Foto 1 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3972569/original/061808900_1648023201-000_326N6CK.jpg)
Aktivitas Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Pengungsi Rohingya menjual es krim di kamp pengungsi Jamtoli, Ukhia (22/3/2022). Ratusan ribu orang Rohingya melarikan diri dari Myanmar yang mayoritas beragama Buddha setelah tindakan keras tahun 2017, yang menjadi subjek kasus genosida di pengadilan tertinggi PBB di Den Haag. (AFP/Munir Uz Zaman)
Foto 2 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3972570/original/043584100_1648023203-000_326N6C8.jpg)
Aktivitas Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Anak-anak pengungsi Rohingya bermain sepak bola di kamp pengungsi Kutupalong di Ukhia (22/3/2022). Ratusan ribu orang Rohingya melarikan diri dari Myanmar setelah tindakan keras tahun 2017, yang menjadi subjek kasus genosida di pengadilan tertinggi PBB di Den Haag. (AFP/Munir Uz Zaman)
Foto 3 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3972571/original/079242800_1648023204-000_326N6C3.jpg)
Aktivitas Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Para pengungsi Rohingya berjalan di kamp pengungsi Jamtoli di Ukhia (22/3/2022). Ratusan ribu orang Rohingya melarikan diri dari Myanmar yang mayoritas beragama Buddha setelah tindakan keras tahun 2017, yang menjadi subjek kasus genosida di pengadilan tertinggi PBB di Den Haag. (AFP/Munir Uz Zaman)
Foto 4 dari 7
Berita Terkait
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3972572/original/095332000_1648023205-000_326N6LB.jpg)
Aktivitas Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Pengungsi Rohingya kembali ke rumahnya setelah mengambil air di kamp pengungsi Jamtoli di Ukhia (22/3/2022). Ratusan ribu orang Rohingya melarikan diri dari Myanmar setelah tindakan keras tahun 2017, yang menjadi subjek kasus genosida di pengadilan tertinggi PBB di Den Haag. (AFP/Munir Uz Zaman)
Foto 5 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3972573/original/029612600_1648023207-000_326N6CN.jpg)
Aktivitas Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Seorang anak pengungsi Rohingya menjual sayuran di kamp pengungsi Jamtoli di Ukhia (22/3/2022). Ratusan ribu orang Rohingya melarikan diri dari Myanmar setelah tindakan keras tahun 2017, yang menjadi subjek kasus genosida di pengadilan tertinggi PBB di Den Haag. (AFP/Munir Uz Zaman)
Foto 6 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3972574/original/045484800_1648023209-000_326N6BZ.jpg)
Aktivitas Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Pengungsi Rohingya berjalan di kamp pengungsi Jamtoli di Ukhia (22/3/2022). Ratusan ribu orang Rohingya melarikan diri dari Myanmar yang mayoritas beragama Buddha setelah tindakan keras tahun 2017, yang menjadi subjek kasus genosida di pengadilan tertinggi PBB di Den Haag. (AFP/Munir Uz Zaman)
Foto 7 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3972582/original/088698500_1648023384-000_326N6CM.jpg)
Aktivitas Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Pengungsi Rohingya menjual buah dan sayuran di kiosnya di kamp pengungsi Jamtoli di Ukhia (22/3/2022). Ratusan ribu orang Rohingya melarikan diri dari Myanmar setelah tindakan keras tahun 2017, yang menjadi subjek kasus genosida di pengadilan tertinggi PBB di Den Haag. (AFP/Munir Uz Zaman)
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
More News
-
Berita Foto Diguncang Gempa Magnitudo 7,7, Jalanan di Kota Naypyidaw Terbelah
-
Berita Foto Terdampak Gempa Myanmar, Gedung Pencakar Langit di Thailand Ambruk
-
Berita Foto Gempa Myanmar, Sejumlah Pasien di Kompleks Rumah Sakit Thailand Dievakuasi
-
Berita Foto Puncak Mudik Lebaran 2025, 27.569 Penumpang Kereta Diberangkatkan dari Daop 8 Surabaya
Tag Terkait