Liputan6.com, Jakarta - Indonesia menempuh jalan panjang untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Berbagai syarat harus dipenuhi, salah satunya jaminan pemerintah terhadap peserta serta kesiapan kota penyelenggara.
Setelah memenuhi pesyaratan, Indonesia akhirnya mengalahkan kandidat penyelenggara lain yakni Peru. Sementara kandidat lain mundur dengan berbagai alasan. Kolaborasi Myanmar-Thailand menarik diri demi memberikan dukungan terhadap Indonesia. Proposal dari Bahrain-Arab Saudi-Uni Emirat Arab juga mundur, begitu pula Brasil.
Namun, seiring perjalanannya, status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 dalam tanda tanya besar menyusul penolakan kepala daerah calon venue turnamen.
Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menolak kehadiran Israel di Tanah Air untuk kompetisi tersebut.
Padahal kepala pemerintahan yang berminat menggelar kompetisi sudah menandatangani perjanjian selaku kota tuan rumah pada 2019, ketika Indonesia mengajukan pencalonan ke FIFA.
Dalam dokumen tersebut, mereka adalah I Wayan Koster (Gubernur Bali), Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Herman Deru (Gubernur Sumatera Selatan), Gibran Rakabuming Raka (Wali Kota Solo), Anies Baswedan (ketika itu Gubernur DKI Jakarta), dan Eri Cahyadi (Wali Kota Surabaya).
Sekedar informasi, calon venue Piala Dunia U-20 2023 adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar), Stadion Si Jalak Harupat (Palembang), Stadion Gelora Jakabaring (Palembang), Stadion Mahanan (Solo), Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), dan Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Minat Indonesia kemudian mendapat respon dari FIFA selaku penyelenggara turnamen. Indonesia pun mencatat sejarah dengan dipercaya menggelar kompetisi resmi FIFA untuk kali pertama.
Namun pandemi Covid-19 menyerang. Ajang 2021 terpaksa dibatalkan karena krisis kesehatan dunia. Meski begitu, FIFA tetap menghadiahkan status tuan rumah kepada Indonesia untuk turnamen edisi selanjutnya pada 2023.
Setelah itu, Israel mengamankan tiket di Piala Dunia U20 2023 sebagai salah satu dari lima wakil Eropa. Israel lolos setelah mencapai semifinal Piala Eropa U-19 2022.
Gubernur Bali, I Wayan Koster menolak Timnas Israel berlaga dalam Piala Dunia U-20 2023 yang akan berlangsung di Indonesia pada 20 Mei hingga 11 Juni mendatang.
Isu Pembatalan Undian Piala Dunia U-20 2023
Piala Dunia U-20 2023 dijadwalkan digelar di Indonesia pada 20 Mei 2023 hingga 11 Juni 2023. Indonesia mengajukan enam stadion sebagai lokasi turnamen terbesar kedua milik FIFA tersebut.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5362279/original/049979300_1758858871-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__75_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467828/original/082603300_1767931632-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-09T101432.478.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4015087/original/087048800_1651832587-TMII-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468514/original/086681500_1767954322-bpkh_haji_-_klaim.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4162052/original/055271800_1663469227-20220918IQ_Launching_Maskot_Piala_Dunia_U-20_di_HI_06.JPG)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4319165/original/077250600_1675944360-20230209-100-Hari-Menuju-Piala-Dunia-U-20-Tallo-6.jpg)