Liputan6.com, Jakarta - Mad lazim mukhaffaf kilmi merupakan salah satu bagian dari aturan membaca Al-Qur’an yang disebut hukum bacaan mad. Dalam konteks ini, lazim berarti pasti, kilmi berarti kata, dan mukhaffaf berarti ringan (dalam mengucapkannya).
Dalam buku berjudul Tajwid for Children: Belajar baca Alquran Mudah dan Menyenangkan oleh Suci Shofia, cara membaca mad lazim mukhaffaf kilmi adalah dengan memanjangkan bacaan sebanyak 6 ketukan dan membacanya dengan suara yang ringan
Advertisement
Maka dari itu, mad lazim mukhaffaf kilmi dapat diartikan sebagai kata yang harus dibaca dengan panjang namun dengan suara yang ringan. Contoh mad lazim mukhaffaf kilmi dalam Al-Qur’an ada di surat apa?
Mad lazim mukhaffaf kilmi adalah salah satu aturan bacaan dalam ilmu tajwid yang termasuk dalam hukum mad far'i. Hukum bacaan ini memiliki keunikan karena contoh mad lazim mukhaffaf kilmi hanya ditemukan dalam Surat Yunus ayat 51 dan 91.
Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam tentang contoh mad lazim mukhaffaf kilmi yang dimaksudkan, Rabu (18/6/2025).
Bulan Ramadan adalah bulan suci yang penuh dengan kebaikan. Maka mari memanfaatkan momentum ini dengan memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan membaca Al-Quran. Berikut ini tips khatam Al-Quran di dalam bulan ramadan.
Surat Yunus Ayat 51 dan 91
Hukum bacaan ini memiliki keunikan karena contoh mad lazim mukhaffaf kilmi hanya ditemukan dalam Surat Yunus ayat 51 dan 91.
Dalam buku berjudul Juz Amma Tajwid Berwarna & Terjemahannya oleh M. Khalilurrahman Al Mahfani, mad lazim mukhaffaf kilmi didefinisikan sebagai aturan bacaan kalimat yang pasti dibaca panjang dan diringankan.
Ini contoh mad lazim mukhaffaf kilmi dalam surat Yunus ayat 51 yang dimaksudkan:
اَثُمَّ اِذَا مَا وَقَعَ اٰمَنۡتُمۡ بِهٖؕ اٰۤلْــٴٰـنَ وَقَدۡ كُنۡتُمۡ بِهٖ تَسۡتَعۡجِلُوۡنَ
Asumma izaa maa waqa'a aamantum bih; aaal'aana wa qad kuntum bihii tasta'jiluun
Artinya:
“Kemudian apakah setelah terjadinya (azab itu), kemudian itu kamu baru mempercayainya? Apakah sekarang (baru kamu mempercayai), padahal sebelumnya kamu selalu meminta supaya disegerakan?”
Ini contoh mad lazim mukhaffaf kilmi dalam surat Yunus ayat 91 yang dimaksudkan:
آٰلۡــٰٔنَ وَقَدۡ عَصَيۡتَ قَبۡلُ وَكُنۡتَ مِنَ الۡمُفۡسِدِيۡنَ
Aaal'aana wa qad 'asaita qablu wa kunta minal mufsidiin
Artinya:
“Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.”
Contoh penggunaannya terdapat pada kata "āl-āna" (آلْآنَ) dalam ayat tersebut. Aturan sesuai contoh mad lazim mukhaffaf kilmi terjadi ketika huruf mad tabi'i (أ) bertemu dengan huruf sukun (ْ-) tanpa tasydid dalam satu kata.
Maka dari itu, contoh mad lazim mukhaffaf kilmi yang dimaksudkan berupa: ءَآلْـَٰٔنَ (dibaca: al aaana).
Dalam buku berjudul Pendidikan Agama Islam untuk SMP/Mts Kelas VIII, hukum bacaan contoh mad lazim mukhaffaf kilmi disebut juga mad badal yang diikuti huruf mati.
Contoh mad lazim mukhaffaf kilmi merupakan turunan atau cabang dari mad asli. Memahami dengan baik dan benar tentang mad asli menentukan konsep mad lazim mutsaqqal kilmi bisa dikuasai dengan baik juga.
Dalam buku berjudul Dasar-Dasar Ilmu Tajwid (2020) oleh Marzuki dan Sun Choirul Ummah, dijelaskan bahwa mad asli adalah bacaan dalam ilmu tajwid dalam Al-Quran yang memiliki harakat fathah diikuti dengan alif (ا), atau harakat kasrah diiringi dengan huruf ya sukun (ي), dan harakat dammah dengan huruf waw sukun (و).
Cara membaca mad asli atau mad thabi'i adalah dengan panjang 2 harakat. Contoh mad asli adalah sebagai berikut: كتَا بٌ (kitaabun), يَقُوْلُ (yaquulu), dan سمِيْعٌ (samii'un).
Advertisement
Pengertian Bacaan Mad
Sebagaimana dijelaskan dalam jurnal Penerapan Fonetik Akustik Dalam Bacaan Mad Alquran (Studi Kasus Pada Qiraat Qari Internasional, mad adalah pemanjangan suara bacaan sesuai aturan tajwid tertentu.
Mad (menambah panjang, memanjangkan). Secara istilah suara bacaandipanjangkan jika bertemu dengan salah satu huruf mad (asli). Yaitu: ي ,و ,ا
Berdasarkan buku Dasar‑Dasar Ilmu Tajwid oleh Marzuki & Choirul Ummah (2020), mad didefinisikan sebagai memanjangkan suara bacaan huruf mad (alif, ya’, waw) selama 2 harakat ketika memenuhi syarat thabi’i
Cara Membaca Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi
- Durasi bacaan: 6 harakat
Dijelaskan di buku Dasar-Dasar Ilmu Tajwid, Marzuki & Choirul Ummah, 2020, cara membacanya adalah dengan memanjangkan suara selama enam harakat atau setara dengan tiga kali durasi mad thabi’i biasa. Panjangnya bacaan ini termasuk wajib karena ketentuannya bersifat tetap (lazim). Durasi 6 harakat ini tidak boleh kurang, dan perlu dijaga agar tidak merusak makna dan irama bacaan.
- Pengucapan yang ringan (mukhaffaf)
Istilah "mukhaffaf" berarti ringan. Artinya, walaupun panjang bacaan mencapai 6 harakat, namun dibaca dengan lembut dan tanpa penekanan. Ini berbeda dari "mutsaqqal" yang dibaca berat karena adanya tasydid. Pengucapan ringan ini menunjukkan keunikan dan kekhususan jenis mad ini.
- Contoh yang sangat terbatas dalam Al-Qur’an
Jenis mad ini hanya ditemukan pada dua tempat dalam Al-Qur’an, yaitu pada QS Yunus ayat 51 dan 91. Keduanya terdapat pada lafadz آلْآَنَ (ālāna). Lafadz ini berasal dari kalimat "al-āna" yang berarti "sekarang", yang mana huruf alif bertemu lam sukun asli tanpa tasydid, sehingga membentuk mad lazim mukhaffaf kilmi.
- Tidak memiliki contoh lain selain pada lafadz “āl-āna”
Keunikan Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi juga terletak pada jumlah contohnya yang sangat terbatas. Dalam seluruh mushaf Al-Qur’an, jenis mad ini hanya muncul pada lafadz “āl-āna” sebanyak dua kali. Hal ini menegaskan bahwa keberadaannya sangat khusus, dan karena itu penting dikenali dengan baik oleh pembelajar ilmu tajwid.
Advertisement
Bacaan Mad Lainnya
Apabila sudah memahami tentang bacaan mad mad lazim mukhaffaf kilmi dan contoh mad lazim mukhaffaf kilmi dalam surat Yunus ayat 51 dan 91, kemudian pahami juga macam-macam bacaan mad lainnya yang Liputan6.com lansir dari berbagai sumber:
- Mad Wajib Muttasil: terjadi ketika mad thabi'i bertemu dengan hamzah dalam satu kalimat atau ayat. Cara membacanya panjang 5 harakat (setara dengan 2,5 alif), wajib 6 ketukan.
- Mad Jaiz Munfashil: terjadi ketika mad thabi'i bertemu dengan hamzah di kalimat yang berbeda. Cara membacanya bisa panjang 1 alif (2 harakat), 2 alif (4 harakat), atau 3 alif (6 harakat).
- Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi: terjadi ketika mad thabi'i bertemu dengan tasydid dalam satu kata atau ayat. Cara membacanya panjang 3 kali mad thabi'i atau sekitar 6 harakat.
- Mad Layyin: terjadi setelah huruf fathah wau sukun atau ya’ sukun. Cara membacanya cukup dengan membaca mad secara lunak dan lemas.
- Mad 'Arid Lisuukun: dibaca sebelum waqaf atau tempat pemberhentian membaca, dan tergantung pada konteks, (a) bisa panjang 6 harakat seperti mad wajib muttasil, (b) bisa 4 harakat atau 2 kali mad thobi'i, atau (c) bisa hanya seperti mad thobi'i biasa.
- Mad Shilah Qashirah: Terjadi jika ada haa dhamir setelah huruf hidup, dibaca panjang seperti mad thobi'i.
- Mad Shilah Thawilah: Terjadi jika Mad Qashirah bertemu dengan hamzah, dibaca seperti Mad Jaiz Munfashil.
- Mad 'Iwad: Dibaca jika terdapat fathatain pada waqaf atau pemberhentian, cara membacanya seperti mad thobi'i.
- Mad Badal: Terjadi jika hamzah bertemu dengan Mad, dibaca seperti Mad Thobi'i.
- Mad Lazim Harfi Musyabba': Bacaan mad pada permulaan surat tertentu di Al-Qur'an, panjangnya enam harakat.
- Mad Lazim Harfi Mukhaffaf: Bacaan mad pada permulaan surat tertentu di Al-Qur'an, panjangnya enam harakat.
- Mad Tamkien: Terjadi jika ya' sukun didahului ya' bertasydid dan harakatnya kasra.
- Mad Farq: Bertemunya dua hamzah, satu hamzah istifham dan satu hamzah washol pada lam alif ma'rifat, dibaca sepanjang enam harakat.
QnA - Pertanyaan Seputar Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi
1. Apa itu Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi?
Hukum tajwid di mana mad asli bertemu huruf sukun dalam satu kata, dibaca panjang 6 harakat dan ringan.
2. Berapa lama durasi bacaannya?
Dipanjangkan selama 6 harakat atau setara 3 alif.
3. Apa perbedaan dengan mad lazim mutsaqqal kilmi?
Mad mutsaqqal diberatkan (tasydid) saat dibaca, sedangkan mad mukhaffaf diringankan tanpa tekanan suara.
4. Ada berapa contoh hukum ini di Al-Qur’an?
Hanya dua contoh, yaitu di Surah Yunus ayat 51 dan 91.
5. Bolehkah baca panjang lebih dari 6 harakat?
Tidak. Bacaan harus tepat 6 harakat, tidak lebih supaya sesuai hukum tajwid
Advertisement
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3039961/original/009438800_1580724289-20200203-BMKG-merilis-peringatan-waspada-potensi-hujan-lebat-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2559362/original/076937200_1546315450-20190101-Kembang-Api-Ancol-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354843/original/063540800_1758266268-IMG-20250919-WA0011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3998633/original/065536000_1650277021-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3983388/original/074926000_1648974831-000_327H9HJ.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3121589/original/054389800_1588827933-3482841.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3983390/original/070484500_1648974941-000_327H9FY.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4397728/original/056918800_1681695376-sww.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454125/original/099230800_1766550476-Lagidiskon__desktop-mobile__356x469_-_Button_Share.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440993/original/051183300_1765449665-pexels-thirdman-7651922.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440955/original/025438100_1765448041-pexels-chevanon-302894.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436532/original/045182500_1765177568-pexels-maksgelatin-4824424.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436514/original/029918400_1765176856-pexels-ken-tomita-127057-389818.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1429293/original/037383000_1481114577-20161207--Laptop-Acer-Seharga-20-Juta-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436096/original/000714800_1765162370-pexels-photo-1740919.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4800209/original/049531900_1712900090-shutterstock_2286683503.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5442113/original/056839600_1765528039-Ilustrasi_smartphone__tablet__dan_laptop.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5441514/original/073297500_1765510798-Depositphotos_547538726_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429431/original/070225500_1764586417-pexels-yankrukov-9072212.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5434294/original/022663100_1764921813-Depositphotos_209735730_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5424660/original/045643900_1764150556-IMG-20251126-WA0006.jpg)