Studi: Covid-19 Parah Dapat Sebabkan Kelainan Mata yang Serius

Penderita Covid-19 parah ternyata dapat memiliki kelainan mata yang serius

oleh Sulung Lahitani diperbarui 22 Feb 2021, 14:03 WIB
Diterbitkan 22 Feb 2021, 14:03 WIB
Kenapa Sakit Mata Mudah Menular?
Kenapa Sakit Mata Mudah Menular?

Liputan6.com, Jakarta Terkait gejala COVID-19, demam, kelelahan, dan batuk terus-menerus mungkin merupakan beberapa tanda klasik infeksinya. Namun, virus Corona bukannya tidak memiliki komplikasi medis lainnya.

Para peneliti telah menemukan kelainan mata pada pasien yang menderita kondisi COVID parah. Kelainan ini mungkin tampak tidak biasa tetapi sangat umum, menurut penelitian yang dilakukan oleh para profesional medis.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:


Studinya

Ilustrasi gambar SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Corona COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS. Diperoleh 27 Februari 2020 milik National Institutes of Health yang diambil dengan mikroskop elektron transmisi.(AFP/National Institutes Of Health)
Ilustrasi gambar SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Corona COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS. Diperoleh 27 Februari 2020 milik National Institutes of Health yang diambil dengan mikroskop elektron transmisi.(AFP/National Institutes Of Health)

Menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal medis Radiology, COVID-19 yang berat dapat menyebabkan kerusakan mata yang cukup parah dan menyebabkan kelainan mata tertentu pada pasien. Para ahli dari French Society of Neuroradiology, menggunakan pemindaian MRI untuk mendeteksi kelainan mata pada orang yang menderita infeksi COVID-19 yang serius.

Studi tersebut melakukan pemindaian MRI pada 129 pasien, di antaranya 9 orang menunjukkan tanda-tanda kelainan mata dan 8 di antaranya telah dirawat di rumah sakit karena COVID-19. Temuan MRI memproyeksikan kelainan yang disebut "nodul" di belakang mata mereka, yang bisa jadi merupakan peradangan atau kerusakan langsung pada mata.

 


Perlunya pemeriksaan mata bagi penderita Covid parah

Ilustrasi Covid-19, virus corona
Ilustrasi Covid-19, virus corona. Kredit: Gerd Altmann via Pixabay

Sementara COVID-19 membutuhkan tingkat kesadaran dan kewaspadaan tertentu, penelitian tersebut menyarankan pemeriksaan mata untuk semua orang yang menderita COVID-19. Ini bisa termasuk MRI dan fundoskopi.

Meskipun masih banyak spekulasi, para peneliti terus menindaklanjuti pasien dan melakukan berbagai tes komprehensif dan MRI untuk mengatasi masalah sejak awal.

 


Masalah mata lainnya akibat Covid

Gambar ilustrasi diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Food and Drug Administration AS menunjukkan Virus Corona COVID-19. (US Food and Drug Administration/AFP)
Gambar ilustrasi diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Food and Drug Administration AS menunjukkan Virus Corona COVID-19. (US Food and Drug Administration/AFP)

Pada penelitian sebelumnya COVID-19 juga telah dikaitkan dengan masalah mata lain seperti konjungtivitis dan orang sering mengeluh mengalami sakit mata. Berbagai jenis konjungtivitis, seperti keluarnya lendir dan mata berpasir yang terkait dengan infeksi bakteri, juga muncul ke permukaan dalam temuan baru-baru ini.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya