Apa itu Jurnal? Pahami Pengertian, Jenis, dan Pedoman Penulisannya

Jurnal secara sederhana bisa dipahami sebagai sebuah karya tulis ilmiah.

Liputan6.com, Jakarta Apa itu jurnal mungkin sudah tidak jarang terdengar, terutama bagi kamu yang sedang melaksanakan studi di perguruan tinggi. Pasalnya, istilah jurnal memang akrab digunakan dalam bidang akademik. Seorang mahasiswa tentu sudah memahami apa itu jurnal.

Jurnal secara sederhana bisa dipahami sebagai sebuah karya tulis ilmiah. Jurnal ditulis dengan orientasi akademik. Jadi, target pembacanya adalah akademisi, peneliti, mahasiswa dan lain sebagainnya. 

Melansir dari artikel berjudul Pengertian dan Fungsi Jurnal ilmiah diunggah di situs DJKN Kemenkeu, jurnal ilmiah adalah suatu publikasi yang diterbitkan oleh institusi akademik atau organisasi profesi secara berkala yang berisi tentang artikel hasil penelitian dalam bidang tertentu.

Apa itu jurnal disebut juga kumpulan artikel dalam bidang ilmu tertentu. Publikasi jurnal biasanya dilakukan secara tim, ada penulis, editor, layouter, dan lain sebagainya. Jadi, jurnal bukan artikel atau paper tunggal yang ditulis, namun publikasi ilmiah berupa kumpulan artikel.

Jurnal termasuk karya ilmiah. Mengutip jurnal dipublikasikan di ADIWIDYA, Volume II Nomor 2 – November 2018, karya ilmiah merupakan sebua htulisan yang berisi suatu permasalahan yang ditulis dan diungkapkan dengan metode-metode ilmiah yang sesuai dengan kaidah penulisan karya tulis ilmiah tertentu. karya tulis ilmiah berisi data dan fakta maupun hasil penelitian seseorang yang ditulis secara runut dan sistematis.

Menurut Brotowijoyo, Arifin (1993:2) dikutip dari Modul Karakteristik dan Hakikat Karya Ilmiah (2021) karya Iqbal Kamal, karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (12/6/2025) tentang apa itu jurnal.

Apa itu Jurnal?

Apa itu jurnal bisa dimaknai sebagai (buku) catatan harian, yang merujuk pada catatan harian pribadi. Jadi, dalam hal ini jurnal adalah buku atau catatan harian seseorang. Jurnal memiliki makna yang berbeda lagi saat digunakan pada bidang perdagangan dan ilmu komunikasi. Dalam perdagangan, apa itu jurnal dikenal sebagai buku yang dipakai untuk mencatat transaksi berdasarkan urutan waktu. Sementara itu, dalam ilmu komunikasi, apa itu jurnal disebut log atau catatan transaksi berbasis komputer yang terjadi di komputer atau di dalam jaringan.

Di samping beberapa pengertian dari berbagai bidang tersebut, jurnal merupakan istilah yang lebih akrab digunakan pada bidang akademik. Apa itu jurnal merupakan karya tulis yang ilmiah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, apa itu jurnal adalah majalah yang khusus memuat artikel dalam bidang ilmu tertentu. Apa itu jurnal merujuk pada publikasi ilmiah yang memuat artikel dan umumnya terbit secara reguler.

Melansir kajian berjudul Evaluasi Jurnal Ilmiah dijelaskan jurnal merupakan publikasi periodik untuk memperluas pengembangan sains, biasanya dengan melaporkan penelitian baru, yang berisi artikel yang telah di-peer-reviewed, untuk memenuhi standar kualitas jurnal dan kevalidan ilmu pengetahuan.

Apa itu jurnal dikenal sebagai sebuah tulisan khusus yang membahas suatu hal tertentu, misalnya membuat suatu artikel ilmiah pada sebuah bidang ilmu tertentu. Jurnal adalah tulisan yang dibuat oleh orang yang kompeten dalam bidangnya, dan diterbitkan oleh sebuah instansi maupun lembaga. Artikel yang ditulis untuk jurnal biasanya akan direview oleh pakar di bidang studi tertentu sesuai dengan topik yang ditulis dalam artikel.

