Liputan6.com, Jakarta - Ketua Bidang Hukum DPP PDIP Trimedya Panjaitan mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan salah satu media online yang memberitakan kali pertama soal dugaan transkripan antara diduga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Jaksa Agung Basrief Arif. Yaitu terkait penundaan pemeriksaan Jokowi atas kasus korupsi Transjakarta tahun anggaran 2013 senilai Rp 1,5 miliar.
"Mewakili Mega melaporkan transkip antara Jaksa dengan Mega, sesuai janji kita lapor karena memang tidak pernah ada pembicaraan itu. Itu fitnah dan kita laporkan," ujar Trimedya di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/6/2014).
Selain, media online Inilah.com yang dilaporkan, Mega juga melaporkan Koordinator Progres 98 Faisal Assegaf, orang yang pertama kali mengungkap transkipan palsu tersebut. Namun dia tak ingin menyatakan siapa yang bersalah, karena hal itu urusan penyidik polisi.
"Perusahaannya, pemred atau redaktur itu urusan polisi untuk siapa yang bertanggungjawab," kata dia.
Dia mengatakan, berdasarkan komunikasi dengan Dewan Pers, pemberitaan itu bukanlah karya jurnalistik. Karena itu, Trimedya menyesalkan redaksi di media tersebut tak melakukan penyaringan.
"Kita sudah komunikasi dari Dewan Pers ini bukan karya jurnalistik, setelah ada peristiwa itu lah. Dia kepala bidang hukum dari Dewan Pers Pak Stanley (Ketua Komisi Hukum Dewan Pers Stanley Adi Prasetyo)," ujar dia.
Trimedya menegaskan, laporan dilakukan karena Megawati merasa dirugikan atas pemberitaan tersebut. Sebab, selama ini Megawati tidak pernah intervensi kepada penegak hukum bila ada kadernya terjerat masalah hukum.
Dia menambahkan, kasus ini dilaporkan setelah mendapat kuasa dari Megawati untuk melaporkannya. Saat melapor, dia membawa bukti salinan dari berita tersebut dan bertemu dengan Kadiv Humas Ronni F Sompie. (Mut)
Transkrip Palsu, Megawati Polisikan Inilah.com dan Progres 98
Ketua Bidang Hukum PDIP mengatakan, berdasarkan komunikasi dengan Dewan Pers, pemberitaan itu bukanlah karya jurnalistik.
Diperbarui 23 Jun 2014, 12:45 WIBDiterbitkan 23 Jun 2014, 12:45 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Menurut Dedi Mulyadi Kiai Tak Perlu Sampaikan agar Masyarakat Berzakat kepada Fakir-Miskin, Kenapa?
Boyong Keluarga Besar, Gubernur Jatim Pilih Libur Lebaran di Pulau Tabuhan Banyuwangi
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polda Lampung Siapkan Buffer Zone di Rest Area
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Terminal Kalideres Tambah 55 Unit Bus Amari
Wahana Penjelajah Mars Temukan Batuan Mirip Ratusan Telur Laba-Laba
Terkait Wasiat Ray Sahetapy, Ada Wacana Pemindahan Makam ke Sulawesi, UAS dan Buya Yahya Jelaskan Hukumnya dalam Islam
Kapolda Jatim Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran terjadi Sabtu dan Minggu
Timnas Indonesia U-17 Cetak Sejarah di Piala Asia U-17 2025, Erick Thohir: Masih Ada 2 Laga Penting
Bungkam Korea Selatan di Piala Asia U-17 2025, Timnas Indonesia U-17 Cetak 2 Rekor Baru
Hasil Piala Asia U-17 2025 Korea Selatan U17 vs Timnas Indonesia U17: Garuda Muda Petik Kemenangan Bersejarah
Fenomena Arus Balik dan Tantangan 15 Ribu Pendatang Baru, Jadi Beban atau Berkah Jakarta?
Jaga Silaturahmi, Desa-desa di Bantul Gelar Kesenian Tradisi dan Lomba