Liputan6.com, Bologna - Jack Miller, Jorge Martin, dan Enea Bastianini bersaing menjadi rekan setim Francesco Bagnaia pada tim pabrikan Ducati untuk MotoGP 2023. Miller mengakui dirinya bukanlah favorit.
Sosok asal Australia tersebut sadar Bastianini lebih diunggulkan. Bukan sekedar berdasar performa musim ini, melainkan juga karena asalnya.
"Saya tidak tahu kalian (media) ingin saya berkata apa. Faktanya jelas. Bastianini memenangkan tiga balapan musim ini. Dia bersinar dan juga dari Italia, maka logika semestinya bicara," ungkap Miller dikutip Crash.
Persaingan kursi pabrikan Ducati memanas karena banyaknya talenta yang terlibat. Miller menguasai kursi tersebut untuk musim ini. Namun, pembalap asal Australia itu tidak mencatat hasil spektakuler demi mempertahankan posisi. Dia pun terancam potensi Martin dan kinerja Bastianini.
Martin tampil spektakuler dan menunjukkan kecepatan luar biasa hingga akhirnya menjadi Rookie of the Year 2021. Sementara Bastianini menjadi pembalap terbaik Ducati pada klasemen sementara MotoGP 2022.
“Ducati pasti bertaruh pada mereka di masa depan. Hanya ada satu tempat di tim pabrikan, tetapi tujuannya adalah untuk mempertahankan mereka berdua," kata Direktur Olahraga Ducati Corse Paolo Ciabatti merujuk status Martin dan Bastianini, dilansir Sky Sports Italia.
Ducati dilaporkan baru memilih rekan Bagnaia pada bulan depan atau seusai seri Catalunya.
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Berita video pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, menciptakan rekor di MotoGP Spanyol 2022, Sabtu (30/4/2022).
Komentar Bagnaia
Sebelumnya Bagnaia mengungkapkan preferensinya terkait situasi ini. Dia memilih Miller sebagai rekannya di tim pabrikan. Pasalnya, Bagnaia sudah satu tim dengan Miller sejak membela Pramac Ducati tahun 2019.
Namun, Bagnaia menekankan keputusan akhir tetap di tangan Ducati. "Saya sangat mengenal Miller. Maka normal jika saya menginginkannya bertahan. Dia teman dan rekan setim yang baik. Saya suka bekerja dengannya," ungkap Bagnaia.
"Tapi Ducati yang menentukan. Maka apakah iu Enea atau Martin, saya tidak keberatan," sambungnya.
Namun, Bagnaia mengaku Bastianini paling layak menjadi rekannya berkaca pada rapor musim 2022. Kompatriotnya tersebut sudah memenangkan tiga balapan, teranyar MotoGP Prancis akhir pekan lalu.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445749/original/021618200_1765863815-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5420495/original/039273300_1763787746-Cara_Daftar_Internet_Rakyat_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4454457/original/061941000_1686013068-Penyambutan-Jemaah-di-Mekkah-010623-wpa-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5362279/original/049979300_1758858871-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__75_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3568041/original/071588100_1631280022-000_9MK4BT.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3568703/original/016704800_1631368770-000_9MM67A.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1318982/original/033119800_1471328975-2000px-Moto_Gp_logo.svg.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3458050/original/030675700_1621269432-121144390_1014733388994023_8794140539572859064_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3454867/original/073829000_1620752677-174070964_201803538155067_2615764500697488870_n.jpg)