Liputan6.com, Jakarta - Pada 25 Februari 2025, pasar cryptocurrency mengalami penurunan signifikan akibat kebijakan tarif perdagangan yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.
Total kapitalisasi pasar kripto turun lebih dari USD 100 miliar dalam satu hari, dengan angka terbaru menunjukkan valuasi sekitar USD 2,91 triliun, merosot lebih dari 6% dalam 24 jam terakhir.
Advertisement
Baca Juga
Dilansir dari Bitcoin.com, Kamis (27/2/2025), Bitcoin sebagai mata uang kripto terbesar, jatuh di bawah angka USD 90.000 dan sempat mencapai titik terendah USD 86.314, mencatat salah satu penurunan harian terbesar di tahun ini.
Advertisement
Dampak Tarif Trump terhadap Pasar Kripto
Analis menyebut kebijakan tarif baru sebagai salah satu faktor utama yang memicu kepanikan di pasar. Pajak 25% untuk impor dari Kanada dan Meksiko serta tarif 10% terhadap barang-barang dari China yang diumumkan awal Februari menimbulkan kekhawatiran akan inflasi yang lebih tinggi dan ketidakpastian ekonomi.
Investor mulai menghindari aset berisiko seperti cryptocurrency, menyebabkan aksi jual besar-besaran.
Selain itu, kenaikan imbal hasil Treasury AS dan ketidakstabilan fiskal juga menambah tekanan bagi pasar. Meskipun kripto sering dianggap sebagai aset yang terpisah dari sistem keuangan tradisional, kenyataannya ia tetap terpengaruh oleh sentimen ekonomi global.
Â
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Â
Â
Ethereum, Solana, dan Koin Meme Paling Terkena Dampak
Altcoin mengalami penurunan lebih tajam dibandingkan dengan bitcoin. Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua, kehilangan sekitar 9,7% nilainya dan kesulitan mempertahankan level harga kunci.
Solana bahkan jatuh lebih dalam dengan penurunan hingga 12%. Sementara itu, koin-koin meme yang biasanya menjadi favorit spekulan mengalami kejatuhan paling tajam, dengan beberapa di antaranya anjlok hingga 15% dalam sehari terakhir.
Altcoin berkapitalisasi pasar lebih kecil seperti Cardano dan XRP juga mengalami tekanan besar, masing-masing turun sekitar 10-15% dan 7-10%.
Advertisement
Investor Kripto Semakin Waspada
Reaksi pasar ini menyoroti bagaimana aset digital semakin sensitif terhadap kebijakan ekonomi global. Menurut Neil Roarty, analis cryptocurrency dari Clickout Media, pasar kripto mengalami "jatuh bebas" sejak Senin hingga Selasa, dengan setengah triliun dolar menguap setelah Trump mengonfirmasi kebijakan tarifnya akan tetap berjalan sesuai rencana.
Kejatuhan ini juga diperparah oleh data ekonomi AS yang lemah, sehingga membuat investor semakin khawatir terhadap prospek ekonomi ke depan.
Banyak pengamat percaya situasi ini menunjukkan realitas baru bagi pasar kripto. Meskipun selama ini dianggap sebagai aset yang independen dari kebijakan ekonomi global, nyatanya cryptocurrency tetap rentan terhadap perubahan makroekonomi. Kenaikan suku bunga, inflasi, dan ketidakpastian perdagangan dapat dengan mudah memicu volatilitas yang lebih besar.
Â
