Sepak Terjang Egy Maulana Vikri, dari Kampung Menuju Polandia

Egy Maulana Vikri menjadi pemain Indonesia pertama yang merumput di Eropa sejak Kurniawan Yulianto pada 1994.

Jakarta - Egy Maulana Vikri tengah mengadu nasib di Eropa bersama klub Polandia, Lechia Gdansk. Dia terus mengharumkan nama Indonesia meski bakatnya ditemukan secara tak sengaja.

Indra Sjafri adalah orang yang berperan besar terhadap karier Egy Maulana Vikri. Pada 2012, secara tak sengaja Indra Sjafri menemukan Egy ketika menjadi pencari bakat di Medan pada acara Festival FIFA Grassroot.

Ketika itu, penampilan Egy mampu mengejutkan Indra Sjafri. Untuk bocah berusia 12 tahun, Egy yang bermain untuk akademi Tasbi Soccer School terlihat lebih menonjol dibandingkan yang lain.

"Saat itu saya sudah melihat bakat yang dimilikinya. Egy menjadi pemain yang menonjol dibandingkan dengan pemain lain seusianya," kata Indra Sjafri.

Pada 2013, Egy kemudian menimba ilmu di SKO Ragunan. Indra Sjafri tetap mengikuti perkembangan permainan Egy dan pada 2017 memasukkannya ke Timnas Indonesia U-19.

Egy ketika itu berhasil tampil gemilang pada dua ajang Piala AFF U-19 yang diikuti. Kepercayaan yang diberikan Indra Sjafri langsung dijawab Egy dengan penampilan gemilang.

Pada Piala AFF U-19 2017, Egy mampu menyabet dua penghargaan sebagai top scorer dengan raihan delapan gol dan juga pemain terbaik. Sejak saat itu, Egy Maulana Vikri selalu menjadi pemain langganan di Timnas Indonesia yang diasuh Indra Sjafri.

"Sejak pertama kali melihat hingga bertemu sampai saat ini, Egy Maulana Vikri melewati perkembangan yang baik. Akan tetapi, bagi saya dia harus secepatnya bermain di level yang lebih tinggi daripada saat sekarang ini," ujar Indra Sjafri.

Kesayangan Indra Sjafri

Saking seringnya dipanggil ke Timnas Indonesia oleh Indra Sjafri, cap anak kesayangan melekat pada sosok Egy Maulana Vikri. Kesan itu semakin diperkuat dengan skema permainan Timnas Indonesia U-19 selalu bermuara ke Egy.

Pada AFC Cup U-19 2018, alur serangan Timnas Indonesia selalu menuju Egy. Tak jarang juga gaya permainan Timnas Indonesia yang mudah terbaca lawan.

Bahkan, ketika Timnas Indonesia U-19 menyerah 5-6 dari Qatar pada matchday kedua Piala AFC 2018, Egy terlihat tenggelam di antara rekan-rekannya yang berjuang. Egy memang tercatat melepaskan 21 operan yang 57 persen di antaranya akurat.

EnamPlus