Menko AHY: Kita Harus Yakinkan Infrastruktur Dipersiapkan untuk Cegah Banjir Besar

AHY menegaskan bahwa solusi permanen dan berkelanjutan harus segera diterapkan untuk mengatasi permasalahan banjir yang terus berulang.

oleh Fenicia Effendi Diperbarui 24 Mar 2025, 13:30 WIB
Diterbitkan 24 Mar 2025, 13:30 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berbicara di webinar peringatan Hari Meteorologi Dunia 2025 yang digelar secara daring pada Senin, (24/3/2025). (Liputan6.com/Fenicia)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyoroti pentingnya meninjau penyebab seringnya banjir di Indonesia, yang berdampak pada terganggunya aktivitas warga serta kerusakan infrastruktur publik.

Hal ini disampaikan dalam forum webinar peringatan Hari Meteorologi Dunia 2025 yang digelar secara daring pada Senin, (24/3/2025).

“Mari kita sama-sama meninjau kembali mengapa kerap terjadi bencana, banjir misalnya, yang melanda saudara-saudara kita di Jabodetabek, termasuk beberapa wilayah pesisir utara,” kata AHY.

“Yang kita tahu telah melumpuhkan aktivitas masyarakat dan merusak properti serta infrastruktur yang selama ini digunakan oleh publik,” sambungnya.

Oleh karena itu, pemerintah perlu mengidentifikasi akar permasalahan ini secara mendalam serta mencari solusi yang bersifat jangka panjang dan berkelanjutan.

“Kita harus identifikasi permasalahan yang sebetulnya klasik, tetapi permasalahan klasik ini tidak boleh dicarikan solusi yang klasik juga,” ujarnya

AHY menegaskan bahwa solusi permanen dan berkelanjutan harus segera diterapkan untuk mengatasi permasalahan banjir yang terus berulang.

“Kita harus tahu bahwa kalau tidak dicarikan solusi yang lebih permanen dan lebih berkelanjutan misalnya bagaimana permasalahan di hulu ketika wilayah tidak mematuhi tata ruang yang sebetulnya sudah direncanakan secara proporsional,” jelas AHY 

 

Promosi 1

Keseimbangan Alam

Puncak Bogor Terancam
Puncak Bogor Terancam! Deforestasi Tak Terkendali, Banjir Kian Menghantui. Foto: FWI (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)... Selengkapnya

AHY juga menjelaskan bahwa keseimbangan alam harus tetap dijaga, meskipun pembangunan untuk hunian, industri, maupun kebutuhan lainnya terus berjalan. 

“Untuk menjaga keseimbangan alam dan juga tetap bisa menghadirkan pembangunan apakah untuk hunian untuk industri maupun kebutuhan lainnya,” tutup AHY

Dia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus dirancang dengan mempertimbangkan keseimbangan alam untuk mencegah terjadinya banjir besar di masa depan.  

"Tetapi ingat bahwa alam tidak boleh menjadi tidak imbang, dan kita harus yakinkan bahwa infrastruktur juga harus dipersiapkan untuk mencegah terjadinya banjir besar seperti yang terjadi beberapa minggu lalu akibat cuaca ekstrem serta wilayah-wilayah yang tidak mampu menyerap air secara optimal," ujar AHY.

Menurut AHY, peningkatan kapasitas tampungan air menjadi langkah penting yang harus segera dilakukan. 

"Kapasitas tampungan air harus diperbesar, normalisasi sungai harus terus dilakukan, serta tanggul-tanggul di sekitar sungai harus diperkuat," jelasnya.

 

Ancaman Banjir Rob

Selain itu, AHY juga menyoroti ancaman banjir rob dari wilayah utara yang semakin mengkhawatirkan akibat penurunan permukaan tanah.

"Ketika permukaan tanah semakin turun akibat eksploitasi air tanah yang berlebihan, maka diperlukan solusi infrastruktur yang berkelanjutan untuk memastikan suplai air bersih dan mencegah penurunan lebih lanjut," tambahnya

Sebagai penutup, AHY mengajak seluruh peserta webinar untuk bersinergi dalam memastikan pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap perubahan iklim. 

"Mari kita satukan visi, gagasan, dan langkah kita. Hanya dengan sinergi, kita bisa memastikan bahwa pembangunan infrastruktur bukan menjadi sumber kerentanan, tetapi menjadi benteng pertahanan dalam menghadapi dinamika alam dan perubahan zaman," tutupnya

Infografis Banjir Jabodetabek.
Infografis Banjir Jabodetabek. (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya