15 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Secara Alami dalam Waktu 3 Hari

Berikut adalah sejumlah cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari.

Liputan6.com, Jakarta Jerawat mungkin bukan kondisi yang berbahaya, namun hal itu cukup mengganggu penampilan dan memengaruhi rasa percaya diri. Dikutip dari buku Akne Vulgaris karya Sinta Murlistyarini, menurut penelitian yang dilakukan oleh Global Burden of Disease (GBD) pada tahun 2010, jerawat menempati urutan ketiga penyakit kulit yang paling sering dijumpai di seluruh dunia setelah penyakit jamur pada kulit dan penyakit subkutaneus lain. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari.

Sebenarnya ada banyak cara menghilangkan jerawat dalam waktu singkat, termasuk chemical peeling. Hanya saja, perawatan tersebut bisa dibilang cukup mahal.

Menggunakan obat jerawat juga bisa menjadi salah satu pilihan penting untuk menghilangkan bekasnya dalam waktu singkat. Hanya saja ada kemungkinan bahwa beberapa jenis kulit tidak cocok dengan obat tertentu, sehingga alih-alih membaik, justru malah semakin parah.

Dengan demikian cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari mungkin menjadi pilihan terbaik untuk menghindari risiko kerusakan yang lebih parah.

Berikut adalah sejumlah cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari seperti yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, selasa (4/9/2022).

2 dari 6 halaman

1. Lidah Buaya

Lidah buaya merupakan bahan alami yang dikenal ampuh untuk perawatan kulit. Lidah buaya dapat mencegah penuaan, melembapkan kulit, mengurangi strech marks, dan mencerahkan kulit. Manfaat lainnya adalah lidah buaya dapat menghilangkan bekas jerawat dengan cepat.

Lidah buaya dapat menjadi salah satu cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari. Dikombinasikan dengan air perasan jeruk lemon, akan membuat manfaat lidah buaya dalam menghilangkan bekas jerawat.

Caranya, campurkan lidah buaya dengan perasan air jeruk lemon. Kemudian gunakan campuran tersebut untuk memijat kulit wajah Anda. Fokuskan pada bagian yang ada bekas jerawatnya. Diamkan selama kurang lebih 30 menit, lalu bilas.

2. Olive Oil

Olive oil atau minyak zaitun memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mempercepat penyembuhan luka, termasuk bekas jerawat. Dengan menambahkan gula pasir, olive oil adalah salah satu cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari.

Caranya, campurkan satu sendok teh olive oil dengan satu sendok makan gula pasir. Gunakan campuran itu untuk memijat kulit wajah Anda yang memiliki bekas jerawat. Setelah selesai, lalu bilas.

3. Cuka Apel

Cuka apel memiliki kandungan malic acid yang dapat memberikan efek eksfoliasi kulit. Cuka apel dipercaya dapat mencegah penyumbatan pori-pori dan penumpukan sel kulit mati. Dengan kata lain, cuka apel adalah salah satu cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari.

Untuk mengilangkan bekas jerawat, cuka apel dapat digunakan sebagai toner maupun masker. Caranya, campurkan dua sendok makan cuka apel dengan 2 cangkir air matang, dan satu sendok gel lidah buaya. Campurkan bahan tersebut kemudian masukkan ke dalam botol semprot. Kemudian semprotkan campuran bahan tersebut ke wajah.

Untuk menggunakannya sebagai masker, campurkan 2 sendok makan cuka apel dengan baking soda. Lalu gunakan campuran tersebut sebagai masker. Diamkan selama kurang lebih 20 menit, lalu bilas.

4. Lemon

Lemon memiliki kandungan alami yang dapat mencegah kulit mengalami infeksi. Selain itu, lemon juga memiliki kandungan yang dapat membunuh bakteri penyebab jerawat. Cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dengan lemon adalah sebagai berikut.

Campurkan lemon dengan air. Kemudian oleskan campuran tersebut pada wajah. Diamkan dalam waktu semalam. Kemudian bilas ketika bangun tidur.

5. Mentimun

Mentimun memiliki kandungan yang dipercaya dapat menghilangkan jerawat dan bekasnya dalam waktu singkat. Caranya, parut timun agar halus. Kemudian tempelkan parutan timun pada bagian kulit yang memiliki bekas jerawat. Diamkan selama sekitar 30 menit lalu bilas.

3 dari 6 halaman

6. Putih Telur

Putih telur mengandung enzim lisozim yang terbukti ampuh dalam membunuh bakteri penyebab jerawat. Putih telur juga dapat membantu dalam mengangkat sel kulit mati, sehingga menjadi salah satu cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari.

Caranya, pecahkan telur lalu pisahkan bagian kuning telur dengan putih telurnya. Kocok putih telur hingga mengembang lalu oleskan pada bagian kulit wajah yang ada bekas jerawatnya. Biarkan selama beberapa saat lalu bilsa.

7. Es Batu

Cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari dapat menggunakan es batu. Bahkan, cara ini sangat efektif untuk mengatasi jerawat yang sedang meradang agar segera hilang. Caranya cukup mudah, yakni dengan menggunakan es batu sebagai kompres untuk mengompres kulit yang terkena jerawat.

8. Baking Soda

Sebagai bahan campuran dengan cuka apel, baking soda memiliki efek untuk mengangkat sel kulit mati. Tidak hanya sebagai campuran saja, baking soda juga dapat bekerja mengangkat sel kulit mati dengan kandungannya beruka kristal sodium bicarbonate.

Dengan kata lain, mengaplikasikan baking soda adalah salah satu cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari. Caranya, campurkan baking soda dengan air, lalu aduk hingga kental. Aplikasikan pada bekas jerawat. Diamkan beberapa saat lalu bilas dengan air hangat.

9. Bawang Merah

Bawang merah mengandung antimicrobial yang berkhasiat melawan bakteri yang menyebabkan munculnya jerawat dan menghilangkan bekasnya pada kulit. Caranya, parut bawang merah hingga halus. Lalu oleskan parutan bawang merah ke bagian bekas jerawat. Diamkan selama kurang lebih lima menit, lalu bilas.

10. Pepaya

Pepaya memiliki kandungan aktif yang menyerupai mentimun. Dengan kata lain, cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari bisa dilakukan juga dengan pepaya.

Caranya, haluskan pepaya, lalu oleskan pada bagian bekas jerawat. Diamkan selama kurang lebih 20 menit, lalu bilas hingga bersih.

 

 

4 dari 6 halaman

11. Kentang

Kentang mengandung vitamin dan mineral yang dapat membantu menyembuhkan luka di kulit termasuk bekas jerawat. Caranya, iris kentang tipis-tipis. Lalu tempelkan irisan kentang tersebut pada bekas jerawat. Diamkan selama kurang lebih 10 menit. Terakhir bilas hingga bersih.

12. Madu

Salah satu cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari adalah dengan madu. Madu memiliki kandungan alami yang bersifat seperti antibiotik yang mampu mencegah infeksi penyebab radang pada jerawat dan berfungsi memudarkan bekasnya.

Caranya, siapkan madu murni lalu oleskan ke bekas jerawat. Diamkan sampai madu mengering. Lalu bilas dengan air hangat.

13. Teh Hijau

Teh hijau mengandung flavonoid dan tanin, yang berfungsi membantu melawan peradangan dan bakteri penyebab jerawat. Teh hijau juga tinggi antioksidan dan bisa melawan peradangan, mengurangi produksi sebum dan menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes pada orang dengan kulit acne prone.

Cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari dengan madu adalah, rebus daun teh hijau selama 3-4 menit. Dinginkan air rebusan teh hijau, lalu oleskan ke bagian bekas jerawat. Diamkan selama 10 menit, lalu bilas.

14. Tomat

Salah satu cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari juga bisa dengan menggunakan tomat. Caranya, haluskan buah tomat yang sudah matang dengan menggunakan blender. lalu aplikasikan tomat yang sudah halus itu sebagai masker. Diamkan sampai tomat mengering, lalu bilas.

15. Oatmeal

Kandungan alami dalam oatmeal memiliki efek yang dapat mengangkat sel kulit mati sekaligus mencerahkan kulit. Caranya, haluskan oatmeal, campur dengan perasan lemon atau madu. Kemudian oleskan pada kulit yang terdapat bekas jerawat. Diamkan sampai mengering, lalu bilas.

5 dari 6 halaman

Apa Itu Bekas Jerawat dan Bagaimana Terbentuknya?

Bekas jerawat adalah perubahan pada kulit yang tertinggal setelah jerawat sembuh. Bekas ini bisa berupa hiperpigmentasi, kemerahan, atau bahkan jaringan parut (scar), tergantung pada tingkat keparahan peradangan dan bagaimana proses penyembuhan kulit berlangsung.

Menurut American Academy of Dermatology, bekas jerawat terbentuk ketika peradangan akibat jerawat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit. Semakin dalam jerawat menembus kulit, semakin besar kemungkinan terbentuknya bekas luka. Jerawat jenis nodul dan kistik, yang disertai peradangan berat, merupakan penyebab utama terbentuknya scar.

my.clevelandclinic.org membagi bekas jerawat menjadi dua jenis utama, yaitu:

  • Atrofik (cekung): Terjadi karena produksi kolagen yang terlalu sedikit saat penyembuhan, sehingga meninggalkan lekukan di kulit. Contohnya: ice pick, boxcar, dan rolling scars.
  • Hipertrofik atau keloid (menonjol): Terjadi karena produksi kolagen yang berlebihan, lebih sering muncul pada kulit gelap dan umumnya di area seperti dada atau punggung.

Cara Menghindari Terbentuknya Bekas Jerawat

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk menghindari bekas jerawat, penting memahami tindakan pencegahan sejak awal munculnya jerawat. Berikut beberapa langkah pencegahan yang direkomendasikan:

1. Jangan memencet atau menggaruk jerawat.

Menurut AAD, memencet jerawat meningkatkan risiko peradangan menyebar ke jaringan sekitar dan memperparah bekas luka. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan jaringan permanen.

2. Rawat jerawat sedini mungkin.

my.clevelandclinic.org menyebutkan, perawatan dini dapat mencegah peradangan parah yang memicu pembentukan scar. Produk yang mengandung asam salisilat, benzoyl peroxide, atau retinoid bisa membantu mengurangi jerawat ringan hingga sedang.

3. Gunakan sunscreen setiap hari.

Paparan sinar matahari dapat memperburuk hiperpigmentasi dan memperlambat proses pemudaran bekas jerawat. Pilih sunscreen non-komedogenik agar tidak memperparah jerawat.

4. Hindari produk yang menyumbat pori.

Gunakan produk perawatan kulit berlabel non-comedogenic agar pori-pori tetap bersih dan tidak memicu jerawat baru.

5. Perhatikan faktor keturunan.

Bila memiliki riwayat keluarga dengan bekas jerawat, lebih waspada dalam perawatan jerawat karena faktor genetik juga berpengaruh terhadap pembentukan scar.

 

6 dari 6 halaman

FAQ Seputar Jerawat dan Bekas Jerawat

1. Apakah semua jerawat akan meninggalkan bekas?

Tidak. Hanya jerawat yang meradang dalam (seperti nodul atau kista) yang berisiko tinggi meninggalkan bekas. Jerawat ringan seperti komedo umumnya sembuh tanpa jejak.

2. Apakah bekas jerawat bisa hilang secara alami?

Beberapa jenis bekas seperti hiperpigmentasi bisa memudar seiring waktu, terutama jika dilindungi dari sinar matahari. Namun, scar permanen biasanya membutuhkan perawatan dermatologis seperti laser atau microneedling .

3. Mengapa ada bekas jerawat yang bentuknya cekung dan ada yang menonjol?

Perbedaan ini bergantung pada respons kulit terhadap produksi kolagen saat penyembuhan. Terlalu sedikit kolagen menyebabkan bekas cekung, terlalu banyak menghasilkan bekas menonjol atau keloid (pmc.ncbi.nlm.nih.gov).

4. Apakah jerawat harus ditangani oleh dokter?

Jika jerawat parah atau sering menyebabkan bekas luka, berkonsultasilah dengan dokter kulit. Perawatan medis dapat mencegah jerawat semakin memburuk dan meminimalkan risiko bekas luka.

5. Apakah perawatan alami bisa menghilangkan bekas jerawat?

Perawatan alami seperti lidah buaya, madu, atau lemon bisa membantu memudarkan noda dan mempercepat regenerasi kulit ringan. Namun, untuk bekas jerawat yang dalam seperti icepick atau boxcar, perawatan medis lebih efektif.