Cara Sholat Lailatul Qadar 12 Rakaat, Niat, dan Keutamaan Menunaikannya

Panduan lengkap sholat Lailatul Qadar 12 rakaat, termasuk niat, tata cara, dan keutamaan mengerjakannya di malam yang penuh berkah.

Liputan6.com, Jakarta - Malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, adalah waktu istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah. Banyak yang bertanya-tanya tentang sholat sunnah Lailatul Qadar, khususnya yang berjumlah 12 rakaat.

Sholat ini dilakukan sebagai bentuk ketaatan dan harapan untuk mendapatkan keberkahan malam penuh ampunan ini. Siapa yang perlu memahami? Semua umat Muslim yang ingin memaksimalkan ibadah di malam Lailatul Qadar.

Sholat Lailatul Qadar 12 rakaat umumnya dilakukan dengan mengerjakan sholat dua rakaat sebanyak enam kali, setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Keutamaan mengerjakan sholat ini diyakini sebagai bentuk kedekatan diri kepada Allah SWT dan meraih ampunan dosa.

Waktu pelaksanaannya fleksibel, selama masih dalam waktu malam Lailatul Qadar, umumnya setelah sholat Isya hingga sebelum subuh. Kejelasan panduan tentang sholat ini penting agar ibadah dapat dilakukan dengan khusyuk dan sesuai tuntunan.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Rabu (26/3/2025).

Niat Sholat Lailatul Qadar Arab, Latin, dan Artinya

Sebelum melaksanakan sholat Lailatul Qadar, niat merupakan hal yang sangat penting. Niat ini dibaca dalam hati sebelum takbiratul ihram. Berikut niat sholat Lailatul Qadar dua rakaat, yang kemudian diulang hingga mencapai 12 rakaat:

Arab: أُصَلِّى سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Latin: Usholli sunnatā lailati al-qadri rak'ataini lillāhi ta'ālā.

Artinya: Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat karena Allah Ta'ala.

Penyesuaian jumlah rakaat sholat Lailatul Qadar ini didasarkan pada anjuran untuk memperbanyak ibadah di malam tersebut. Tidak ada ketentuan pasti mengenai jumlah rakaat, sehingga mengerjakan sholat 12 rakaat merupakan salah satu pilihan yang sah.

Waktu khusus untuk sholat ini tidak ditentukan secara spesifik, namun dianjurkan untuk melaksanakannya di sepertiga malam terakhir. Hukum sholat Lailatul Qadar adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.

Mengerjakan sholat Lailatul Qadar dengan jumlah rakaat lebih dari dua rakaat, misalnya 12 rakaat, dilakukan dengan mengulang niat dua rakaat sebanyak enam kali. Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Hal ini sesuai dengan kaidah fiqih yang memperbolehkan memperbanyak rakaat sholat sunnah selama masih dalam batas kewajaran dan kemampuan.

Waktu pelaksanaan sholat ini dapat disesuaikan dengan kondisi dan kesibukan masing-masing individu, namun dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di malam Lailatul Qadar, terutama pada sepertiga malam terakhir.

Hukum sholat Lailatul Qadar adalah sunnah muakkadah. Ini berarti sholat ini sangat dianjurkan untuk dilakukan, namun tidak wajib. Meskipun demikian, mengerjakan sholat Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang besar dan diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Cara Sholat Lailatul Qadar 12 Rakaat

Melansir berbagai sumber, tata cara sholat Lailatul Qadar sama seperti sholat sunnah lainnya. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Takbiratul Ihram: Dengan mengucapkan Allahu Akbar, mulailah sholat dengan niat yang khusyuk. Takbiratul ihram menandai dimulainya sholat dan merupakan gerakan pertama yang harus dilakukan dengan benar. Membaca niat dengan khusyuk dan tulus akan meningkatkan kualitas ibadah.
  2. Membaca Al-Fatihah: Setelah takbiratul ihram, bacalah surat Al-Fatihah dengan tartil dan penuh penghayatan. Al-Fatihah merupakan surat yang wajib dibaca pada setiap rakaat sholat, baik sholat fardhu maupun sunnah. Membaca Al-Fatihah dengan tartil akan meningkatkan konsentrasi dan kehusyukan dalam sholat.
  3. Membaca Surat Pendek: Setelah Al-Fatihah, bacalah surat-surat pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas. Membaca surat pendek setelah Al-Fatihah merupakan sunnah yang dianjurkan. Membaca surat-surat pendek yang mudah diingat akan membantu dalam menjaga kekhusyukan sholat.
  4. Ruku': Setelah membaca surat pendek, lakukan ruku' dengan posisi punggung lurus dan kedua tangan memegang lutut. Ruku' merupakan salah satu rukun sholat yang harus dilakukan dengan benar. Memastikan posisi ruku' yang benar akan meningkatkan kualitas ibadah.
  5. I'tidal: Setelah ruku', kembali tegak dengan mengucapkan Sami'allahu liman Hamidah, kemudian membaca doa iftitah. I'tidal merupakan gerakan setelah ruku' sebelum melakukan sujud. Membaca doa iftitah dengan khusyuk akan meningkatkan keimanan.
  6. Sujud: Setelah i'tidal, lakukan sujud dengan meletakkan dahi dan hidung di atas tanah. Sujud merupakan rukun sholat yang penting. Memastikan posisi sujud yang benar akan meningkatkan kualitas ibadah.
  7. Duduk di antara dua sujud: Setelah sujud pertama, duduk sebentar sebelum melakukan sujud kedua. Duduk di antara dua sujud merupakan sunnah yang dianjurkan. Membaca doa di antara dua sujud akan meningkatkan keimanan.
  8. Salam: Setelah menyelesaikan dua rakaat, akhiri dengan salam ke kanan dan ke kiri. Salam merupakan tanda berakhirnya sholat. Membaca salam dengan khusyuk akan meningkatkan kualitas ibadah.

Setiap gerakan sholat tersebut harus dilakukan dengan khusyuk dan penuh konsentrasi. Perhatikan bacaan-bacaan yang dibaca pada setiap gerakan, dan pastikan posisi tubuh sesuai dengan tuntunan. Mengerjakan sholat Lailatul Qadar 12 rakaat dengan benar dan khusyuk diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Untuk sholat Lailatul Qadar 12 rakaat, ulangi langkah-langkah di atas sebanyak enam kali, setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Pastikan setiap gerakan dan bacaan dilakukan dengan khusyuk dan penuh konsentrasi.

Doa Setelah Sholat Lailatul Qadar

Setelah menunaikan sholat Lailatul Qadar, perbanyaklah berdoa dan berzikir kepada Allah SWT. Berikut salah satu doa yang dapat dibaca:

Arab: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ كَرِيمٌ، تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun karim, tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau mencintai kemaafan, maka maafkanlah aku.

Doa ini merupakan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Membaca doa ini setelah sholat Lailatul Qadar diharapkan dapat mendapatkan ampunan dosa dan keberkahan dari Allah SWT. Selain doa di atas, Anda juga dapat membaca doa-doa lainnya yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan Anda.

Perbanyaklah berdoa dan berzikir kepada Allah SWT di malam yang penuh berkah ini, dilansir dari buku Kitab Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq).

Keutamaan Sholat Lailatul Qadar

Melansir dari berbagai sumber, termasuk Baznas.go.id, sholat Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang sangat besar. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Pahala yang dilipatgandakan: Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh berkah, di mana pahala ibadah dilipatgandakan. Mengerjakan sholat Lailatul Qadar di malam ini akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dibandingkan hari-hari biasa. Hal ini sesuai dengan hadits yang menyebutkan bahwa sholat di malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan.

    Sholat Lailatul Qadar 12 rakaat, dengan niat yang khusyuk dan pelaksanaan yang benar, akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Oleh karena itu, perbanyaklah ibadah di malam Lailatul Qadar untuk meraih pahala yang lebih besar.

  2. Pengampunan dosa: Allah SWT Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Malam Lailatul Qadar adalah waktu yang tepat untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang telah diperbuat. Mengerjakan sholat Lailatul Qadar dengan penuh taubat dan penyesalan akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

    Sholat Lailatul Qadar 12 rakaat, jika dikerjakan dengan niat yang tulus dan penuh penyesalan atas dosa-dosa yang telah diperbuat, akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Oleh karena itu, manfaatkan malam Lailatul Qadar untuk memohon ampun dan membersihkan diri dari dosa.

  3. Diterimanya doa: Doa-doa yang dipanjatkan di malam Lailatul Qadar lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, perbanyaklah berdoa dan memohon kepada Allah SWT di malam yang penuh berkah ini. Mengerjakan sholat Lailatul Qadar akan meningkatkan kualitas doa dan harapan untuk dikabulkan.

    Sholat Lailatul Qadar 12 rakaat dapat menjadi sarana untuk memperkuat doa dan harapan untuk dikabulkan. Oleh karena itu, perbanyaklah berdoa dan memohon kepada Allah SWT setelah menunaikan sholat Lailatul Qadar.

  4. Ketenangan hati: Mengerjakan sholat Lailatul Qadar dapat memberikan ketenangan hati dan jiwa. Sholat merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan ketenangan batin. Dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, hati akan merasa lebih tenang dan damai.

    Sholat Lailatul Qadar 12 rakaat, jika dikerjakan dengan penuh khusyuk dan konsentrasi, akan memberikan ketenangan hati dan jiwa. Oleh karena itu, manfaatkan malam Lailatul Qadar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan ketenangan batin.

  5. Keberkahan hidup: Malam Lailatul Qadar membawa keberkahan bagi kehidupan. Mengerjakan sholat Lailatul Qadar akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Keberkahan ini dapat berupa kesehatan, rezeki, ketenangan, dan kemudahan dalam berbagai urusan.

    Sholat Lailatul Qadar 12 rakaat dapat menjadi sarana untuk mendapatkan keberkahan hidup. Oleh karena itu, perbanyaklah ibadah di malam Lailatul Qadar untuk meraih keberkahan dari Allah SWT.