Liputan6.com, Jakarta - Jasa Marga bersama kepolisan memberlakukan rekayasa berupa contraflow di ruas Tol Jagorawi mengarah ke puncak pada Sabtu (5/4/2025).
Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas wisata dan silaturahmi yang terjadi di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak pada H+4 Lebaran Idul Fitri 1446 H.
Baca Juga
Senior Manager Representative Office 1Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun menerangkan, contraflow mulai dari KM 44+500 sampai KM 46+500 ruas Tol Jagorawi arah Puncak. Dia menyebut pemberlakuan sejak pukul 06.40 WIB.
Advertisement
"Atas diskresi kepolisian, Jasa Marga berlakukan contraflow KM 44+500 sampai KM 46+500 ruas Tol Jagorawi arah Puncak," kata Alvin dalam keterangannya, Sabtu (5/4/2025).
Terkait hal ini, Alvin Jasa mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi rute perjalanan agar dapat mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku.
"Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan," tandas dia.
Puncak Arus Balik Lebaran, Kapolri Pimpin 'Flag Off One Way' Nasional pada 6 April 2025
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho mengemukakan bahwa pihaknya bersama pemangku kepentingan terkait akan melakukan flag off one way secara nasional pada Minggu, 6 April 2025.
"Rencananya flag off itu akan dilakukan tanggal 6, hari Minggu, jam 09.00 (waktu setempat),” kata Agus seperti dilansir Antara.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa flag off rekayasa lalu lintas satu arah tersebut akan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama para menteri, dan sejumlah pejabat terkait.
“Tentunya kami mohon doa restu, semoga arus balik Operasi Ketupat berjalan dengan baik karena tagline (slogan) Bapak Kapolri pada Operasi Ketupat ini adalah mudik aman, keluarga nyaman, selamat sampai tujuan," ujarnya.
Advertisement
Penebalan Personel
Sementara itu, dia mengatakan bahwa Korlantas Polri menyiapkan penebalan personel, dan sejumlah skenario, dalam pelaksanaan mengawal pemudik untuk kembali dari kampung halaman selama arus balik 2025.
“Kapolri memerintahkan agar dilakukan penebalan personel baik itu di pinggir jalan tol maupun jalan alternatif nasional, dan tempat-tempat wisata," katanya.
Contraflow
Selain itu, dia mengatakan bahwa Korlantas Polri menyiapkan sarana dan prasarana, terutama kendaraan patroli di sepanjang jalan demi kenyamanan pemudik.
Ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas contraflow atau lawan arah.
Advertisement
