Liputan6.com, Jakarta - Warga Kabupaten Bogor menggugat Bupati Bogor Nurhayanti ke Pengadilan Negeri Cibinong. Bagaimana respons Bupati menanggapi upaya hukum warganya tersebut?
"Saya tetap menghargai, itu kan hak masyarakat," ungkap Nurhayanti saat dikonfirmasi, Kamis (8/6/2016).
Namun, Nurhayanti menyangkal jika disebut tidak merespons somasi warga Bojong Gede. Di dalam somasi tersebut bupati diberi waktu tujuh hari untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan.
"Soal somasi itu sudah disikapi di lapangan dan surat balasan sedang disiapkan. Surat somasinya juga baru saya terima 1 Juni 2016," ujar dia.
Zentoni, kuasa hukum warga Bojong Gede dari LBH Bogor mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima tanggapan dari Bupati Bogor terkait somasi yang dilayangkan sepekan sebelum mendaftarkan gugatan.
"Kami belum dapat tanggapan dari Bupati baik melalui surat atau telepon. Mana mungkin kami mendaftarkan Citizen Law Suite (CLS) ini ke PN, kalau sudah ada respons dari bupati," ujar Zentoni.
Bupati Nurhayanti digugat karena dianggap telah melakukan pembiaran terhadap kerusakan jalan di wilayah Kecamatan Bojonggede.
Selain kepada bupati, gugatan juga dilayangkan kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air serta Ketua DPRD Kabupaten Bogor.
Beberapa wilayah di Kabupaten Bogor memprotes beberapa kerusakan infrastruktur. Diawali dengan 10 ribuan warga di Villa Nusa Indah yang hendak bergabung dengan Kota Bekasi, karena menilai Pemerintah Kabupaten Bekasi lamban dalam merespons bencana yang kerap melanda kawasan tersebut.
Sebelumnya, demo sopir angkutan kota yang memblokir Jalan Pahlawan karena jalanan di kawasan tersebut bak kolam. Akibat jalanan rusak tersebut, pendapatan mereka berkurang karena kendaraan kerap rusak. Selain itu di kawasan tersebut rawan kecelakaan.
Tidak sampai di situ, warga dari tujuh kecamatan di wilayah Bogor Timur, ingin memisahkan diri dari Kabupaten Bogor. Tidak meratanya pembangunan menjadi penyebab utama munculnya keinginan warga Bogor Timur untuk membentuk kabupaten baru.
Padahal, wilayah Bogor Timur sebagai penyumbang terbesar pendapatan asli daerah (PAD), yang mencapai setengah dari PAD Kabupaten Bogor.
Rabu 1 Juni 2016, seratusan warga tersebut mendatangi kantor Bappeda Mereka mempertanyakan draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terkait pemekaran Bogor Timur kepada DPRD dan Bupati Bogor Nurhayanti.
Respons Bupati Bogor Disomasi Warganya karena Jalan Rusak
Bupati menyangkal tidak merespons somasi yang sebelumnya dilayangkan warga.
Advertisement
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454125/original/099230800_1766550476-Lagidiskon__desktop-mobile__356x469_-_Button_Share.png)
2026 Naik, Beli Sekarang!
- Meeting Online Makin Profesional dengan 5 Webcam Berkualitas3 hari yang lalu

- Mesin Kopi Multifungsi untuk Pecinta Kopi: Simak Rekomendasinya!4 hari yang lalu

- 3 Parfum Mobil Favorit yang Bikin Kabin Wangi Tahan Lama dan Bebas Bau1 minggu yang lalu

- Jangan Abaikan Panas Berlebih, Ini 5 Cooling Pad Laptop yang Patut Dipertimbangkan1 minggu yang lalu

- Jangan Tunda Beli! 10 Laptop RAM Besar Ini Diprediksi Naik Harga dan Langka di Tahun Depan2 minggu yang lalu

- 5 Produk Perawatan Mobil yang Praktis Dipakai di Rumah, Bikin Kendaraan Selalu Prima2 minggu yang lalu

- Deretan Destinasi Wisata Gelar Promo 12.12, Cek Lengkapnya di sini2 minggu yang lalu

- Mumpung Masih Murah, Beli Gadget Terbaik Sekarang!2 minggu yang lalu

- Deretan Promo 12.12 Makanan dan Minuman, Jangan Terlewatkan!2 minggu yang lalu

- Akurasi Maksimal dan Gerakan Makin Lincah! Ini Rekomendasi Mouse Gaming Buat Kemenangan yang Lebih Mudah3 minggu yang lalu

- Barang Sering Hilang? Ini Solusi GPS Tracker yang Bikin Hidup Lebih Tenang3 minggu yang lalu

- Menko Airlangga Bidik Transaksi Harbolnas 2025 Tembus Rp 35 Triliun4 minggu yang lalu

Produksi Liputan6.com
powered by
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393275/original/001184200_1540545780-20181026-Tes-CPNS-Jaksel-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460604/original/064072600_1767259049-purbaya_klaim_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460065/original/075391800_1767209202-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460142/original/096008400_1767236844-cpsn_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1247012/original/046898600_1464343333-IMG-20160522-0088_1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1373272/original/047389800_1476381468-bogor.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440993/original/051183300_1765449665-pexels-thirdman-7651922.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440955/original/025438100_1765448041-pexels-chevanon-302894.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436532/original/045182500_1765177568-pexels-maksgelatin-4824424.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436514/original/029918400_1765176856-pexels-ken-tomita-127057-389818.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1429293/original/037383000_1481114577-20161207--Laptop-Acer-Seharga-20-Juta-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436096/original/000714800_1765162370-pexels-photo-1740919.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4800209/original/049531900_1712900090-shutterstock_2286683503.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5442113/original/056839600_1765528039-Ilustrasi_smartphone__tablet__dan_laptop.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5441514/original/073297500_1765510798-Depositphotos_547538726_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429431/original/070225500_1764586417-pexels-yankrukov-9072212.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5434294/original/022663100_1764921813-Depositphotos_209735730_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5424660/original/045643900_1764150556-IMG-20251126-WA0006.jpg)