Raja Belanda Sampaikan Permohonan Maaf atas Perbudakan di Masa Lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4488129/original/076379400_1688279784-20230702-Perbudakan_Belanda-AP-1.jpg)
Perbudakan Belanda
Raja Belanda telah secara resmi meminta maaf atas peran negaranya dalam perdagangan budak, dengan mengatakan dia merasa "secara pribadi dan intens" terpengaruh.
Belanda menjadi kekuatan kolonial utama setelah abad ke-17, memegang wilayah di seluruh dunia, dan pedagang budak Belanda memperdagangkan lebih dari 600.000 orang.
Foto 1 dari 9
Foto 2 dari 9
Foto 3 dari 9
Foto 4 dari 9
Berita Terkait
Foto 5 dari 9
Foto 6 dari 9
Foto 7 dari 9
Foto 8 dari 9
Foto 9 dari 9
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4488145/original/077569200_1688280453-20230702-Perbudakan_Belanda-AP-9.jpg)
Perbudakan Belanda
Didampingi oleh istrinya Ratu Maxima, Raja mengakui bahwa dia tidak dapat berbicara untuk seluruh bangsa, tetapi dia mengatakan kepada orang banyak bahwa "sebagian besar" warga Belanda "mendukung perjuangan untuk kesetaraan bagi semua orang, terlepas dari warna kulit atau latar belakang budaya". (Remko de Waal/Pool Photo via AP)
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
More News
-
Berita Foto Gempa Myanmar, Jumlah Korban Terus Bertambah
-
Berita Foto Hari Kedua Lebaran 2025, Pantai Ancol Taman Impian Dikunjungi 55 Ribu Orang
-
Berita Foto Melihat Tradisi Ziarah Makam Keluarga saat Hari Raya Idul Fitri
-
Berita Foto H+1 Lebaran 2025, Ribuan Pengunjung Padati Kebun Binatang Ragunan Jakarta
Tag Terkait