Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti menilai, pembentukan Panitia Khusus (Pansus) kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II yang diwacanakan Komisi III DPR, dapat menambah informasi bagi kepolisian dalam menuntaskan kasus di perusahaan tersebut.
"Pembentukan Pansus sah-sah saja. Mungkin dengan cara begitu kita bisa mendapatkan informasi lebih banyak," kata Badrodin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 8 September 2015.
Mantan Wakapolri ini menekankan, selaku pimpinan Polri dirinya telah menginstruksikan Kepala Bareskrim Polri yang baru Komjen Anang Iskandar untuk menginventarisir kasus-kasus yang tengah ditangani Bareskrim Mabes Polri.
Untuk kasus yang telah sampai pada proses penyidikan, Kapolri meminta Anang melanjutkan dan mempercepatnya. Sedangkan untuk kasus yang sedang dalam tahap penyelidikan dituntaskan agar diketahui apakah terdapat unsur pidana atau tidak.
"Silahkan saja Kabareskrim yang menentukan mana kasus yang akan dijadikan prioritasnya," tandas Badrodin.
Sebelumnya, sejumlah anggota dewan dari Komisi III DPR mengusulkan pembentukan Pansus kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II. Ini dimaksudkan untuk memastikan pengusutan kasus di perusahaan itu tetap berlanjut pasca-pergantian pimpinan Bareskrim, yang sebelumnya dijabat Komjen Budi Waseso yang kini menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Sejumlah anggota dewan menduga, pergeseran Budi Waseso dilatarbelakangi upaya mengganggu pengusutan kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II. (Sun/Ron)
Kapolri: Pansus Pelindo II Bisa Menambah Informasi untuk Polri
Selaku pimpinan Polri, Badrodin telah menginstruksikan Kepala Bareskrim Polri yang baru Komjen Anang Iskandar untuk menginventarisir kasus.
Diperbarui 09 Sep 2015, 08:01 WIBDiterbitkan 09 Sep 2015, 08:01 WIB
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memberikan keterangan kepada wartawan usai melakukan halal bihalal dengan staf dan anggota Polri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (22/7/2015). (Liputan6.com/Yoppy Renato)... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Paus Fransiskus Kirim Doa untuk Korban Gempa Thailand dan Myanmar
Geger Ormas Minta THR, UAH Kisahkan Cerita Haru Preman Pensiun yang Menggetarkan
Jalur Kereta Tertutup Longsor di Rel Ciamis-Manonjaya, Calon Penumpang Bisa 'Refund' Tiket 100 Persen
Langkah Pemkab Bogor Jamin Kesehatan Pemudik Tetap Prima
Jelang Lebaran 2025, Pemerintah Jabar Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme
Respons 5 Pejabat soal Marak Preman Berkedok Ormas Minta THR
Roket SpaceX Buat Fenomena Cahaya Menakjubkan di Langit Eropa
Longsoran Tanah Tutup Jalur KA di Petak Jalan Ciamis-Manonjaya, Penumpang Dialihkan dengan Bus
Catat, Link Download Twibbon Hari Raya Idul Fitri 2025 Gratis
Momen Epik Dedi Mulyadi Garang Hadapi Preman Minta THR, Apa Hukuman Pemalak dalam Islam?
6 Gaya Hijab Stylish Syahnaz Sadiqah yang Kini Jadi Istri Pejabat
7 Perceraian Tragis Liverpool dan Pemain Bintang: Terbaru Trent Alexander-Arnold