Apa itu jurnal tidak terbatas hanya pada laporan penelitian, namun bisa pula berupa review literatur. Artikel jurnal biasanya terdiri dari beberapa bagian seperti, judul, abstrak, kata pengantar, kajian pustaka, metodologi, hasil analisis, diskusi, hingga implikasi hasil penelitian. Terkadang juga disertai usulan tentang agenda riset lanjutan dan rekomendasi.

Jenis-Jenis Jurnal

Apa itu jurnal terdiri dari 6 jenis, yaitu jurnal penelitian, jurnal cetak, jurnal elektronik, jurnal nasional, jurnal internasional, dan jurnal internasional bereputasi. Berikut penjelasannya:

Jurnal Penelitian

Jurnal penelitian adalah sebuah laporan peneliti tentang hasil penelitian yang telah ia lakukan secara ilmiah. Biasanya laporan jurnal penelitian dimasukkan dalam terbitan kumpulan jurnal bersama-sama dengan laporan-laporan peneliti lainnya.

Jurnal Cetak

Jurnal cetak adalah salah satu macam jurnal yang ditulis oleh seorang atau kumpulan peneliti dan lantas disebarluaskan melalui media cetak. Jurnal cetak saat ini kebanyakan telah digantikan oleh keberadaan jurnal online atau e-journal.

Jurnal Elektronik (Online)

Jurnal elektronik atau e-jurnal adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sebuah publikasi berkala yang diterbitkan dalam bentuk digital yang akan ditampilkan di layar komputer.

Jurnal Nasional

Menurut pasal 20 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, jurnal nasional adalah sarana penerbitan artikel bersifat nasional (publikasi ilmiah nasional), dan salah satu dari jenis karya ilmiah, yang menjadi petunjuk adanya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Jurnal Internasional

Jurnal internasional adalah jurnal yang naskah-naskahnya bersifat internasional. Oleh karena itu bahasa yang digunakan adalah bahasa internasional, yaitu bahasa PBB: Inggris, Prancis, Arab, Cina dan Rusia. Menulis di jurnal internasional berarti menyajikan hal-hal yang bersifat baru (novelty) kepada para ahli berkompetensi internasional.

Jurnal Internasional Bereputasi

Mengutip dari Pedoman Tata Kelola Jurnal oleh Kemenristekdikti, jurnal internasional bereputasi adalah jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional dengan kriteria tambahan terindeks oleh database internasional. Indeksasi adalah sebuah proses untuk mendaftarkan suatu jurnal pada lembaga pengindeks bereputasi, lembaga pengindeks akan membantu jurnal yang bersangkutan mempromosikan jurnalnya kepada publik.

Pedoman Penulisan Jurnal Ilmiah

Penulisan jurnal ilmiah tentunya tidak boleh sembarangan. Ada berbagai pedoman yang perlu kamu ketahui dan patuih. Berikut ini adalah pedoman penulisan jurnal ilmiah yang harus diterapkan apabila kamu ingin menulis suatu karya ilmiah:

- Makalah merupakan pemikiran sendiri, belum pernah dipublikasikan, mengandung unsur kekinian dan bersifat ilmiah.

- Judul makalah harus spesifik, jelas, singkat, informatif, dan menggambarkan substansi dari tulisan serta tidak perlu diawali dengan kata penelitian/analisis/ studi, kecuali kata tersebut merupakan pokok bahasan dan ditulis dalam dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris). Diketik dengan huruf besar, di-bold, kecuali pada nama latin.

- Nama penulis ditampilkan dengan jelas; lengkap tanpa menyebutkan gelar; nama asli; penulisan nama sebaiknya tidak disingkat, bila penyingkatan nama harus mengikuti kaidah dan konsisten; nama penulis utama berada pada urutan paling depan.

- Alamat penulis berisi nama instansi/lembaga tempat penulis bekerja dan alamat e-mail penulis (tidak boleh alamat e-mail instansi). 

- Abstrak ditulis dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia yang memuat tidak boleh lebih dari 250 kata dan Bahasa Inggris yang memuat tidak boleh lebih dari 200 kata. Bersifat mandiri (stand alone). Abstrak harus berisi permasalahan pokok; tujuan penelitian atau kajian/review dilakukan dan metode penelitian atau kajian/review serta pernyataan singkat hasil dan prospeknya.

- Kata kunci ditulis dalam dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris), ditempatkan di bawah abstrak, dapat berupa kata tunggal dan kata majemuk yang terdiri dari 3-5 (tiga sampai lima).

- Isi makalah penelitian terdiri dari: Pendahuluan (Latar Belakang, Tujuan), Tinjauan Pustaka, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan (termasuk Ilustrasi: gambar, tabel, grafik, foto, diagram, dan lain-lain), Kesimpulan, Ucapan Terima Kasih (opsional) Daftar Pustaka (paling sedikit 10 referensi). 

- Isi makalah kajian/review terdiri dari: Latar Belakang, Tujuan, Pembahasan, Kesimpulan, Daftar Pustaka (paling sedikit 25 referensi), Penulis mempunyai jabatan serendah-rendahnya Peneliti Madya atau non peneliti yang setara.

Q & A

Apa yang dimaksud dengan jurnal?

Jurnal adalah publikasi tertulis yang memuat hasil penelitian, analisis, atau kajian ilmiah dalam bidang tertentu. Jurnal biasanya ditulis oleh akademisi, peneliti, atau praktisi, dan diterbitkan secara berkala untuk berbagi pengetahuan ilmiah kepada masyarakat atau komunitas akademik.

Apa tujuan utama dari penulisan jurnal? 

Tujuan utama penulisan jurnal adalah untuk menyampaikan temuan ilmiah, mendokumentasikan hasil penelitian, serta memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang tertentu.

Apa saja jenis-jenis jurnal yang umum dikenal?

Jenis-jenis jurnal meliputi:

- Jurnal Ilmiah: berisi hasil penelitian akademik yang telah melalui proses peer review.

- Jurnal Populer: ditujukan untuk pembaca umum, bahasanya lebih ringan dan mudah dipahami.

- Jurnal Profesional: digunakan oleh praktisi di bidang tertentu, seperti hukum, kesehatan, atau teknik.

- Jurnal Internasional: jurnal yang diakui secara global dan biasanya berbahasa Inggris.

- Jurnal Nasional: diterbitkan di dalam negeri dan digunakan dalam konteks lokal atau nasional. 

Bagaimana struktur umum dalam penulisan jurnal ilmiah? 

Struktur umum jurnal ilmiah biasanya terdiri dari:

- Judul

- Abstrak

- Kata kunci

- Pendahuluan

- Tinjauan pustaka

- Metodologi

- Hasil dan pembahasan

- Kesimpulan

- Daftar pustaka

Beberapa jurnal juga mewajibkan adanya lampiran, ucapan terima kasih, atau pernyataan konflik kepentingan. 

Apa perbedaan antara jurnal ilmiah dan artikel biasa? 

Jurnal ilmiah ditulis berdasarkan penelitian yang sistematis, menggunakan metode ilmiah, dan harus melalui proses review sebelum diterbitkan. Sedangkan artikel biasa (misalnya di blog atau media umum) tidak selalu berdasarkan penelitian, lebih subjektif, dan tidak harus memenuhi standar akademik.

Apa yang dimaksud dengan peer review dalam jurnal? 

Peer review adalah proses evaluasi yang dilakukan oleh para ahli (rekan sejawat) terhadap jurnal yang diajukan sebelum dipublikasikan. Tujuannya untuk memastikan kualitas, validitas, dan orisinalitas isi jurnal sesuai dengan standar ilmiah.