister Kenotariatan dan memimpin Kediri periode 2025-2029.

oleh Arthur Gideon Diperbarui 22 Feb 2025, 17:00 WIB
Diterbitkan 22 Feb 2025, 17:00 WIB
Vinanda Prameswati/kedirikota.go.id
Vinanda Prameswati... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Vinanda Prameswati, mencuri perhatian saat tiba di lokasi pemberangkatan retret di Rindam IV Diponegoro, Magelang, pada Jumat 21 Februari 2025 siang. Vinanda Prameswati menyandang status sebagai wali kota termuda, Mbak Wali yang merupakan panggilan di Kediri, tampil segar dalam kegiatan pembekalan ini.

Vinanda Prameswati, lahir di Surabaya pada 12 Juni 1998, kini menorehkan sejarah sebagai Wali Kota Kediri termuda di Indonesia. Meskipun cita-citanya sejak kecil adalah menjadi dokter, perjalanan hidupnya berujung pada kepemimpinan di kota kelahirannya.

Vinanda Prameswati berhasil menyelesaikan pendidikan hukum hingga jenjang S2 (Magister Kenotariatan), sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dan memimpin Kediri periode 2025-2029. Kisah inspiratifnya dimulai dari Kediri, tempat ia dibesarkan dan menempuh pendidikan dasar.

Perjalanan Vinanda menuju kursi Wali Kota Kediri tidak lepas dari latar belakang keluarganya. Ayahnya, seorang polisi berpangkat AKBP di Polda Jatim, mungkin telah memberikan pengaruh dalam pembentukan karakter dan kepemimpinannya.

Namun, perjalanan kepemimpinan Vinanda juga diwarnai dengan pengalaman spiritual, seperti yang terlihat dari keikutsertaannya dalam retret di Magelang. Pengalaman ini mungkin telah memberikannya perspektif yang lebih luas dan mendalam dalam menghadapi tantangan pemerintahan.

Sebelum menjabat sebagai Wali Kota, Vinanda aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan. Pengalaman berorganisasi ini telah membekali dirinya dengan kemampuan manajemen, keterampilan komunikasi, dan pemahaman akan dinamika sosial.

Semua pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam memimpin kota Kediri menuju arah yang lebih baik. Kini, ia bertugas untuk memimpin Kediri hingga tahun 2029, sebuah tanggung jawab besar yang diembannya dengan penuh dedikasi.

Harta Kekayaan

Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara (LHKPN) yang dipublikasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi) KPK , Sabtu (22/2/2025), Vinanda Prameswati yang melaporkan kekayaannya pada periode 6 September 2024 ini memiliki total harta Rp 2,24 miliar.

Sebagian besar hartanya dalam bentuk tanah dan bangunan dengan nilai Rp 1,72 miliar. Tanahnya tersebar di kota Nganjuk, Kota Surabaya dan Kota Malang.

Ia tidak memiliki kendaraan dan harta bergerak lainnya. Sedangkan untuk kas dan setara kas, ia memiliki Rp 520 juta.

Vinanda Prameswati tercatat tidak memiliki hutang seperak pun.

Dari Cita-Cita Dokter hingga Magister Kenotariatan

Vinanda Prameswati/merdeka.com
Vinanda Prameswati... Selengkapnya

Meskipun cita-citanya sejak kecil adalah menjadi dokter, Vinanda Prameswati memilih untuk menempuh pendidikan hukum. Keputusan ini menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan adaptasi yang dimilikinya. Ia berhasil menyelesaikan pendidikannya hingga jenjang S2 Magister Kenotariatan, sebuah prestasi akademik yang membanggakan. Gelar Magister Kenotariatan ini bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, namun juga menunjukkan komitmennya terhadap penegakan hukum dan keadilan.

Pendidikan hukum yang ditempuhnya memberikannya pemahaman yang mendalam tentang peraturan perundang-undangan, proses hukum, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Keahlian ini sangat penting dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Wali Kota Kediri. Pengalaman akademiknya ini menjadi modal berharga dalam memimpin dan mengambil keputusan yang tepat untuk kemajuan kota Kediri.

Perjalanan pendidikan Vinanda menunjukkan bahwa kesuksesan tidak selalu berjalan lurus dengan rencana awal. Ia mampu beradaptasi dan menemukan jalan lain untuk mencapai potensi terbaiknya. Kisah ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengejar impian dan tidak takut untuk mengubah arah jika diperlukan.

Aktif Berorganisasi Sebelum Menjabat Wali Kota

Arthur Irawan
Chief Advisor dan mantan kapten tim Persik, Arthur Irawan mendampingi Walikota dan Wakil Walikota terpilih pilkada Kota Kediri, Vinanda Prameswati dan KH. Qowimuddin Thoha saat laga Persik kontra Arema FC. (Bola.com/Gatot Sumitro)... Selengkapnya

Sebelum terjun ke dunia politik, Vinanda Prameswati aktif terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi. Partisipasi aktif ini memberikannya pengalaman berharga dalam berinteraksi dengan masyarakat dan mengembangkan kemampuan kepemimpinannya. Pengalaman berorganisasi ini juga melatihnya dalam menghadapi berbagai tantangan dan menemukan solusi yang tepat.

Keterlibatannya dalam organisasi membantu Vinanda memahami berbagai aspek kehidupan masyarakat Kediri. Ia belajar untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, bernegosiasi, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Keterampilan ini sangat penting dalam perannya sebagai Wali Kota Kediri.

Pengalaman berorganisasi juga membentuk karakter Vinanda menjadi seorang pemimpin yang berempati, responsif, dan berorientasi pada masyarakat. Ia mampu berkomunikasi dengan efektif dan membangun hubungan yang baik dengan berbagai kalangan.

Masa Jabatan dan Harapan untuk Kediri

Masa jabatan Vinanda Prameswati sebagai Wali Kota Kediri adalah periode 2025-2029. Ini merupakan tanggung jawab yang besar dan menantang. Ia diharapkan mampu memimpin Kediri menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya.

Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimilikinya, Vinanda diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Ia diharapkan mampu menciptakan program-program yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat Kediri.

Semoga di bawah kepemimpinannya, kota Kediri akan semakin maju dan sejahtera. Upaya dan dedikasinya sangat dinantikan oleh seluruh masyarakat Kediri.

Sebagai penutup, perjalanan hidup Vinanda Prameswati menunjukkan bahwa kesuksesan dapat diraih melalui kerja keras, dedikasi, dan kemampuan beradaptasi. Kisahnya menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berjuang dan mencapai impiannya.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya