Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kota Depok akan merestui kembali keberadaan pasar tumpah di Jalan Sejajar Rel, Depok.
Diketahui pasar tumpah sudah menjadi tradisi setiap malam takbiran Idul Fitri sebagai upaya pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, pihaknya akan memperbolehkan keberadaan pasar tumpah menggunakan Jalan Sejajar Rel. Namun terdapat sejumlah catatan yang harus dipenuhi panitia kegiatan pasar tumpah.
Advertisement
“Permintaan kita tidak membuat kemacetan, masalah sampah menjadi tanggung jawab kepanitiaan,” ujar Supian di Depok, Kamis (27/3/2025) malam.
Dia menjelaskan, keberadaan pasar tumpah akan didukung Pemerintah Kota Depok, Polres Metro Depok, dan Kodim 0508/Depok.
Nantinya Polres Metro Depok dan Kodim 0508/Depok akan mendukung pada sisi keamanan saat kegiatan pasar tumpah.
“Kemarin juga ngobrol dengan Pak kapolres, bisa support buat jaga-jaga supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” jelas Supian.
Pemerintah Kota Depok tidak ingin mengintervensi secara teknis keberadaan pasar tumpah di Jalan Sejajar Rel yang akan dilaksanakan pada 30 Maret 2025.
Pemerintah Kota Depok menekankan keberadaan pasar tumpah tidak mengganggu kemacetan lalu lintas dan bertanggung jawab terhadap timbulan sampah.
“Kita minta di situ aja,” ucap Supian.
Imbau Tak Takbir Keliling
Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Depok menghimbau masyarakat tidak melakukan kegiatan takbir keliling. Pemerintah Kota Depok meminta masyarakat melaksanakan kegiatan takbiran Idul Fitri di lingkungan maupun tempat ibadah di sekitar tempat tinggal masyarakat.
“Kita sih himbau tak usah pakai takbir keliling, cukup di tempat masing-masing, kami juga akan tetap kontrol dengan Polres dan Kodim atau Forkopimda, Insya Allah jaga keamanan malam menjelang idul Fitri, malam takbiran Insya Allah bisa berjalan kondusif,” ungkap Supian.
Pemerintah Kota Depok mengingatkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, dapat meningkatkan kewaspadaan saat meninggalkan rumah. Pastikan masyarakat sebelum melakukan perjalanan mudik, rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman.
“Jaga keselamatan selama perjalanan pulang kampung sehingga Insya Allah bisa selamat sampai kembali ke Depok,” pungkas Supian.
Advertisement
