Liputan6.com, Jakarta - Belum lama ini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif dagang yang lebih luas di 185 negara. Presiden AS Donald Trump mengumumkan langsung dalam pidatonya di Rose Garden, Gedung Putih, pada Rabu 2 April 2025 sebagai bagian dari strategi pemulihan ekonomi nasional.
"Kebijakan tarif ini merupakan bentuk deklarasi kemerdekaan ekonomi Amerika Serikat. Selama ini banyak negara, termasuk Indonesia, memperoleh keuntungan besar dari hubungan perdagangan yang tidak seimbang dengan AS," ujar Trump, Rabu 2 April 2025.
Berapa besaran tarif impor Indonesia? Trump resmi memberlakukan tarif impor baru sebesar 32% terhadap produk asal Indonesia terhitung mulai 5 April 2025.
Advertisement
Selain Indonesia, beban terberat jatuh pada ekonomi Asia dengan tarif tertinggi sebesar 49 persen dikenakan kepada Kamboja.
Selain itu, tarif untuk Vietnam sebesar 46 persen, Thailand 36 persen, Indonesia dan Taiwan masing-masing 32 persen. Malaysia sebesar 24 persen dan Filipina sebesar 17 persen.
Bagaimana respons pemerintah Indonesia? Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) pun mengeluarkan sejumlah pernyataan. Pengenaan tarif resiprokal AS ini akan memberikan dampak signifikan terhadap daya saing ekspor Indonesia ke AS.
Selama ini produk ekspor utama Indonesia di pasar AS antara lain adalah elektronik, tekstil dan produk tekstil, alas kaki, palm oil, karet, furnitur, udang dan produk-produk perikanan laut.
Di antaranya, Pemerintah Indonesia akan segera menghitung dampak pengenaan tarif AS terhadap sektor-sektor tersebut dan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Pemerintah Indonesia juga akan mengambil langkah-langkah strategis untuk memitigasi dampak negatif terhadap perekonomian nasional Indonesia.
Bagaimana pernyataan Presiden AS Donald Trump umumkan tarif impor Indonesia dan negara lain? Apa saja langkah yang akan diambil oleh pemerintah Indonesia? Simak selengkapnya dalam rangkaian Infografis berikut ini:
Infografis Barang Indonesia Masuk AS Kena Tarif Trump 32%
Advertisement
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4714527/original/071833500_1705070320-mahkamah_internasionanl.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4398541/original/093706100_1681725164-WhatsApp_Image_2023-04-17_at_16.43.03.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182065/original/062418500_1744022912-673_x_373_rev__6_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182074/original/016100000_1744023174-HL__8_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182075/original/079801600_1744023219-HL2__8_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461811/original/079730700_1767451289-Banner_Infografis_Super_Flu_H.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5459660/original/034914500_1767168916-Banner_Infografis_Malam_Tahun_Baru_H.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5458772/original/055577900_1767090073-Banner_Infografis_Narapidana_H.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5457392/original/036245700_1766999686-Banner_Infografis_TIM_H.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456007/original/002407100_1766759797-Banner_Infografis_UMP_2026_H.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455508/original/025020100_1766670393-Banner_Infografis_Tarif_Tol_H.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454867/original/055103900_1766577882-Banner_Infografis_BMKG_H.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453551/original/076641900_1766481272-Banner_Infografis_KPK_H.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452501/original/084324000_1766403315-Banner_Infografis_Tanah_H.jpg)