Ronal Siahaan, Prajurit Kostrad yang Harumkan Nama Indonesia di Cage Warriors

Ronal Siahaan merupakan prajurit TNI AD dari Kostrad yang mampu menorehkan prestasi dunia di MMA.

Liputan6.com, Jakarta- Atlet Mixed Martial Arts (MMA) Ronal Siahaan baru saja mengharumkan nama Indonesia pada pertengahan Desember 2023. Ronal mampu meraih kemenangan di ajang Cage Warriors 165 yang berlangsung di San Diego, Amerika Serikat.

Bertarung di Sycuan Casino Resort, Ronal Siahaan mampu memenangi pertarungan melawan Andrew Johnson-Cabreara. Ronal meraih kemenangan lewat keputusan mutlak dari tiga juri dengan 30-27, 30-27 dan 30-27.

Kemenangan tersebut membuat Ronal dikontrak oleh Cage Warriors untuk lima pertandingan. Dia akan tampil lima kali di Cage Warriors dalam kurun dua tahun mendatang.

Ronal sendiri merupakan seorang prajurit TNI AD aktif. Dia bertugas di Yonarhanud 1/PBC Divif 1 Kostrad dengan pangka Praka. Karier Ronal di MMA mendapat dukungan penuh dari atasannya di Kostrad.

Tak ada hambatan sama sekali bagi Ronal untuk berlatih di Amerika Serikat cukup lama sekitar tiga bulan lebih. Perjuangan Ronal untuk menembus Cage Warriors dianggap sebagai pengabdian sehingga tak perlu mengambil cuti.

"Saya berlatih di AS cukup lama. Pastinya saya akan mengorbankan waktu saya. Ini salah satu dinas saya. Yang saya bawa bukan nama instansi lagi tapi nama negara, nama Indonesia. Ini salah satu pengabdian dan pimpinan saya mengizinkan saya. Dia malah mendukung saya. Hingga saya dikontrak Cage Warriors 5 pertandingan, saya sudah laporan kedua. Pimpinan mendukung dan memberi harapan besar bagi saya agar bisa mengibarkan merah putih," ujar Ronal dalam sesi wawancara virtual dengan media, Kamis (28/12/2023).

Ronal Siahaan Ingin Bertemu Panglima TNI

Ronal juga bersyukur sudah menggenyam pelatihan dan pengemblengan di TNI sehingga bisa cepat beradaptasi dan tidak kaget dengan proses latihan yang berat selama ikut MMA Fight Academy di Amerika Serkat sebelum turun di Cage Warriors 165.

"Salah satu yang sangat membantu saya berlatih dan bertarung adalah mental dan fisik. Fisik saya sudah terlatih. Saya tidak terkejut dengan latihan yang keras di Amerika Serikat. Untuk pertandingan saya kemarin, karena saya seorang TNI sangat berpengaruh bagi saya. Karena saya sudah terlatih dengan mental dan fisik. Saya tidak terkejut dan bisa cepat menyesuaikan dengan problem-problem pelatihan internasional."

EnamPlus