Liputan6.com, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva angkat bicara terkait konflik antar dua lembaga hukum, KPK-Polri. Menurut dia, konflik ini sebenarnya dapat diselesaikan dengan mengambil langkah strategis. Salah satunya dengan merevisi Undang-Undang tentang KPK.
"Yang strategis adalah perbaiki undang-undang. Berikan kewenangan penyidikan seluruhnya ke KPK," kata Hamdan dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/4/2014).
Masih kata Hamdan, dengan merevisi UU yang memberikan kewenangan lebih luas bagi KPK, maka pembagian kewenangan penyidikan antara lembaga hukum dalam menangani kasus korupsi menjadi lebih jelas. Sebab, hingga kini masih ada tumpang tindih antara lembaga penegakan hukum terkait kasus korupsi.
"Jadi dengan demikian ada pembagian kewenangan jelas. Jadi KPK bisa mudah masuk ke institusi mana pun yang tidak bisa diganggu. Pintunya adalah perubahan UU KPK," ucap Hamdan.
Meski demikian, Hamdan menegaskan, kewenangan KPK hanya sebatas di ranah penyidikan saja. Sedangkan untuk ranah penuntutan, Hamdan menyarankan tetap dipegang Kejaksaan.
"Kasih kewenangan penyidikan seluruhnya (ke KPK) tapi tidak penuntutan. Penuntutan tetap di Kejaksaan. Jika seluruhnya diserahkan ke KPK, maka akan jadi masalah. Kejaksaan ada hak untuk penuntutan," tandas Hamdan. (Riz/Sun)
Saran Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva Atasi Konflik KPK-Polri
Menurut Hamdan Zoelva, konflik ini sebenarnya dapat diselesaikan dengan mengambil langkah strategis.
Diperbarui 05 Apr 2015, 19:41 WIBDiterbitkan 05 Apr 2015, 19:41 WIB
Dalam pembacaan refleksi akhir tahun pada Senin 23 Des 2013 Ketua MK Hamdan Zoelva mengakui kinerja MK selama lebih kurang 10 tahun rusak karena peristiwa tertangkapnya Akil Muchtar (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Cara Beli Tiket MRT Kuala Lumpur dengan Vending Machine, Mudah dan Cepat
Menteri Hanif Bakal Bongkar Tempat Wisata di Bekasi dan Sentul Jika Merusak Lingkungan
Saat 4 Kilogram Sabu Disembunyikan di Dalam Mesin Las
7 Cara Bikin Kue Bingka: Variasi Kentang, Pisang, hingga Ambon, Anti Gagal
6 Fakta Menarik Masjid Air Mata di Kupang NTT, Bangunannya Perpaduan Budaya Flores Timur dan Arab
Ternyata Kecepatan Suara di Mars Berubah-Ubah, Begini Penjelasannya
Meninggal di Bulan Ramadhan Otomatis Masuk Surga? Ini Penjelasannya
Potret Aulia Rahman Basri, Kisah Epik Putra Kota Bangun yang Kini Bertarung di Pilkada Kukar
THR Pensiunan 2025 Cair Kapan? Ini Pengumuman dari Presiden Prabowo
Hajat Cepat Terkabul, Bolehkah Berdoa Pakai Bahasa Indonesia saat Sujud Sholat? Buya Yahya Menjawab
Plaza MINI dan JEC Eye Hospitals & Clinics Ajak Pengemudi Perhatikan Kesehatan Mata
Dedi Mulyadi Sebut Normalisasi Sungai Jadi Solusi Menggembirakan untuk Atasi Banjir di Jabar