Liputan6.com, Jakarta - Meski baru sekadar wacana, reshuffle atau perombakan kabinet ternyata didukung banyak pihak. Termasuk partai politik pendukung Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Politikus PKB, Daniel Johan mengatakan, Presiden Jokowi harus segera mengambil sikap terkait reshuffle. Apakah akan benar-benar melakukannya atau tidak.
"Yang pasti indikator ekonomi drop. Jadi harus segera perbaiki kinerja. Jangan sampai masyarakat frustasi tidak memiliki harapan," kata Daniel, Jumat (8/5/2015).
Menurut anggota Komisi IV DPR itu, bila kinerja Kabinet Kerja tidak segera diperbaiki akan menganggu masyarakat.
"Bisa gawat, pertumbuhan drop, pengangguran, kemiskinan meningkat, pendapatan dan daya beli masyarakat drop, harga-harga malah naik membuat sektor riil berhenti," tutur Daniel.
Politikus PDIP TB Hasanuddin mengungkapkan, reshuffle memang hak Presiden. Tapi dia menegaskan pentingnya segera merombak kabinet.
"Kalau saya jenderal di pertempuran, punya kolonel yang tak tahu strategi dan penakut, ya saya ganti kolonelnya," ujar TB Hasanuddin.
Namun TB Hasanuddin mengingatkan, untuk tidak melihat ada maksud tersembunyi dalam perombakan kabinet.
"Sekarang banyak orang tak menghendaki reshuffle karena ada udang dibalik batu biar tambah amburadul. Itu namanya politik kotor. Ketika Presiden melakukan reshuffle akan dikecam dan ketika tidak ada reshuffle pun akan dikecam pula," tutur dia.
Ramai diberitakan, kemungkinan reshuffle akan dilakukan 3 bulan mendatang atau usai Lebaran. Sejumlah nama menteri disebut-sebut akan diganti. (Sun/Mut)
PKB dan PDIP Minta Reshuffle Kabinet Segera Dilakukan
Anggota Komisi IV DPR itu mengatakan, bila kinerja Kabinet Kerja tidak segera diperbaiki akan menganggu masyarakat.
Diperbarui 08 Mei 2015, 11:34 WIBDiterbitkan 08 Mei 2015, 11:34 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan pidato saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/4/2015). Agenda tersebut membahas RKP 2016 dan pengarahan kepada menteri kabinet kerja. (Liputan6.com/Faizal Fanani)... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Selenggarakan Sholat Jumat di Masjid Perusahaan, Apakah Sah? Buya Yahya Menjawab
Tinjau Stasiun hingga Bandara, Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Arus Balik Lebaran 2025
Mengenal Farro, Si Gandum Kuno Kaya Nutrisi yang Dikonsumsi Penganut Diet Slow Aging
Kisah Pilu Nenek Nawasih di Jember Tewas Terbawa Arus Sungai Saat Hendak Menerima Zakat
Cara Bikin Lontong yang Pulen dan Tidak Mudah Keras, Dijamin Anti Gagal
Puasa Syawal 2025 Sampai Kapan? Catat Jadwalnya agar Tidak Terlewat
14.485 Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu Selama Libur Lebaran 2025
Mengenal Barong Ider Bumi, Tradisi Tolak Bala Suku Osing Usai Lebaran
Mengenal Hujan Meteor Lyrid yang Akan Hiasi Langit pada April 2025
7 Tips Aman dan Nyaman Saat Perjalanan Pulang dari Kampung Halaman
Cerita Dedi Mulyadi Geram ke Kades Klapanunggal, Simak Kata Ustadz Khalid Basalamah soal Premanisme
Menlu Sugiono Harap Seluruh WNI yang Berada di Myanmar dalam Kondisi Baik