5 Langkah Besar Real Madrid Usai Juara Liga Champions

Zinedine Zidane memimpin Real Madrid jadi klub La Liga pertama yang mempertahankan dua kali gelar Liga Champions.

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid sukses memenangkan Liga Champions untuk ke-12 kali atau La DuoDecima. Keberhasilan mengalahkan Juventus di final juga berarti kemenangan Liga Champion ketiga dalam empat tahun.

Madrid juga mencatat sejarah dengan menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan trofi Liga Champions dua musim berturut-turut. Sukses ini menunjukkan kekuatan Real Madrid atas seluruh tim-tim Eropa.

Sebelumnya, Zinedine Zidane juga memimpin timnya merengkuh gelar juara La Liga musim 2016/2017 usai mengalahkan Malaga di Estadio La Rosaleda. Hal ini sekaligus menambah koleksi gelar ke-33 mereka sepanjang sejarah klub berdiri.

Bagi Madrid, inilah kali pertama mereka meraih gelar ganda, La Liga dan Liga Champions. Kali terakhir mereka melakukannya pada 1957-1958.

Usai pesta kemenangan berakhir, tantangan langsung terbuka untuk Madrid. Ronaldo dan kawan-kawan harus menemui tim-tim kuat di kompetisi berbeda.

Namun, di sisi lain Real Madrid juga harus mempersiapkan tim untuk program jangka panjang. Dan, inilah 5 langkah yang bisa dilakukan Madrid untuk memastikan dominasi mereka berlanjut musim depan:

Kiper Baru

Penampilan kiper asal Kosta Rika Keylor Navas banyak dikritik karena ketidakkonsistenannya. Salah satu penampilan Navas yang paling ceroboh adalah ketika melawan Real Betis pada bulan Maret lalu.

Dalam laga itu, dia beruntung bisa menghindari kartu merah saat menggagalkan serangan Antonio Sanabria. Meski Madrid akhirnya tampil sebagai pemenang dalam laga tersebut.

Tapi, pada musim terakhir dari Navas mulai memperbaiki penampilannya. Itu ditunjukkan saat melawan Malaga untuk memastikan timnya mengangkat gelar untuk pertama kalinya sejak 2012.

Begitu pun ketika melawan Juventus, dia menyelamatkan tendangan Miralem Pjanic, meski akhirnya gagal menjaga keseimbangan tendangan spektakuler Mario Mandzukic.