Liputan6.com, Jakarta - Para pemain sepak bola biasanya menjadi idola fansnya. Karena aksi di atas lapangan hijau, mereka kerap dielu-elukan fans.
Salah satu contoh konkret adalah Diego Maradona. Legenda tim nasional Argentina ini sangat dihormati di negaranya. Bahkan, ada kelompok khusus yang memuja Maradona.
Baca Juga
- Messi Siap Tukar Rekor dengan Gelar untuk Tim Tango
- Kronologis Kericuhan Diskusi Sepak Bola Versi Partoba
- Platini Resmi Banding Sanksi FIFA ke CAS
Namun jika ada pemain yang dipuji, ada juga pemain yang dibenci. Entah karena permainannya atau prilakunya, mereka kerap menjadi sasaran kekesalan fans.
Melansir Sportskeeda, berikut ada 5 pemain yang saat ini dibenci fans. Ada yang dibenci karena performanya di lapangan, ada juga yang dibenci karena sikapnya terkait transfer. Siapa saja mereka?
1. Simon Mignolet
Liverpool berharap dahaga mereka akan kiper berkualitas bisa terselesaikan dengan hadirnya Simon Mignolet. Namun alih-alih tampil apik di bawah mistar gawang The Reds, Mignolet justru kerap melakukan blunder.
Karena itulah, Mignolet yang diboyong dari Sunderland di musim 2013, dijadikan kambing hitam oleh fans Liverpool.
Di musim lalu, Mignolet bahkan sempat diparkir manajer Liverpool saat itu, Brendan Rodgers untuk beberapa pertandingan. Beruntung, Mignolet mendapatkan tempatnya kembali setelah kiper pengganti, Brad Jones cedera.
Oleh manajer Liverpool saat ini, Jurgen Klopp Mignolet diberikan kepercayaan penuh. Meskipun, di awal musim, kiper asal Belgia ini dikabarkan masuk dalam daftar jual Liverpool.
2. Jeremy Menez
Di musim pertama bersama AC Milan, Jeremy Menez sebetulnya menjadi pemain yang dielu-elukan fans. Itu setelah dirinya berhasil mengemas 16 gol di musim debutnya.
Namun puja dan puji fans itu berubah menjadi rasa benci setelah kontribusi Menez begitu minim di musim ini. Di bawah asuhan Sinisa Mihajlovic, Menez lebih banyak jadi penghangat bangku cadangan.
Mihajlovic kabarnya mencadangkan Menez lantaran gelandang asal Prancis itu malas bergerak di lapangan. Eks gelandang Paris Saint Germain (PSG) dianggap tak mau membantu pertahanan Milan saat pertandingan.
Di saat bersamaan, Mihajlovic semakin mantap memilih Carlos Bacca dan Mbaye Niang di lini depan Rossonerri -julukan Milan. Dan keputusan ini terbukti tak sia-sia lantaran kontribusi Bacca dan Niang begitu terasa.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5328715/original/062401300_1756265175-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__56_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5314823/original/093868900_1755142083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__48_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1155021/original/077370300_1456556081-PindahPosisi_09.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/793200/original/009922600_1420920807-000_DV1937067.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1345522/original/016229100_1473852003-Gareth_Bale.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1334233/original/067204500_1472717731-rooney.jpg)