3 Pernyataan Jokowi saat Berikan Bantuan Tunai untuk PKL di Malioboro, Yogyakarta

Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Sabtu 9 Oktober 2021 memberikan bantuan tunai untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warung-warung kecil di kawasan Malioboro, Provinsi D.I Yogyakarta.

oleh Devira PrastiwiLiputan6.com diperbarui 10 Okt 2021, 06:38 WIB
Diterbitkan 10 Okt 2021, 06:38 WIB
Jokowi bagikan bantuan tunai Rp 1,2 juta kepada PKL Malioboro
Presiden Jokowi membagikan bantuan tunai Rp 1,2 juta kepada PKL di kawasan Malioboro, Yogyakarta. (Foto: Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Sabtu 9 Oktober 2021 memberikan bantuan tunai untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warung-warung kecil di kawasan Malioboro, Provinsi D.I Yogyakarta.

Bantuan tunai sebesar Rp 1,2 juta tersebut diberikan Jokowi untuk masing-masing PKL.

"Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim, bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung-warung kecil lewat TNI dan Polri, saya nyatakan dimulai," kata Jokowi sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu 9 Oktober 2021.

Selain itu, Jokowi memastikan bantuan tunai akan diberikan kepada 1 juta PKL dan pedagang warung kecil di seluruh Indonesia.'

Namun untuk tahap awal, bantuan sebesar Rp 1,2 juta itu dibagikan di kawasan Malioboro, Yogyakarta.

Berikut sederet pernyataan Jokowi saat memberikan bantuan tunai untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warung-warung kecil di kawasan Malioboro dihimpun Liputan6.com:

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


1. Total Bantuan Rp 1,2 Juta

Jokowi akan bangunkan rumah warga Suku Asmat Papua
Jokowi berjanji akan membangunkan rumah untuk sejumlah warga Suku Asmat di Merauke, Papua. (Youtube Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meluncurkan program penyaluran bantuan tunai untuk pedagang kaki lima (PKL) dan warung-warung kecil di Provinsi D.I Yogyakarta, Sabtu 9 Oktober 2021.

Adapun bantuan yang diberikan sebesar Rp 1,2 juta untuk masing-masing PKL.

"Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim, bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung-warung kecil lewat TNI dan Polri, saya nyatakan dimulai," kata Jokowi sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu 9 Oktober 2021.

 


2. Pastikan Bantuan Tunai Akan Diberikan ke Seluruh Indonesia

Jokowi Sambangi Pasar Sukawati di Gianyar
Presiden Joko Widodo ditemani Ibu Negara Iriana membeli buah-buahan saat meninjau rencana revitalisasi Pasar Sukawati di Gianyar, Bali, Jumat (14/6/2019). Jokowi melihat rencana proyek revitalisasi Pasar Sukawati sekaligus berinteraksi dengan pedagang. (Liputan6.com/Pool/Biro Pers Setpres)

Jokowi kemudian memastikan bantuan tunai akan diberikan kepada 1 juta PKL dan pedagang warung kecil di seluruh Indonesia.

Untuk tahap awal, bantuan sebesar Rp 1,2 juta dibagikan di kawasan Malioboro, Yogyakarta.

"Saya ingin meresmikan dimulainya pemberian bantuan tunai untuk para pedagang kaki lima dan warung-warung kecil sebanyak di seluruh Indonesia. Nanti sebanyak 1 juta PKL dan warung," terang Jokowi.

 


3. Bantuan yang Diberikan Dinilai Cukup

Menko Airlangga ketika mendampingi Presiden Jokowi menyerahkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW) di Malioboro
Menko Airlangga ketika mendampingi Presiden Jokowi menyerahkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW) di Malioboro (dok: Kemenko ekonomi)

Jokowi menilai besaran bantuan Rp 1,2 juta yang diberikan kepada para PKL cukup.

Nantinya, kata dia, uang tersebut bisa digunakan untuk tambahan modal usaha ataupun memenuhi kebutuhan sehari-sehari.

"Diberikan bantuan sebesar 1.200.000. Kurang ndak? 1.200.000 cukup, menurut itungan kita cukup," jelas Jokowi.

 

(Cindy Violeta Layan)


Kejengkelan Jokowi dan Ancaman Reshuffle Kabinet

Infografis Kejengkelan Jokowi dan Ancaman Reshuffle Kabinet. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Kejengkelan Jokowi dan Ancaman Reshuffle Kabinet. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya