Liputan6.com, Jakarta - Cokelat adalah salah satu camilan favorit banyak orang, baik dinikmati sebagai kudapan ringan, minuman hangat, maupun sebagai bagian dari berbagai hidangan manis. Kehadirannya selalu mampu menghadirkan kebahagiaan dalam setiap sajian.
Selain rasanya yang lezat, cokelat hitam yang belum melalui banyak proses pengolahan ternyata memiliki nilai gizi tinggi serta beragam manfaat kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa cokelat hitam mengandung flavonoid, senyawa alami yang ditemukan dalam tanaman, yang berperan dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan dan radikal bebas.
Advertisement
Baca Juga
Flavonoid dalam cokelat hitam dikenal memiliki efek antioksidan yang kuat, membantu mengurangi risiko penyakit jantung, serta mendukung kesehatan pembuluh darah. Selain itu, konsumsi cokelat hitam juga dikaitkan dengan peningkatan sirkulasi darah dan fungsi otak yang lebih optimal.
Advertisement
Namun, untuk mendapatkan manfaat tersebut, konsumsi cokelat hitam tetap perlu dilakukan secara seimbang. Asupan yang berlebihan dapat meningkatkan kalori dan gula dalam tubuh, yang berisiko berdampak negatif bagi kesehatan.
Berikut beberapa manfaat cokelat hitam bagi kesehatan, termasuk potensinya dalam membantu mencegah diabetes, sebagaimana dilansir dari Pinkvilla pada Kamis (27/2/2025).
1. Mencegah kehilangan memori
Cokelat hitam yang kaya akan kakao telah terbukti memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan otak. Penelitian menunjukkan bahwa cokelat hitam dapat merangsang perasaan senang dan kebahagiaan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi stres dan meningkatkan produktivitas.
Studi lain menegaskan bahwa konsumsi cokelat hitam secara teratur memiliki kaitan langsung dengan peningkatan memori, kognisi, dan suasana hati. Hal ini menjadikan cokelat hitam bukan hanya makanan yang nikmat, tetapi juga berpotensi mendukung fungsi kognitif secara keseluruhan.
Tidak hanya itu, cokelat hitam juga diketahui memiliki efek menguntungkan pada sistem pembuluh darah. Konsumsi cokelat hitam dapat meningkatkan aliran darah baik di tubuh maupun ke otak.
Manfaat ini menunjukkan bahwa cokelat hitam memiliki potensi neuroprotektif yang dapat membantu dalam pencegahan penyakit kognitif seperti Alzheimer dan demensia.
Advertisement
2. Membantu menurunkan berat badan
Mengonsumsi cokelat hitam tanpa pemanis dan sedikit diproses ternyata dapat membantu dalam usaha menurunkan berat badan. Cokelat hitam mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang efektif meningkatkan metabolisme dan membantu membakar kalori dengan lebih cepat.
Selain itu, jika dikonsumsi sekitar 20 menit sebelum makan, cokelat hitam dapat membantu mengendalikan nafsu makan. Hal ini tidak hanya dapat mengurangi keinginan untuk makan berlebihan tetapi juga dikenal dapat mengurangi rasa lapar, sehingga mendukung upaya dalam berolahraga.
Secara keseluruhan, memasukkan cokelat hitam ke dalam pola makan yang seimbang dan aktifitas fisik yang teratur dapat memberikan manfaat tambahan dalam pengendalian berat badan dan meningkatkan kesehatan secara umum.
3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Cokelat hitam mengandung flavonol yang dapat meningkatkan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Kandungan antioksidannya yang tinggi membantu melawan radikal bebas, yang berperan penting dalam perlindungan dan pencegahan beberapa penyakit umum.
Advertisement
4. Mencegah diabetes
Cokelat hitam tanpa pemanis sebenarnya dapat membantu dalam pencegahan diabetes. Kandungan polifenol yang tinggi dalam cokelat hitam memiliki sifat antioksidan yang kuat dan membantu meningkatkan resistensi insulin secara signifikan.
Ini berarti cokelat hitam dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mendukung manajemen pencegahan diabetes tipe 2. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi cokelat hitam memiliki risiko lebih rendah untuk mengembangkan diabetes.
5. Mengatasi depresi
Cokelat hitam memiliki potensi untuk mengurangi risiko terkait depresi. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar 24 gram cokelat hitam setiap hari dapat memiliki efek serupa dengan antidepresan.
Hal ini dikarenakan kandungan tinggi flavonoid dalam cokelat hitam, yang terbukti efektif dalam meningkatkan mood, meningkatkan energi, dan merangsang produksi dopamin.
Sebuah studi yang dilakukan oleh National Health and Nutrition Examination Survey menyimpulkan bahwa mengonsumsi cokelat hitam dalam jumlah tepat setiap hari dapat mengurangi tanda dan gejala depresi klinis.
Advertisement
