Southampton Vs Chelsea: Ambisi Coreng Catatan Tak Terkalahkan

Baik Southampton dan Chelsea sudah tak terkalahkan di lima laga terakhir mereka.

Liputan6.com, Jakarta - Satu alasan yang mengindikasikan partai Southampton Vs Chelsea di St Marry Stadium, Sabtu (27/2/2016) malam bakal berlangsung seru adalah kedua tim sedang sama-sama tak terkalahkan di lima laga terakhir Liga Inggris. Dua tim tersebut tentu tak ingin catatan apik itu tercoreng di laga nanti malam.

Southampton selaku tuan rumah sudah mengemas 4 kemenangan dan 1 kali imbang di lima laga terakhir mereka di Liga. Sementara Chelsea mengoleksi 3 hasil imbang dan 2 kemenangan.

Baca Juga

  • Sebulan di Italia, Eks-Pelatih Persib Mulai Gemar Makan Pasta
  • Van Gaal: Gosip Mourinho Latih MU Skandal BesarLiverpool Vs MU di 16 Besar Europa League Sesuai Prediksi Klopp

The Saints -julukan Southampton- saat ini sedang mengincar lima besar demi masuk zona Eropa di musim depan. Jose Fonte dan kawan-kawan saat ini hanya  tertinggal 1 poin dari Manchester United yang ada di posisi kelima, atau batas akhir zona Eropa.

Di sisi lain, sejak diasuh Guus Hiddink Desember lalu, Chelsea menunjukkan grafik meningkat di papan klasemen. Dari semula di zona degradasi, The Blues sekarang bertengger di peringkat 12 dengan 33 poin.

Skuad Chelsea

Terkait komposisi pemain Chelsea, Hiddink masih belum bisa memainkan kapten tim, John Terry dan Kurt Zouma. Dua bek tengah itu tengah dibekap cedera.

Sebagai pengganti, Hiddink kemungkinan besar akan menggeser Branislav Ivanovic ke tengah untuk berduet dengan Garry Cahill. Sementara, posisi Ivanovic di bek kanan akan diisi Cesar Azpilicueta, yang dipindahkan Hiddink dari bek kiri. Tempat Azpilicueta sendiri digantikan Baba Rahman.

Dari kubu tuan rumah, Manajer Southampton, Ronald Koeman diprediksi bakal mempertahankan komposisi pemain seperti saat mengalahkan Swansea City, dua pekan lalu. Di tengah, Jordie Classie akan berperan sebagai penyeimbang tim, menggantikan Victor Wanyama yang tengah terkena sanksi akibat kartu merah.

Salah Paham Kedua Manajer

Duel Southampton Vs Chelsea kali ini menyimpan kisah tersendiri antara Hiddink dan Koeman. Ya, dua manajer asal Belanda ini pernah salah paham terkait posisi pelatih tim nasional Belanda sepeninggal Louis van Gaal usai Piala Dunia 2014.

Federasi Sepak bola Belanda (KNVB) memilih Hiddink sebagai pengganti Van Gaal. Padahal, di saat bersamaan, Koeman sangat menginginkan posisi tersebut. Koeman semakin naik pitam saat KNVB selanjutnya hanya menawarkannya posisi asisten pelatih Hiddink. Posisi itu kemudian ditolaknya.

Produksi Liputan6.com