Liputan6.com, Jerez - Dua hari setelah menjalani operasi lengan kanan yang patah, Marc Marquez secara mengejutkan kembali ke paddock Sirkuit Jerez, Spanyol, Kamis (23/7/2020) pagi WIB. Ia kemudian menjalani tes kebugaran dan mendapat lampu hijau untuk mencoba latihan bebas MotoGP Andalusia yang dimulai pada Jumat besok.
Seperti diberitakan sebelumnya, Marquez kecelakaan dalam balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, akhir pekan lalu. Pembalap Repsol Honda tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi pada Selasa, 21 Juli lalu.
"Tidak ada yang berharap melihatnya di sini," kata Manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig mengenai kehadiran Marc Marquez seperti dikutip Crash.
"Ketika kecelakaan itu terjadi, kami sangat khawatir dan tentu saja ia harus pergi ke Barcelona untuk menjalani operasi. Tetapi operasi itu berjalan, terus terang, dengan sangat baik. Kami tahu dokter itu baik, tetapi itu adalah pekerjaan yang fantastis."
"Dan setelah operasi, pengendara mulai merasa sangat baik. Dia mulai menghubungi kami, mengatakan 'Saya tidak begitu buruk. Saya merasa baik. Saya tidak mengalami terlalu banyak rasa sakit. Saya bisa menggerakkan lengan'. Kemungkinan situasi [kerusakan] saraf, seperti yang diinformasikan dokter, baik-baik saja," imbuh Puig soal kondisi juara dunia enam kali MotoGP tersebut.
Membatalkan Balapan
Puig mengungkapkan Honda sempat berencana tak ambil bagian di MotoGP Andalusia setelah Marc Marquez kecelakaan. Timnya baru akan mencoba kembali tampil di Brno, 7-9 Agustus.
"Awalnya, jelas, posisi Honda adalah untuk membatalkan balapan ini dan mencoba di Brno. Tetapi setelah apa yang kita lihat dari keinginan Marc, setelah apa yang dikatakan para dokter hari ini, menyatakan dia cocok, kita sampai pada sebuah posisi katakanlah 'pemahaman' bahwa dia akan mencoba pada Sabtu dan tergantung bagaimana perasaannya, dia akan mencoba atau tidak untuk balapan," papar Puig.
"Tapi, kami memintanya untuk memeriksa pada Sabtu dulu dan benar-benar mengerti apakah dia benar-benar mampu menempuh jarak atau tidak. Jika itu terlalu berisiko, Marc sudah mengerti bahwa ide kami adalah untuk membatalkan balapan."
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4714527/original/071833500_1705070320-mahkamah_internasionanl.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4398541/original/093706100_1681725164-WhatsApp_Image_2023-04-17_at_16.43.03.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3184201/original/027164000_1595173898-AP20201519474320.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3184200/original/067673200_1595173832-AP20201522511783.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1318982/original/033119800_1471328975-2000px-Moto_Gp_logo.svg.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1315827/original/063517600_1470995086-063483900_1469996288-Marc.jpg)