Stok Beras Dijamin Aman hingga Akhir Ramadan 2025

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan segala langkah untuk memastikan pasokan beras tetap stabil selama bulan puasa.

oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana Diperbarui 28 Feb 2025, 12:21 WIB
Diterbitkan 28 Feb 2025, 12:21 WIB
Stok Beras Dijamin Aman hingga Akhir Ramadan 2025
Perum Bulog memastikan bahwa ketersediaan stok beras nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya hingga akhir bulan Ramadan 2025. (Liputan6.com/Angga Yuniar)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Perum Bulog memastikan ketersediaan stok beras nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya hingga akhir bulan Ramadan 2025. 

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan segala langkah untuk memastikan pasokan beras tetap stabil selama bulan puasa.

Dengan stok yang cukup baik baik dari cadangan beras pemerintah (CBP) maupun hasil pembelian gabah dari petani domestik.

"Untuk saat ini total stok beras yang dikuasai Perum Bulog kurang lebih sebanyak 1,9 juta ton," kata Suyamto dalam keterangan tertulis, Jumat (28/2/2025).

Ia menambahkan, Bulog telah menetapkan target penyediaan stok yang mencakup periode hingga akhir Ramadan. Sehingga, ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir tentang kelangkaan pasokan beras.

Selain itu, dalam rangka menjaga kestabilan harga bahan pangan, Bulog juga akan melaksanakan operasi pasar pangan murah di sejumlah daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan harga beras, gula, serta bahan pokok lainnya yang rentan mengalami lonjakan harga menjelang Ramadan dan Lebaran 2025. 

Suyamto menyebut, untuk menjaga harga beras tetap stabil selama Ramadan, Bulog akan melakukan stabilisasi harga di tingkat produsen maupun konsumen. “Untuk beras kita melaksanakan stabilisasi di tingkat produsen, petani kita cek harganya. Di konsumen juga kita jaga harganya," imbuhnya.

Operasi pasar pangan murah ini akan dilakukan di berbagai lokasi strategis. Bulog juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Pos Indonesia, ID Food dan BUMN terkait lainnya untuk memperluas jangkauan penyaluran bahan pangan ke masyarakat. 

"Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih stabil," sambung Suyamto.

Promosi 1

Harga Gabah Petani Rp 6.500 per Kg

Harga Gabah Tinggi, Pemerintah Lakukan Penyesuaian HET dan HPP
Dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 24/2020 tentang Penetapan Harga Pembelian pemerintah untuk Gabah atau Beras ditetapkan, HPP untuk GKP di tingkat petani adalah Rp 4.200 dan Rp 4.250 per kg di penggilingan. Sedangkan HPP GKG dipatok Rp 5.250 per kg di tingkat petani dan Rp 5.300 per kg di penggilingan. Sedangkan untuk HPP beras di gudang Bulog adalah Rp 8.300 per kg. (merdeka.com/Arie Basuki)... Selengkapnya

Selain mengelola ketersediaan stok dan menjaga kestabilan harga, Bulog juga mendapat penugasan dari pemerintah untuk menyerap gabah hasil panen petani dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional. Untuk memastikan pasokan beras tetap tercukupi serta memberikan harga yang adil bagi petani. 

 "Di tingkat petani kita melakukan pengadaan dalam negeri secara garis besar ada 2 tujuannya. Yang pertama tentu saja bagaimana petani mendapatkan harga minimal HPP GKP (Harga Pembelian Pemerintah Gabah Kering Panen) di petani sebesar Rp 6.500 per kg," terang Suyamto. 

"Kemudian tujuan pengadaan yang kedua, adalah dengan pengadaan kita memiliki Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Ini sangat penting, karena salah satu indikator utama apakah kita swasembada atau tidak, bagaimana atau berapa jumlah cadangan yang ada di gudang Bulog terkait dengan pengadaan. Jadi, ada 2 pola yang kita lakukan," ia menambahkan.

Didorong Jual Gabah ke Bulog

Bapanas Naikkan Harga Pembelian Gabah Kering Panen
Hal ini bertujuan agar Bulog dapat meningkatkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang berasal dari dalam negeri. (merdeka.com/Imam Buhori)... Selengkapnya

Ia juga mengimbau kepada para petani untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan menjual gabah mereka langsung kepada Bulog. Sehingga memastikan harga yang stabil dan adil. 

Melalui program penyerapan gabah ini, Bulog berharap dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kestabilan harga beras di pasar.

"Bulog langsung ke sawah membeli kepada petani dengan harga Rp 6.500 per kg. Kita olah di sarana-sarana pengelolaan kita juga, untuk menambah kapasitas pengolahan kita juga kerjasama dengan mitra-mitra Bulog," ungkapnya. 

Di samping itu, Bulog juga melakukan pengadaan melalui mitra kerja pengadaan. "Walaupun kita membeli melalui mitra kerja pengadaan tetep kita persyaratan bahwa mitra itu juga harus membeli ke petani dengan harga Rp 6.500 per kg dan sekali lagi bahwa baik Bulog maupun penggilingan swasta itu harus membeli GKP di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kg," bebernya.

 

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global
Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Live Streaming

Powered by

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya