Liputan6.com, Jakarta - Tren jajanan viral 2025 semakin marak dan digemari oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak. Mulai dari minuman bersoda, teh kemasan, hingga camilan instan dengan rasa unik dan kemasan menarik, semuanya viral di media sosial.
Namun, di balik popularitas jajanan viral tersebut, tersembunyi risiko kesehatan serius, terutama pada kesehatan mata anak.
Menurut Consultant Pediatric Ophthalmology and Strabismus JEC Eye Hospitals & Clinics, Dr. Devina Nur Annisa, SpM(K), konsumsi jajanan viral 2025 yang tinggi glukosa bisa berdampak negatif terhadap kesehatan tubuh secara menyeluruh, termasuk organ penting seperti mata.
Advertisement
"Minuman bersoda dan teh kemasan mengandung gula yang melebihi kebutuhan harian tubuh. Kalau dikonsumsi secara berlebihan dan menjadi bagian dari gaya hidup anak, hal ini sangat tidak sehat," kata Dr. Devina saat berbincang dengan Health Liputan6.com dalam sebuah kesempatan pada Selasa, 15 April 2025.
Apa akibatnya jika anak mengkonsumsi gula terlalu banyak? Dr. Devina, menjelaskan, kebiasaan mengonsumsi jajanan viral 2025 dengan kandungan gula tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes saat dewasa.
Meski komplikasi pada mata akibat diabetes jarang terjadi pada anak, dia menegaskan bahwa pola makan sejak dini sangat berpengaruh.Gula berlebih dapat menyebabkan resistensi insulin yang berujung pada kerusakan pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah di bola mata. Jika kondisi ini tidak dikendalikan, fungsi penglihatan anak dapat terganggu secara permanen.
"Kalau resistensi insulin sudah terjadi dan gula darah tidak terkontrol, maka pembuluh darah di mata bisa rusak. Ini bukan hanya soal pakai kacamata atau tidak, tapi menyangkut fungsi penglihatan," tambahnya.
Cara Membedakan Masalah Mata Anak Biasa dan Akibat Diabetes
Memahami kondisi mata anak tidaklah mudah. Anak-anak belum mampu menyampaikan keluhan penglihatan dengan tepat karena mereka sedang dalam tahap belajar. Mereka belum tahu perbedaan antara penglihatan normal dan tidak normal.
"Anak-anak sulit menyampaikan kalau matanya buram atau tidak bisa melihat dengan jelas. Karena itu, sering kali kondisi gangguan penglihatan terdeteksi terlambat," kata Dr. Devina.
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk rutin memeriksakan mata anak, apalagi jika anak gemar mengonsumsi jajanan viral 2025.
Advertisement
Pentingnya Deteksi Dini untuk Cegah Mata Malas pada Anak
Salah satu gangguan penglihatan yang sulit dikenali secara kasat mata adalah ambliopia atau mata malas. Kondisi ini terjadi ketika kemampuan melihat anak tidak berkembang maksimal, meski sudah diberikan koreksi kacamata.
"Mata malas itu bukan bawaan dari lahir. Penyebab utamanya sering kali karena kebutuhan kacamata tidak dikoreksi dengan tepat, dan deteksi dilakukan terlambat. Sayangnya, mata malas tidak bisa dilihat dari luar, karena ini masalah fungsi penglihatan," ujarnya.
Kapan Anak-Anak Harus Mulai Menjalani Tes Mata?
Agar gangguan penglihatan seperti mata malas bisa dicegah, dr. Devina menyarankan jadwal skrining mata yang terstruktur, antara lain:
- Usia 0–2 tahun: Skrining pertama
- Sebelum masuk usia sekolah dasar (SD): Skrining kedua
- Setelah dinyatakan sehat: Skrining dilakukan setahun sekali
- Sampai usia 12 tahun, ketika bola mata dianggap sudah terbentuk sempurna
"Orang tua punya kewajiban menjemput bola. Jangan menunggu anak mengeluh, karena kadang gangguan penglihatan sudah terjadi tapi tidak disadari," pungkasnya.
Advertisement
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461692/original/009078500_1767429459-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-03T151529.802.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460142/original/096008400_1767236844-cpsn_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4143364/original/059306900_1662019531-Pertamina.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5188875/original/062409900_1744715469-WhatsApp_Image_2025-04-15_at_18.02.41.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5188876/original/022464800_1744715470-WhatsApp_Image_2025-04-15_at_18.02.42.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5188877/original/084871300_1744715470-WhatsApp_Image_2025-04-15_at_16.06.56.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5160949/original/000123500_1741845710-1741840085029_penyebab-mimisan-pada-anak-secara-tiba-tiba.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454125/original/099230800_1766550476-Lagidiskon__desktop-mobile__356x469_-_Button_Share.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440993/original/051183300_1765449665-pexels-thirdman-7651922.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440955/original/025438100_1765448041-pexels-chevanon-302894.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436532/original/045182500_1765177568-pexels-maksgelatin-4824424.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436514/original/029918400_1765176856-pexels-ken-tomita-127057-389818.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1429293/original/037383000_1481114577-20161207--Laptop-Acer-Seharga-20-Juta-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436096/original/000714800_1765162370-pexels-photo-1740919.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4800209/original/049531900_1712900090-shutterstock_2286683503.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5442113/original/056839600_1765528039-Ilustrasi_smartphone__tablet__dan_laptop.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5441514/original/073297500_1765510798-Depositphotos_547538726_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429431/original/070225500_1764586417-pexels-yankrukov-9072212.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5434294/original/022663100_1764921813-Depositphotos_209735730_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5424660/original/045643900_1764150556-IMG-20251126-WA0006.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5229412/original/039240700_1747919630-photo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2386518/original/046971800_1539840582-14642503_362088644181309_9036074491521823667_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5299592/original/076429100_1753845323-perut_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5349456/original/046420800_1757922364-high-angle-delicious-corn-dogs-sauce.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5413868/original/012500500_1763205299-bakso_arema_soringin.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382922/original/059801200_1760607894-warung_jajan_5.jpg)