Fokus, Palu - Pengungsi anak-anak dan perempuan di Biromaru, Sigi, Sulawesi Tengah, masih merasakan trauma usai gempa. Untuk membantu hilangkan trauma, Polisi Wanita (Polwan) Indonesia memberikan bantuan terapi.
Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Selasa (9/10/2018), puluhan Polwan dan Bhayangkari dari Polda Sulawesi Tengah di Sigi mengajak anak-anak di pengungsian untuk bermain sambil belajar.
"Pendidikan mereka otomatis terhenti. Kita ada rencana membantu menjadi tenaga guru sosial ke sekolah-sekolah agar mereka bisa bangkit kembali," ujar Ketua Bhayangkari Polda Sulteng Peni Ermi.
Advertisement
Selain menghibur anak-anak, bantuan pun terus didistribusikan. Apalagi di Kecamatan Biromaru bantuan logistik masih minim. (Karlina Sintia Dewi)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4714527/original/071833500_1705070320-mahkamah_internasionanl.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4398541/original/093706100_1681725164-WhatsApp_Image_2023-04-17_at_16.43.03.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)