Liputan6.com, Valencia- Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig sangat sedih dan kecewa karena gagal membantu Jorge Lorenzo untuk bangkit dari keterpurukan musim ini. Puig beberapa kali menggelar program khusus untuk Lorenzo tapi tak kunjung berhasil.
Jorge Lorenzo pindah ke Repsol Honda usai menjalani hubungan tak harmonis dengan Ducati. Sayangnya, ia kesulitan beradaptasi dengan motor RC213V sepanjang musim ini, dan kesialannya terus bertambah akibat berbagai cedera, termasuk cedera punggung berkepanjangan akibat kecelakaan di Assen.
"Ini keputusan berani, tapi saya minta maaf dan merasa sedih bahwa saya tak bisa membantunya lebih dari ini, karena biasanya para rider yang saya dukung selalu mampu mengeluarkan potensi mereka dan bantuan yang kami berikan. Tapi dalam kasus Jorge, ternyata tak memungkinkan, dan saya minta maaf," kata Puig.
Advertisement
Puig, yang menjabat sebagai Manajer Tim Repsol Honda sejak awal 2018, juga mengaku prihatin bahwa kerja sama antara timnya, yang merupakan tim paling prestisius di MotoGP, dan sang lima kali juara dunia tak bisa berbuah manis.
Meski begitu, pria asal Spanyol ini mengaku sangat salut pada perilaku Jorge Lorenzo yang positif selama menghadapi berbagai kesulitan sepanjang musim ini.
"Sangat disayangkan kisah ini tak berjalan indah di antara Jorge Lorenzo dan Honda. Tapi secara pribadi, saya harus katakan bahwa saya sangat terkesan atas perilaku kemanusiaan dan rasa terima kasihnya kepada orang-orang yang ada di sekitarnya," ujarnya.
Puji Perilaku Jorge Lorenzo
Puig juga melontarkan pujian kepada Lorenzo dan manajer pribadinya, Albert Valera, yang tak menggebu-gebu dalam mengumumkan keputusannya pensiun, dan membicarakannya baik-baik lebih dulu dengan para petinggi Honda.
"Saya sangat berterima kasih atas perilaku baiknya, dan harus katakan juga bahwa manajernya juga telah melakukan cara yang tepat untuk mengendalikan situasi ini, jadi saya juga terkesan atas cara Jorge mengendalikan ini semua," tutup Puig.
Disadur dari Bola.net (Anindya Danarthikaya, published 15/11/2019)
Advertisement