Liputan6.com, Jakarta Setiap manusia pasti pernah dihadapkan pada berbagai pilihan yang sulit dalam hidup, baik dalam urusan pekerjaan, jodoh, pendidikan, maupun keputusan penting lainnya. Dalam menghadapi dilema semacam ini, seorang Muslim diajarkan untuk tidak hanya mengandalkan logika dan perhitungan semata, tetapi juga menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT melalui shalat istikharah.
Shalat istikharah merupakan shalat sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW sebagai sarana untuk memohon petunjuk dalam mengambil keputusan. Sebagaimana sabda beliau,
Advertisement
“Tidak akan menyesal orang yang mengerjakan shalat istikharah dan tidak akan kecewa orang yang bermusyawarah serta tidak akan kekurangan orang yang berhemat.”
Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya mencari bimbingan dari Allah SWT serta mempertimbangkan masukan dari orang-orang terpercaya sebelum mengambil keputusan besar.
Lebih dari sekadar doa meminta petunjuk, shalat istikharah juga menjadi bentuk tawakal dan keyakinan bahwa Allah akan memberikan yang terbaik. Setelah melaksanakannya, dianjurkan untuk membaca doa dan dzikir agar hati semakin mantap dalam memilih jalan yang benar. Dengan begitu, setiap langkah yang diambil bukan hanya didasarkan pada perhitungan manusiawi, tetapi juga mendapat ridha dan berkah dari Allah SWT.
Berikut bacaan doa shalat istikharah mohon petunjuk beserta tata cara dan waktu yang mustajab untuk melakukannya. Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (3/4/2025).
Tata Cara Shalat Istikharah untuk Memohon Petunjuk
Berikut adalah tata cara shalat istikharah sesuai yang diajarkan Rasulullah
1. Membaca Niat Shalat Istikharah
Sebelum memulai shalat, niat dibaca dalam hati saat takbiratul ihram. Bisa juga dilafalkan sebelumnya sebagai berikut:
Bacaan Niat: أصلى سنة الإستخارة ركعتين لله تعالى
Ushollii sunnatal istikharati rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala.
Artinya: Saya niat shalat istikharah dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.
2. Takbiratul Ihram
Mengangkat tangan dan membaca takbir (Allahu Akbar), lalu melanjutkan dengan doa iftitah.
3. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pilihan
- Rakaat pertama: Membaca surat Al-Fatihah, lalu dianjurkan membaca surat Al-Kafirun.
- Rakaat kedua: Membaca surat Al-Fatihah, lalu dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas.
- Jika tidak hafal, bisa membaca surat lain setelah Al-Fatihah, karena yang wajib adalah membaca Al-Fatihah.
4. Melanjutkan Gerakan Shalat Seperti Biasa
Setelah membaca surat, shalat dilanjutkan seperti biasa:
- Rukuk sambil membaca doa rukuk
- I'tidal (berdiri kembali setelah rukuk)
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri untuk rakaat kedua dan mengulang bacaan seperti rakaat pertama
5. Duduk Tahiyat Akhir dan Salam
Setelah menyelesaikan rakaat kedua, duduk tahiyat akhir dan membaca doa tahiyat, lalu mengakhiri shalat dengan salam.
6. Membaca Doa Istikharah
Setelah shalat, disunnahkan membaca doa istikharah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, agar Allah memberikan petunjuk atas pilihan yang terbaik.
Shalat Istikharah dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang dilarang untuk shalat sunnah (misalnya setelah shalat Subuh dan setelah Ashar). Setelah shalat dan doa, seseorang dianjurkan untuk bersikap tenang dan tawakal kepada Allah SWT dalam menanti tanda atau kemantapan hati terhadap pilihan yang terbaik.
Semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk terbaik dalam setiap keputusan yang kita ambil. Aamiin.
Advertisement
Doa dan Dzikir Setelah Shalat Istikharah untuk Memohon Petunjuk
Setelah menunaikan shalat istikharah, dianjurkan untuk membaca doa dan dzikir agar memperoleh ketenangan serta petunjuk dari Allah SWT dalam menentukan pilihan terbaik. Berikut adalah bacaan dzikir dan doa setelah shalat istikharah, sebagaimana dikutip dari buku Panduan Shalat Malam Praktis dan Lengkap karya M. Amrin Rauf:
Bacaan Dzikir Setelah Shalat Istikharah
Membaca Yaa Qadiir sebanyak 336 kali
يَا قَدِيرُ
Yaa Qadiir
Artinya: Wahai Dzat Yang Maha Berkuasa.
Membaca Yaa Muqtadiir sebanyak 775 kali
يَا مُقْتَدِرُ
Yaa Muqtadiir
Artinya: Wahai Dzat Yang Maha Menentukan.
Membaca Yaa Hadi sebanyak 251 kali
يَا هَدِى
Yaa Hadi
Artinya: Wahai Dzat Yang Maha Memberi Petunjuk.
Membaca Yaa Rahmaan sebanyak 330 kali
يَا رَحْمَنُ
Yaa Rahmaan
Artinya: Wahai Dzat Yang Maha Pengasih.
Membaca Yaa Rahiim sebanyak 289 kali
يَا رَحِيمُ
Yaa Rahiim
Artinya: Wahai Dzat Yang Maha Penyayang.
Doa Setelah Shalat Istikharah
Setelah membaca dzikir, disunnahkan membaca doa istikharah sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ
Allahumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa talamu wa laa alamu, wa anta allaamul ghuyub. Allahumma fa-in kunta talamu hadzal amro (sebutkan hajat atau persoalan) khoiron lii fii aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa maaasyi wa aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Allahumma in kunta talamu annahu syarrun lii fii diini wa maaasyi wa aqibati amrii (fii aajili amri wa aajilih) fash-rifnii anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. Aku mohon sesuatu kepada-Mu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung. Sesungguhnya, Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa; Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya; dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang gaib.
Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebut di sini keperluan Anda) lebih baik dalam agamaku dan akibatnya terhadap diriku (di dunia atau akhirat), sukseskanlah untukku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi, apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian, dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku darinya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku.
Waktu yang Tepat untuk Melaksanakan Shalat Istikharah
Shalat Istikharah adalah ibadah sunnah yang tidak memiliki batasan waktu khusus untuk dikerjakan. Namun, ada beberapa ketentuan waktu yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya.
Waktu yang Dilarang untuk Shalat Istikharah
Terdapat tiga waktu yang terlarang untuk melaksanakan shalat istikharah, yaitu:
- Saat matahari terbit (sekitar 15 menit setelah fajar menyingsing).
- Saat matahari berada di tengah langit (tepat di puncaknya, sekitar tengah hari sebelum waktu Zuhur).
- Saat matahari terbenam (sebelum memasuki waktu Maghrib).
Pada waktu-waktu tersebut, umat Islam dianjurkan untuk menghindari shalat sunnah, termasuk shalat istikharah.
Keutamaan Shalat Istikharah dan Doa Setelahnya
Shalat Istikharah adalah salah satu bentuk ibadah sunnah yang memiliki banyak manfaat bagi seorang Muslim. Melalui shalat ini, kita memohon petunjuk kepada Allah SWT dalam menghadapi pilihan atau keputusan penting dalam hidup. Selain itu, doa yang dibaca setelah shalat istikharah juga memiliki berbagai keutamaan.
1. Dapat Menemukan Solusi Masalah
Setiap manusia pasti menghadapi berbagai permasalahan dalam hidup. Terkadang, kita merasa bingung dan tidak tahu jalan keluar yang terbaik. Dengan melaksanakan shalat istikharah dan membaca doanya, seseorang dapat menemukan solusi yang tepat atas permasalahannya. Allah SWT akan memberikan ketenangan hati dan mengarahkan kita kepada pilihan yang terbaik.
2. Terbebas dari Kesulitan Hidup
Kesulitan hidup sering kali terjadi karena kurangnya ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT. Dengan melakukan shalat istikharah secara ikhlas dan berserah diri sepenuhnya kepada-Nya, seseorang akan mendapatkan jalan keluar dari berbagai kesulitan hidup. Doa setelah shalat istikharah juga menjadi bentuk permohonan kepada Allah agar diberikan kemudahan dalam setiap urusan.
3. Mendapatkan Pertolongan dan Petunjuk dari Allah SWT
Setiap Muslim pasti menginginkan pertolongan dan petunjuk dari Allah SWT dalam setiap langkah hidupnya. Allah akan membimbing hati dan kehidupan hamba-Nya yang melakukan shalat istikharah dengan penuh keyakinan. Dengan membaca doa setelah shalat istikharah, seseorang semakin dekat kepada Allah dan mendapatkan keputusan yang terbaik sesuai dengan kehendak-Nya.
Advertisement
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4454457/original/061941000_1686013068-Penyambutan-Jemaah-di-Mekkah-010623-wpa-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5362279/original/049979300_1758858871-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__75_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467828/original/082603300_1767931632-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-09T101432.478.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4015087/original/087048800_1651832587-TMII-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4146858/original/066507600_1662357866-faseeh-fawaz-Dt1vFAPZmUI-unsplash.jpg)