Hasil Rakernas Golkar 2023, Ada Singgung Capres sampai Dukung Sistem Proporsional Terbuka

Partai Golkar telah menggelar Rakernas 2023 di kantor DPP Golkar, Jakarta, Minggu (4/6/2023). Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengungkap tiga hasil rumusan Rakernas 2023.

oleh Lizsa Egeham diperbarui 04 Jun 2023, 18:23 WIB
Diterbitkan 04 Jun 2023, 17:45 WIB
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto bersama jajarannya mengumumkan hasil Rakernas Partai Golkar 2023.
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto bersama jajarannya mengumumkan hasil Rakernas Partai Golkar 2023. (Foto: Ahda Bayhaqi/Merdeka.com).... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Partai Golkar telah menggelar Rakernas 2023 di kantor DPP Golkar, Jakarta, Minggu (4/6/2023). Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengungkap tiga hasil rumusan Rakernas 2023.

Pertama, keputusan Rakernas memberikan mandat kepada ketua umum untuk menetapkan calon presiden dan calon wakil presiden serta koalisi.

"Untuk pilpres memberikan mandat kepada ketua umum untuk menetapkan capres cawapres dan koalisi bersama partai Golkar," ujar Airlangga saat konferensi pers Rakernas 2023.

Kedua, Rakernas memutuskan agar Pemilu digelar dengan sistem proporsional terbuka. Maka DPP Golkar ditugaskan untuk memperjuangkan sistem pemilu coblos calon legislatif.

"Terkait dengan sistem pemilu, seluruh daerah dan ormas meminta agar pemilu dilakukan secara proporsional terbuka. Dan oleh karena itu, menugaskan kepada DPP untuk terus berjuang agar sistem proporsional terbuka bisa diperjuangkan," jelas Airlangga.

Terakhir, calon legislatif dari Partai Golkar akan diurutkan berdasarkan PDLT atau prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela.

"Terkait dengan Pemilu yang saat sekarang partai Golkar bakal calon legislatif masih menurut alfabetis, nah ini diminta untuk pada waktunya dibuat berdasarkan nomor urut. Dan nomor urut itu berbasis kepada PDLT yaitu prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela, itu kriteria yang diminta," jelas Airlangga.

 

Kaum Muda dan Wanita Golkar Diberi Kesempatan

Selanjutnya, sayap pemuda dan wanita Golkar meminta diberi kesempatan kepada pemuda dan wanita untuk maju di dunia perpolitikan. Khusus wanita diberlakukan kuota keterwakilan 30 persen.

"Dan juga tentu kita untuk caleg wanita diberikan kemudahan kemudahan dalam kampanye nanti," ujar Airlangga.

Seluruh ketua DPD Golkar dan ormas partai diminta bertanggungjawab atas pemenangan pileg, pilpres dan pilkada.

"Baik oleh DPP, ketua ketua provinsi, ketua ketua kabupaten, kota dalam seluruh tingkatannya, seluruhnya berkewajiban untuk memenangkan partai Golkar," tegas Airlangga.

"Selanjutnya tentu hal teknis kami akan terus bicarakan dalam kontrak teknis yang sudah diputuskan oleh partai Golkar," pungkasnya.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi/Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya