Foto 1 dari 5
Foto 2 dari 5
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1872981/original/087757800_1517968266-20180207-Kapal-Jerami-AFP2.jpg)
Perahu Suku Aymara yang Terbuat dari Alang-Alang Siap Arungi Samudra Pasifik
Seorang kru memperbaiki perahu Viracocha III yang rusak sebelum berlayar kembali ke laut lepas di Pantai Chinchorro di kota Arica, Chili (5/2). Perahu yang terbuat dengan cara tradisional ini akan berlayar ke Australia. (AFP Photo/Ignacio Munoz)
Foto 3 dari 5
Foto 4 dari 5
Berita Terkait
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1872983/original/014920300_1517968268-20180207-Kapal-Jerami-AFP4.jpg)
Perahu Suku Aymara yang Terbuat dari Alang-Alang Siap Arungi Samudra Pasifik
Sejumlah kru menyiapkan perahu Viracocha III sebelum berlayar kembali ke laut lepas di Pantai Chinchorro di kota Arica, Chili (5/2). Ekspedisi tersebut rencananya akan berlangsung selama enam bulan. (AFP Photo/Ignacio Munoz)
Foto 5 dari 5
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1872984/original/080681500_1517968268-20180207-Kapal-Jerami-AFP5.jpg)
Perahu Suku Aymara yang Terbuat dari Alang-Alang Siap Arungi Samudra Pasifik
Sejumlah orang melihat dan menaiki perahu Viracocha III yang sedang bersandar di Pantai Chinchorro di kota Arica, Chili (5/2). Perahu unik yang terbuat dari rumput totora merupakan perahu tradisional Suku Aymara di Bolivia. (AFP Photo/Ignacio Munoz)
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
More News
Tag Terkait