Liputan6.com, Jakarta - Mohammed Salah belakangan sukses mencuri perhatian bersama Liverpool. Namun, dia diprediksi tak akan bisa lebih hebat dari megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.
Bintang asal Mesir itu memang tengah fenomenal. Salah sejauh ini sukses mengemas total 45 gol di semua kompetisi, 31 di antaranya dikemas pada Liga Inggris yang menandakan kecermelanganya untuk The Reds.
Kendati demikian, nyatanya banyak yang prediksi kalau Salah belum bisa selevel Ronaldo. Pembuktiannya tentu saja nanti di final Liga Champions yang mempertemukan Liverpool vs Real Madrid dan uji coba antara Portugal vs Mesir.
Ada lima alasan yang melatari anggapan Ronaldo masih lebih hebat dari Salah? Apa saja? Berikut daftarnya dikutip dari Sportskeeda.
Mantan pemain Tottenham Hotspur, Jermain Jenas mengkritik penampilan trio Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane dalam dua laga terakhir.
5. Pengalaman
Kapten Portugal itu sekarang berusia 33 tahun dan memiliki banyak pengalaman bermain di level atas. Salah, tentu lebih muda, tetapi dalam pertandingan terbesar, pengalaman selalu jadi yang utama, terutama ketika menyangkut Cristiano Ronaldo.
Setiap kali orang-orang mengkritiknya karena mulai senja, dia kembali dengan lebih kuat. Dia tahu bahwa tubuhnya tidak mendukungnya seperti dulu, jadi dia menggunakan pengalamannya untuk memanfaatkan waktu di lapangan.
Pergerakan tanpa bolanya adalah bukti bahwa ia selalu mencari ruang kecil untuk berlari ke dalam dan memaksimalkan peluangnya demi mencetak gol. Musim ini, dia sudah membuktikannya.
4. Portugal Tim yang Lebih Baik
Portugal adalah juara Eropa saat ini dan jelas memiliki tim yang lebih kuat dari Mesir. Terlebih lagi, mereka memiliki lebih banyak pemain berbakat daripada tim yang memenangi Euro pada tahun 2016.
Bernardo Silva, Gelson Martins, Goncalo Guedes, dan Ruben Neves adalah pemain berbakat yang membuat Portugal menjadi lebih kuat. Ada pula Andre Silva yang diklaim Cristiano sebagai pewaris takhta Portugal.
Sementara Mesir, boleh dibilang hanya terpaku dengan Salah. Bila saja pemain Liverpool itu dimatikan, mungkin saja permainan Mesir mandek.
3. Tidak ada tekanan
Dalam uji coba Portugal vs Mesir nanti, tekanan tentu dirasakan oleh kedua megabintang Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah. Ini karena laga ini hanya persahabatan jelang Piala Dunia.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5328715/original/062401300_1756265175-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__56_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5314823/original/093868900_1755142083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__48_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2127039/original/072721600_1524918303-000_14E4VI.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2208530/original/094652300_1525947440-000_14L7MX.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2034209/original/041920800_1522121704-Ronaldo-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2170780/original/018755700_1525686410-000_13Y00Z.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1315985/original/060371500_1471001883-0245c7b36ca9fd9cf4f34632bf2d8588-082263200_1469609900-000_DI2LW.jpg)