Deretan Marquee Player di Liga Indonesia: Dari Sissoko Hingga Essien

Berbekal status marquee player dan pengalaman memperkuat klub top di dunia, tak jadi jaminan kesuksesan bermain di Liga 1 Indonesia.

Diterbitkan 19 April 2020, 19:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - PT Liga Indonesia (LIB) selaku operator Liga Indonesia sempat mengeluarkan kebijakan terkait marquee player. Ketika itu, setiap klub diperbolehkan menambah satu pemain yang masuk dalam kategori tersebut.

PT LIB ketika aturan untuk pemain asing masih 2+1. Artinya, dua pemain asing bebas dan satu dari negara Asia. Jumlah itu ditambahkan 1 slot pemain berstatus marquee player.

Namun, tak sembarang pemain berkah menyandang status marquee player. PT LIB mengeluarkan kebijakan yakni pemain yang masuk marque player dalam dua putusan regulasi.

Pertama, pemain yang termasuk dalam skuat tim nasional pada tiga putaran Piala Dunia terakhir ketika itu yakni Piala Dunia 2006, Piala Dunia 2010, dan Piala Dunia 2014.

Adapun yang kedua adalah pemain yang masuk kategori marquee player pernah bermain di liga Eropa dalam kurun waktu delapan tahun terakhir (2009-2017). Kompetisi yang masuk kategori tersebut adalah La Liga (Spanyol), Bundesliga (Jerman), Premier League (Inggris), Serie A (Italia), Eredivisie (Belanda), Ligue 1 (Prancis), Super Liga (Turki), Primeira Liga (Portugal).

Akhinya pada Liga Indonesia 2017 terdapatkan 15 pemain berstatus marquee player. Hanya tiga klub yang tidak memanfaatkan kuota marquee player yakni Persipura Jayapura, Perseru Serui, dan Persegres Gresik United.

Lantas, siapa saja pemain yang pernah tersohor di Indonesia? Berikut deretan pemain-pemain dengan status marquee player di Liga Indonesia 2017:

Nick van der Velden

Bali United membuat gebrakan dengan mendatangkan Nick van der Velden pada Liga 1 2017. Pemain asal Belanda masuk kategori marquee player karena pernah bermain klub elite Belanda, AZ Alkmaar, NEC Nijmegen, Groningen, dan Willem II.

Segudang pengalaman bermain di Eredivisie dibawa Van der Velden ke Bali United. Dengan pengalaman tersebut, pemain asal Belanda langsung mendapatkan posisi inti.

Sayangnya, karier Nick van der Velden hanya bertahan dua musim di Indonesia. Bersama Bali United, pemain berposisi gelandang itu mengemas 51 penampilan dan enam gol.

Mohamed Sissoko

Sebelum berlabuh ke Mitra Kukar, nama Mohamed Sissoko sudah lebih dulu terkenal karena pernah bermain di klub-klub elite Eropa. Contohnya adalah Liverpool, Juventus, Paris Saint-Germain, Fiorentina, hingga Levante.

Lanjut baca

Selain itu, Mohamed Sissoko juga merupakan bagian dari Timnas Mali medio 2003-2013 dengan total 33 caps. Berbekal nama besar itulah wajah bila Mitra Kukar menaruh harapan buat Mohamed Sissoko. Namun, karier pemain asal Mali itu hanya berlangsung semusim di Indonesia. Mohamed Sissoko tercatat tampil sebanyak 26 kali dan mencetak lima gol untuk Mitra Kukar. Pada akhir musim, kontraknya tak diperpanjang Mitra Kukar sehingga Mohamed Sissoko hengkang ke klub Meksiko, Atletico San Luis.

Halaman
Show All
Zulfirdaus Harahap, Jonathan Pandapotan Purba, Wiwig PrayugiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
EnamPlus