Liputan6.com, Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengirimkan surat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi dan Gubernur Riau Annas Maamun untuk memerika Bupati Kampar Jefri Noer dan isterinya Eva Yuliana.
"Surat itu untuk pemberitahuan dan izin ke menteri dan gubernur. Jefri dan Eva diperiksa sebagai terlapor sebagai langkah penyelidikan dugaan penganiayaan yang dilaporkan Jamal dan Nur Asni," terang Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Kamis 5 Juni 2014 sore.
Selain itu, penyidik juga akan memanggil Jamal dan Nur Asni, dua petani yang mengaku dianiaya Eva. Keduanya sebagai pelapor akan dikonfrontir dengan Eva sebagai terlapor.
"Sejauh ini, sudah ada 11 orang saksi yang diperiksa. Kasus ini terus didalami penyidik tanpa memihak siapapun. Polisi berpegang pada fakta hukum dan bukti," tegas Guntur.
Hingga kini, Nur Asni masih dirawat di kamar 510 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad. Ia sudah pernah divisum oleh dokter sebagai langkah penyelidikan. "Hasilnya, tidak ada bekas penganiayaan. Itu informasi yang saya dapat," ujar Guntur.
Dalam kasus ini, Jamal dan Nur Asni didampingi 20 pengacara. Para pengacara mengaku tidak minta bayaran, karena murni untuk menegakkan hukum.
"Tidak ada uang. Ini untuk membela masyarakat kecil. Kami juga tidak mencari popularitas," ujar salah seorang pengacara Jamal, Irwan Siri Tanjung.
Eva dan Jefri saat dihubungi wartawan mengaku siap untuk diperiksa. Keduanya mengaku tidak bersalah dan merasa telah difitnah dalam kasus ini.
"Saya tidak pernah memukul. Sewaktu kejadian, saya melihat Nur Asni di lahan yang saya datangi. Saya bertanya kenapa dilahan milik kami. Ia (Nur Asni) malah marah dan mendorong saya," kata Eva.
Nur Asni sendiri, tambah Eva, juga menarik rambutnya. Perbuatan itu dilerai oleh ajudannya Very, sehingga Nur Asni terjatuh bersama suaminya, yang juga melerai.
"Kemudian, kami pergi. Di jalanan, kami ketemu lagi dengan keduanya. Mereka bersama 15 orang menghadang mobil. Melihat ada yang mengajukan parang, ajudan keluar dan meminta parang diletakkan," kata Eva.
Sewaktu melarang, Very disebut Eva memang mengeluarkan senjata. "Tujuannya memperingatkan warga untuk tidak bersikap anarkis. Selanjutnya kami pergi tanpa ada penganiayaan," pungkas Eva.
Periksa Bupati Kampar & Istri, Polda Riau Kirim Surat ke Mendagri
Jefri dan Eva diperiksa sebagai terlapor sebagai langkah penyelidikan dugaan penganiayaan yang dilaporkan Jamal dan Nur Asni.
Advertisement
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454125/original/099230800_1766550476-Lagidiskon__desktop-mobile__356x469_-_Button_Share.png)
2026 Naik, Beli Sekarang!
- Meeting Online Makin Profesional dengan 5 Webcam Berkualitas4 hari yang lalu

- Mesin Kopi Multifungsi untuk Pecinta Kopi: Simak Rekomendasinya!5 hari yang lalu

- 3 Parfum Mobil Favorit yang Bikin Kabin Wangi Tahan Lama dan Bebas Bau1 minggu yang lalu

- Jangan Abaikan Panas Berlebih, Ini 5 Cooling Pad Laptop yang Patut Dipertimbangkan1 minggu yang lalu

- Jangan Tunda Beli! 10 Laptop RAM Besar Ini Diprediksi Naik Harga dan Langka di Tahun Depan2 minggu yang lalu

- 5 Produk Perawatan Mobil yang Praktis Dipakai di Rumah, Bikin Kendaraan Selalu Prima2 minggu yang lalu

- Deretan Destinasi Wisata Gelar Promo 12.12, Cek Lengkapnya di sini3 minggu yang lalu

- Mumpung Masih Murah, Beli Gadget Terbaik Sekarang!3 minggu yang lalu

- Deretan Promo 12.12 Makanan dan Minuman, Jangan Terlewatkan!3 minggu yang lalu

- Akurasi Maksimal dan Gerakan Makin Lincah! Ini Rekomendasi Mouse Gaming Buat Kemenangan yang Lebih Mudah3 minggu yang lalu

- Barang Sering Hilang? Ini Solusi GPS Tracker yang Bikin Hidup Lebih Tenang3 minggu yang lalu

- Menko Airlangga Bidik Transaksi Harbolnas 2025 Tembus Rp 35 Triliun4 minggu yang lalu

EnamPlus
powered by
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461692/original/009078500_1767429459-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-03T151529.802.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460142/original/096008400_1767236844-cpsn_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4143364/original/059306900_1662019531-Pertamina.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/686697/original/jefri%20noer.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440993/original/051183300_1765449665-pexels-thirdman-7651922.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440955/original/025438100_1765448041-pexels-chevanon-302894.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436532/original/045182500_1765177568-pexels-maksgelatin-4824424.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436514/original/029918400_1765176856-pexels-ken-tomita-127057-389818.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1429293/original/037383000_1481114577-20161207--Laptop-Acer-Seharga-20-Juta-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436096/original/000714800_1765162370-pexels-photo-1740919.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4800209/original/049531900_1712900090-shutterstock_2286683503.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5442113/original/056839600_1765528039-Ilustrasi_smartphone__tablet__dan_laptop.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5441514/original/073297500_1765510798-Depositphotos_547538726_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429431/original/070225500_1764586417-pexels-yankrukov-9072212.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5434294/original/022663100_1764921813-Depositphotos_209735730_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5424660/original/045643900_1764150556-IMG-20251126-WA0006.jpg)