Foto 1 dari 6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2779780/original/050010800_1555386931-20190414-Bayi-Singa-Putih-Langka-yang-Lahir-di-Siprus-REUTERS-6.jpg)
Bayi Singa Putih Langka yang Lahir di Siprus
Seekor singa putih yang baru lahir, bernama Simba, terlihat di kebun binatang Paphos, Siprus pada 14 April 2019. Populasi satwa nokturnal tersebut terbilang langka di dunia, tercatat singa putih hanya ada 300 ekor dan 13 diantaranya hidup di alam liar. (REUTERS/Yiannis Kourtoglou)
Foto 2 dari 6
Foto 3 dari 6
Foto 4 dari 6
Berita Terkait
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2779783/original/000951700_1555386934-20190414-Bayi-Singa-Putih-Langka-yang-Lahir-di-Siprus-REUTERS-4.jpg)
Bayi Singa Putih Langka yang Lahir di Siprus
Seekor singa putih yang baru lahir, bernama Simba, terlihat di kebun binatang Paphos, Siprus pada 14 April 2019. Singa putih bukanlah albino, warna putih yang dimiliki justru karena gen resesif yang dimiliki sehingga menghambat perkembangan gen warna. (REUTERS/Yiannis Kourtoglou)
Foto 5 dari 6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2779784/original/074944700_1555386934-20190414-Bayi-Singa-Putih-Langka-yang-Lahir-di-Siprus-REUTERS-3.jpg)
Bayi Singa Putih Langka yang Lahir di Siprus
Seekor singa putih yang baru lahir, bernama Simba, terlihat di kebun binatang Paphos, Siprus pada 14 April 2019. Populasi satwa nokturnal tersebut terbilang langka di dunia, tercatat singa putih hanya ada 300 ekor dan 13 diantaranya hidup di alam liar. (REUTERS/Yiannis Kourtoglou)
Foto 6 dari 6
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
More News
Tag Terkait