Bangun 4 Gudang Logistik di Papua, Kemensos Anggarkan Rp 40 M

Pembangunan 4 gudang logistik itu tersebar di Kabupaten Nduga, Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Lanny Jaya.

Liputan6.com, Denpasar - Sebagian wilayah Papua mengalami hujan salju pada Juli lalu. Situasi itu berdampak pada terganggunya panen warga yang kebanyakan mengonsumsi umbi-umbian. Akibatnya, warga rentan kelaparan karena stok makanan menipis.

Mengantisipasi kejadian berulang, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa berencana membangun 4 gudang logistik yang tersebar di Kabupaten Nduga, Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Lanny Jaya. Anggaran pembangunan itu mencapai Rp 40 miliar.

Baca Juga

  • Beras Rastra Tak Layak Konsumsi, Begini Imbauan Mensos Khofifah
  • Cuaca Buruk, Mensos Batal Datangi Korban Hujan Salju di Papua
  • Investigasi Anak Meninggal Misterius di Papua Terganjal Medan

"Biayanya sekitar Rp 10 miliar di RKAKL (Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga)-nya untuk 1 gudang. Gunanya gudang itu, nantinya untuk menaruh umbi-umbian mereka agar ketika terjadi hal itu (hujan salju) mereka masih memiliki persediaan makanan," kata Khofifah di Denpasar, Minggu, 6 Desember 2015.

Khofifah menyampaikan rencana tersebut sudah dikomunikasikan pada seluruh bupati di keempat daerah dimaksud. Sebelumnya, Kementerian Sosial telah melaksanakan tindakan pertama bagi 4 daerah terdampak hujan salju berupa pengiriman cadangan beras, matras, tenda dan makanan anak-anak.

"Kita sudah mengirimkan makanan, cadangan beras pemerintah agar didistribusikan kepada 4 daerah itu. Tak hanya itu, kita juga kirimkan matras, tenda serta makanan anak-anak karena ini SOP Kemensos," urai Khofifah.

EnamPlus