Cara Memasak Rendang Agar Dagingnya Empuk dan Santan Tidak Pecah

Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah memasak rendang agar dagingnya empuk dan santannya tetap terjaga.

oleh Edelweis Lararenjana Diperbarui 04 Apr 2025, 08:17 WIB
Diterbitkan 04 Apr 2025, 08:17 WIB
ilustrasi rendang ayam (Jilly Cheung/Asia One/AP Photos)
ilustrasi rendang. (Jilly Cheung/Asia One/AP Photos)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang terkenal dengan cita rasanya yang kaya dan teksturnya yang empuk. Namun, memasak rendang yang sempurna bukanlah hal mudah. Banyak orang mengalami kendala seperti daging yang terlalu keras atau santan yang pecah, sehingga hasil akhirnya kurang maksimal. Padahal, dengan teknik yang tepat, rendang bisa memiliki tekstur lembut dan bumbu yang meresap sempurna.

Keempukan daging dalam rendang sangat dipengaruhi oleh jenis daging yang digunakan, teknik pemotongan, serta proses memasaknya. Selain itu, santan yang pecah sering kali terjadi karena api terlalu besar atau pemasakan yang kurang sabar. Memasak rendang membutuhkan kesabaran dan teknik perlahan agar semua bumbu meresap dengan baik tanpa merusak tekstur kuahnya.

Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah memasak rendang agar dagingnya empuk dan santannya tetap terjaga. Dengan mengikuti tips yang benar, kamu bisa menghasilkan rendang yang lezat, gurih, dan bertekstur sempurna seperti yang sering disajikan di rumah makan Padang!

Cara Memasak Rendang Agar Dagingnya Empuk dan Santan Tidak Pecah

Tips Memasak Ayam Rendang
Ilustrasi memasak ayam rendang/credit: unsplash.com/jason... Selengkapnya

Pilih Jenis Daging yang Tepat

Gunakan daging sapi bagian paha atau sandung lamur (brisket) karena memiliki sedikit lemak dan serat yang tidak terlalu keras, sehingga lebih mudah empuk saat dimasak lama.

Potong Daging dengan Benar

Potong daging searah serat agar tidak mudah hancur saat dimasak, tetapi tetap empuk setelah proses pemasakan yang lama.

Pukul Daging Sebelum Dimasak

Memukul daging dengan pemukul daging atau bagian belakang pisau sebelum dimasak bisa membantu melunakkan serat dan mempercepat proses empuknya daging.

Gunakan Santan Kental dari Kelapa Asli

Santan segar dari kelapa parut lebih tahan terhadap panas dibandingkan santan instan. Jika memakai santan instan, tambahkan sedikit air agar lebih stabil saat dimasak.

Masak dengan Api Kecil dan Perlahan

Rendang harus dimasak dengan api kecil dan diaduk sesekali agar bumbu meresap sempurna dan santan tidak cepat pecah.

Jangan Langsung Mengaduk Santan Setelah Dituangkan

Saat memasukkan santan, biarkan mendidih perlahan tanpa diaduk selama beberapa menit agar santan tidak pecah. Setelah mulai berminyak, aduk perlahan dengan gerakan memutar.

Gunakan Daun Jeruk, Daun Salam, dan Serai

Rempah-rempah seperti daun jeruk, daun salam, dan serai tidak hanya menambah aroma, tetapi juga membantu menjaga kestabilan santan agar tidak mudah pecah.

Masak Hingga Berminyak dan Mengering

Rendang yang dimasak dengan baik akan mengeluarkan minyak alami dari santan dan bumbu, menandakan bahwa proses pemasakan sudah sempurna.

Resep Rendang Daging Anti Gagal

rendang-kezo
ilustrasi resep rendang untuk lebaran/pexels... Selengkapnya

Bahan-Bahan:

  • 1 kg daging sapi (pilih bagian paha atau sandung lamur), potong sesuai selera
  • 1 liter santan kental dari 2 butir kelapa
  • 500 ml santan encer4 lembar daun jeruk, sobek-sobek
  • 3 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan1 ruas lengkuas, memarkan
  • 2 sdm kelapa parut sangrai (opsional, untuk rasa lebih gurih)
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula merah
  • ½ sdt lada bubuk
  • ½ sdt kaldu bubuk (opsional)
  • Minyak secukupnya untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 8 butir bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 5 buah cabai merah besar (buang bijinya jika ingin kurang pedas)
  • 5 buah cabai rawit merah (sesuai selera)
  • 4 butir kemiri, sangrai
  • 1 ruas kunyit
  • 1 ruas jahe
  • 1 sdt ketumbar bubuk

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih daging, lalu pukul-pukul sedikit agar lebih empuk.
  2. Rebus daging sebentar dengan air mendidih untuk menghilangkan kotoran dan bau amis, lalu tiriskan.
  3. Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas hingga harum dan matang.
  4. Masukkan potongan daging ke dalam wajan, aduk hingga bumbu merata.
  5. Tuangkan santan encer, masak dengan api kecil sambil diaduk perlahan agar santan tidak pecah.
  6. Setelah santan encer menyusut, masukkan santan kental dan aduk perlahan.
  7. Tambahkan garam, gula merah, lada bubuk, dan kelapa parut sangrai.
  8. Aduk perlahan dan masak hingga santan mengering dan bumbu meresap sempurna.
  9. Jika ingin rendang basah, masak hingga berwarna cokelat keemasan, tetapi jika ingin rendang kering, masak lebih lama hingga minyak keluar dan warna semakin gelap.
  10. Setelah matang, angkat rendang dan biarkan sedikit dingin sebelum disajikan.

Pertanyaan Umum Seputar Cara Memasak Rendang

1. Apa rahasia agar rendang empuk dan tidak alot?

Gunakan daging sapi bagian paha atau sandung lamur, masak dengan api kecil dalam waktu lama, dan jangan lupa pukul-pukul daging sebelum dimasak agar lebih empuk.

2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memasak rendang?

Rendang asli Minang biasanya dimasak selama 4–5 jam hingga kering dan berwarna cokelat kehitaman, sementara rendang basah bisa dimasak sekitar 2–3 jam.

3. Apa bumbu utama dalam rendang?

Bumbu utama rendang meliputi bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, lengkuas, kunyit, kemiri, ketumbar, serta santan dan daun rempah seperti daun salam dan daun jeruk.

4. Mengapa rendang harus dimasak dalam waktu lama?

Proses memasak lama dengan api kecil membuat bumbu lebih meresap, santan mengental menjadi minyak, dan daging menjadi lebih empuk serta tahan lama.

5. Apa perbedaan antara rendang basah dan rendang kering?

Rendang basah masih mengandung sedikit kuah kental dan lebih lembut, sementara rendang kering dimasak lebih lama hingga bumbu mengering dan daging berwarna lebih gelap.

6. Bagaimana cara agar santan tidak pecah saat memasak rendang?

Aduk santan secara perlahan dan terus-menerus di awal proses memasak hingga mendidih, lalu kecilkan api dan lanjutkan memasak dengan perlahan.

7. Apakah rendang bisa dibuat tanpa santan?

Bisa, tetapi rasanya akan berbeda. Alternatifnya, gunakan susu cair atau santan bubuk agar tetap mendapatkan tekstur dan rasa yang kaya.

8. Bagaimana cara menyimpan rendang agar tahan lama?

Rendang kering bisa disimpan dalam wadah kedap udara di suhu ruang hingga 1 minggu, atau di dalam kulkas hingga beberapa bulan. Untuk penyimpanan lebih lama, bisa dibekukan.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya