Anies: Ada 1 Milenial Jadi Cawapres, tapi Ribuan yang Kritik Pemerintah Sering Hadapi Kekerasan

Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, menyinggung soal 1 orang milenial yang bisa menjadi cawapres. Hal itu diungkapkan Anies dalam debat capres, Selasa (12/12/2023).

oleh Winda Nelfira diperbarui 12 Des 2023, 20:35 WIB
Diterbitkan 12 Des 2023, 19:56 WIB
Anies Baswedan saat debat capres perdana di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (12/12/2023).
 Anies Baswedan saat debat capres perdana di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (12/12/2023). (Foto: Tangkapan layar Youtube KPU RI)

Liputan6.com, Jakarta Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, menyinggung soal 1 orang milenial yang bisa menjadi cawapres. Hal itu diungkapkan Anies dalam debat capres, Selasa (12/12/2023).

Seperti yang diketahui, milenial yang jadi cawapres di Pemilu 2024 adalah Gibran Rakabuming Raka.

Namun, kata dia, kenyataan yang terjadi saat ini, banyak anak muda yang dibungkam. Padahal, para anak muda itu peduli dengan anak bangsa dan kaum termarjinalkan.

"Bila kita saksikan hari ini ada 1 orang milenial bisa menjadi cawapers, tetapi ada ribuan milenial, generasi Z yang peduli pada anak bangsa yang termarjinalkan ketika mengungkapkan pendapat, ketika mengkritik pemerintah justru mereka sering dihadapi dengan kekerasan, dihadapi dengan benturan, dan bahkan gas air mata," tutur Anies dalam debat capres.

Menurut dia, hal itu tidak dapat dibiarkan.

"Apa kondisi ini harus dibiarkan? Tidak. Kita harus melakukan perubahan," ujar Anies Baswedan ketika mengungkapkan visi misinya.

Anies juga mengungkapkan, aturan hukum harus ditegakkan di Indonesia. Penegakan hukum saat ini berlaku sesuai dengan kepentingan penguasa.

"Yang terjadi banyak aturan ditekuk sesuai kepentingan yang sedang memegang kekuasaan, apakah ini diteruskan? Tidak," kata dia dalam debat capres perdana di kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

 

Infografis Manuver Pertemuan Anies Baswedan dan Surya Paloh
Infografis Manuver Pertemuan Anies Baswedan dan Surya Paloh. (Liputan6.com/Abdillah)

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya