Liputan6.com, Jakarta Bolehkah orangtua perlakukan anak seperti teman? Lalu bagaimana agar bisa seperti teman namun anak tetap respek terhadap orangtua?
Psikolog Anak Rayi Tanjung Sari, M.Psi menjelaskannya dalam Apa Kata Psikolog edisi Sabtu (4/4/2015):
Advertisement
Bolehkah orangtua perlakukan anak seperti teman? Lalu bagaimana agar bisa seperti teman namun anak tetap respek terhadap orangtua?
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5328715/original/062401300_1756265175-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__56_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5314823/original/093868900_1755142083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__48_.jpg)