Diduga Hindari Barikade Penyekatan PPKM, Mobil Lexus Terguling di Bundaran Senayan

Kecelakaan terjadi lantaran pengemudi mobil diduga kurang hati-hati saat menghindari barikade penyekatan PPKM di kawasan Bundaran Senayan.

oleh Liputan6.com diperbarui 24 Jul 2021, 22:02 WIB
Diterbitkan 24 Jul 2021, 21:55 WIB
Mobil terguling di Bundaran Senayan
Mobil terguling saat hindari barikade penyekatan PPKM di Bundaran Senayan, Jakarta Selatan. (Instagram TMC Polda Metro Jaya)

Liputan6.com, Jakarta - Sebah mobil sedan Lexus dengan nomor polisi B 2095 RFS terguling di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta Selatan pada Sabtu malam (24/7/2021). Diduga kecelakaan terjadi setelah mobil menabrak barikade pembatasan kebijakan PPKM Level 4 di Jakarta.

Kasi Laka Lantas Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Robby Hefados menuturkan, peristiwa itu terjadi ketika pengemudi berinisial RU memacu mobilnya dari arah utara menuju ke selatan di Jalan Jenderal Sudirman.

Saat tiba di dekat Gedung Kemenpan-RB, pengemudi diduga kurang berhati-hati dan hilang konsentrasi saat menghindari barikade penyekatan PPKM.

"Kendaraan kemudian oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalur sepeda yang berada disamping kirinya," kata Robby saat dikonfirmasi Merdeka.com.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:


Tak Ada Korban Jiwa

Akibat menghantam pembatas jalan, mobil sedan berwarna gelap itu pun terguling hingga rusak cukup parah. Meksi begitu, tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan ini.

"Tidak ada korban jiwa, namun kendaraan mengalami kerusakan," tuturnya.

Adapun kecelakaan ini turut diunggah akun resmi @TMCPoldaMetro yang menampilkan mobil terguling tersebut.

 

Reporter: Bachtiarudin Alam

Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya