Liputan6.com, Makassar Akibat dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masih tertahan di Pemerintah Daerah, sejumlah Puskesmas di Makassar, Sulawesi Selatan belum menerima dana kapitasi (klaim BPJS untuk puskesmas). Beberapa Puskesmas pun menyampaikan permasalahan tersebut.
Seperti disampaikan Kepala Puskesmas Kassi Kassi, Makassar, Sulawesi Selatan, Dr. Mariaty Jassin, M, Kes, pada Liputan6.com, Jumat (28/3/2014).
"Ya mau bagaimana, yang jelas layanan tetap jalan. Dan tidak ada perubahan pelayanan ke peserta JKN. kita berupaya untuk itu karena kan sumber dana bukan hanya dari JKN saja tapi juga ada dari APBD kota Makassar sendiri. jadi kalo dana JKN belum keluar kita mengambil dana dari situ," kata Mariaty.
Ditemui di tempat terpisah di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Makassar, Ketua Divisi Regional IX, Feri Aulia pun mengakui adanya batasan kewenangan mengenai dana JKN yang mestinya diberikan pada puskesmas sebagai biaya puskesmas atau kapitasi.
"Ada batas kewenangan karena ada ketentuan keuangan daerah. Pada kasus ini, dana JKN masuk kas daerah," ujarnya.
Agar dana JKN bisa segera dikelola Puskesmas di Makassar, Feri berharap Pemerintah mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres) mengenai dana JKN yang bisa langsung diberikan kepada Kepala Dinas Kesehatan yang menunjuk pada bendahara kapitasi di Puskesmas. "Dengan begitu, dana JKN juga bisa optimal bagi pasien," katanya.
Puskesmas di Makassar Belum Terima Dana JKN?
Akibat dana JKN masih tertahan di Pemerintah Daerah, sejumlah Puskesmas di Makassar, Sulsel belum menerima dana kapitasi.
Diperbarui 28 Mar 2014, 08:08 WIBDiterbitkan 28 Mar 2014, 08:08 WIB
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Tips Membuat Cerpen yang Menarik untuk Dibaca
Buktikan Janji, Bandung bjb Tandamata Taklukkan Jakarta Livin Mandiri di Laga Terakhir PLN Mobile Proliga 2025
Menlu Sugiono Bertemu PM Belanda Dick Schoof, Perkuat Kerja Sama dan Respons Isu Global
Plt Ketum PPP Mardiono Didesak Siapkan Agenda Konsolidasi Muktamar
Banjir Rendam Tanjung Senang Bandar Lampung, 5.905 Warga Terdampak
Tujuan Pembangunan IKN: Mewujudkan Pemerataan dan Kemajuan Indonesia
BRI Insurance Bayar Klaim Asuransi Alat Berat ke Hasnur Group
Apa Tujuan Penulisan Drama? Memahami Esensi dan Manfaatnya
Hasil BRI Liga 1 2024/2025: Malut United Menang Tipis Lawan PSS
Wamendagri Sebut Ada Kepala Daerah yang Bergabung Retret dalam Waktu Dekat
9 Jenis Kecerdasan Anak & Cara Mengembangkannya, Setiap Anak Istimewa
Ketua Bawaslu Sebut Politik Uang dan Hoaks Musuh Utama Saat Pemilu