Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan 3 nama pemain baru yang bakal segera menjalani proses naturalisasi menjadi WNI agar bisa berkiprah dengan Timnas Indonesia.
Mereka rencananya hendak dipakai sebagai amunisi tambahan bagi skuad racikan Patrick Kluivert saat melanjutkan perjuangan di putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Australia dan Bahrain, Maret 2025.
Advertisement
Baca Juga
Secara spesifik, PSSI menggaet tambahan satu kiper, satu gelandang, serta satu bek kiri ke skuad Garuda. Yang mengejutkan, nama mantan pemain Inter Milan, Emilio Audero Mulyadi akan ikut dalam rombongan yang dinaturalisasi federasi sepak bola Indonesia.
Advertisement
Sebagai informasi, pria kelahiran Mataram berusia 28 tahun itu sebelumnya sudah lama dikaitkan dengan skuad Garuda lantaran memiliki darah Indonesia. Akan tetapi, dia akhirnya baru sekarang tergerak gabung Timnas Indonesia.
Erick Thohir mengeklaim kehadiran Emil Audero diperlukan untuk memberi persaingan bagi Maarten Paes yang selama ini tampil sensasional di bawah mistar gawang. Di samping itu, kehadirannya juga menjadi semacam langkah antisipasi kalau-kalau Maarten Paes tak selalu fit untuk dimainkan.
"Ada beberapa posisi yang kita lihat juga perlu diperkuat, salah satunya di kiper. Maarten Paes luar biasa, kita juga bicara pada Maarten Paes bahwa persaingan itu diperlukan, Maarten sangat welcome," ucap Erick Thohir dalam doorstop di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/2/2025) sore WIB.
"Kita tahu sekarang dia pemain klub utama di liga Amerika, FC Dallas, tentu yang namanya risiko itu pasti ada di sepak bola, yaitu cedera. Nah kita harus perkuat di posisi goalkeeper kita. Alhamdulillah setelah proses lama, diskusi lama (Emil berhasil digaet)," tambahnya.
Sudah Berpengalaman
Sekadar informasi, Emil Audero sendiri saat ini memeprkuat klub Serie B Italia Palermo. Walau begitu, dia sudah punya pengalaman menjajal persaingan Serie A bersama Juventus hingga Inter Milan.
Erick Thohir pun berharap keberadaan Emil bersama Maarten Paes nantinya akan membuat area pertahanan terakhir Timnas Indonesia makin tangguh. Mereka selanjutnya akan diminta untuk mentransfer ilmu kepada kiper muda yang akan ditempatkan di lapis ketiga.
"Emilio Audero Mulyadi, prosesnya sekarang sudah baik sekali, ini menjadi salah satu pilihan untuk menjadi tim (dan bersaing) bersama Maarten Paes. Dia sudah berkarier lama di Liga Italia serie A Serie B, Juventus, Inter, Como, Palermo, Sampdoria, artinya kita punya dua goalkeeper yang kokoh," kata Erick lagi.
"Di posisi tiga kita akan memprioritaskan goalkeeper muda supaya bisa belajar kepada senior-seniornya nanti," tambah pria yang merangkap sebagai Menteri BUMN tersebut.
Advertisement
Tambah Gelandang dan Bek Kiri
Sementara itu di posisi gelandang, Erick Thohir mengumumkan pihaknya sudah berhasil merayu Joey Pelupessy ke Timnas Indonesia.
Pesepak bola kelahiran 31 tahun itu punya darah Maluku dan kini memperkuat klub Belgia Lommel SK. Dia didatangkan menuju skuad Garuda menyusul proses naturalisasi Jairo Riedewald yang terkendala akibat berkas-berkas.
"Jairo kebetulan sudah sangat welcome, tetapi surat-suratnya belum kuat. Kita sudah diskusi dengan beberapa lawyer, tetapi (jalan keluarnya) belum ketemu. Kita tidak mau ajuan kita kepada FIFA ditolak, lalu akhirnya FIFA tidak percaya kepada kita lagi seakan-akan kita memaksakan," papar Erick Thohir.
"Pilihan yang juga selama ini kita coba ajak bicara dan akhirnya mau Joey Pelupessy keturunan Maluku. Ini dia sudah diskusi sesudah berpikir, bagaimana posisi dia juga diperlukan, dan terakhir dia kapten di klubnya. Dia sudah main di Eredivisie, di (klub) Inggris Sheffield Wednesday waktu itu, lalu juga sekarang di liga Belgia, saya rasa bisa mendukung lini tengah kita," sambungnya.
Sementara itu di posisi bek kiri, ada nama Dean James yang akan coba dijadikan WNI sebelum tenggat pendaftaran duel melawan Australia. PSSI menilai sosok seperti James diperlukan untuk menambah kedalaman.
"Ada juga pemain yang kakeknya dari Semarang, ibunya dari Surabaya, itu kertas-kertasnya aman, yaitu Dean James. Dia starter di Go Ahead Eagles. Kita memang perlu juga penebalan left back, wing back, yang juga bisa let midfield untuk mendukung kalau sampai pemain posoisi menyerang kita kekurangan kedalamannya," tukas Erick.
