Situasi Terkini Jalan Astana Anyar Bandung Usai Insiden Bom Bunuh Diri, Sudah Dibuka?

Kondisi jalan setelah insiden bom bunuh diri di Kantor Polsek Astana Anyar sudah kembali normal.

oleh Huyogo Simbolon diperbarui 08 Des 2022, 14:21 WIB
Diterbitkan 08 Des 2022, 14:09 WIB
PENGAMANAN LOKASI LEDAKAN DI ASTANAANYAR
Seorang petugas polisi berjaga di jalan menuju insiden ledakan yang terjadi Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022). Polri menyatakan ledakan yang terjadi pagi ini sekitar pukul 08.15 WIB di Polsek Astana Anyar Kota Bandung diduga merupakan aksi bom bunuh diri. (AP Photo/Ahmad Fauzan)

Liputan6.com, Bandung - Jalan Astana Anyar di Kota Bandung, Jawa Barat, yang sempat diblokir garis polisi kini sudah kembali dibuka, Kamis (8/12/2022). Kondisi jalan sehari pasca insiden teror bom bunuh diri di Kantor Polsek Astana Anyar sudah kembali normal.

Perkembangan terkini di sekitar lokasi, sebagian besar pertokoan masih tutup. Tetapi ada juga yang sengaja membuka toko dengan satu pintu saja.

Salah satu toko yang sudah kembali buka adalah toko mainan Yadi Toys. Kia, pemilik toko mainan Yadi Toys baru mulai membuka tokonya pukul 09.00 WIB.

"Biasanya toko buka 08.00 WIB, toko lain juga jam segitu sudah buka. Tapi, barang-barangnya belum berani saya keluarkan ke depan, masih di dalam saja," ujarnya.

Kia mengatakan, tidak ada imbauan dari polisi maupun kewilayahan untuk menutup toko-toko sekitar TKP.

"Tidak ada imbauan tutup. Tapi memang toko-toko sebagian ada yang baru buka satu pintu, ada yang belum buka juga, ada yang sudah buka full. Beda-beda," katanya.


Warga Trauma

Polsek Astanaanyar Bandung dipasang garis polisi usai ledakan diduga bom bunuh diri
Polsek Astana Anyar Kota Bandung dipasang garis polisi usai ledakan diduga bom bunuh diri. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Camat Astana Anyar Syukur Sabar mengatakan, beberapa aparat di kelurahan juga mengalami trauma.

"Lewat Kadinkes, kita minta bantuan dokter THT melalui Kepala RSUD Ujungberung karena ada aparat wilayah yang telinganya masih mendengung pascabom kemarin," ucapnya.

Syukur mengatakan, trauma healing juga akan dilakukan untuk menangani trauma yang dialami warga dan karyawan kewilayahan. Sebab serpihan tubuh pelaku dan bom pun terlontar sampai ke halaman kantor kecamatan.

"Insya Allah dari psikolog akan hadir membantu karyawan kewilayahan menghilangkan rasa ketakutan atau trauma," tuturnya.

Selain itu, ia mengatakan salah satu warga yang menjadi korban kini sudah dipulangkan ke rumah, meski kondisinya masih belum sembuh total.

"Ada satu warga juga yang jadi korban ya. Bu Nur warga RT 02, RW 04. Katanya masih demam, mudah-mudahan bisa cepat pulih. Sudah pulang kemarin sore di rumah," katanya.

Saat ini, kegiatan trauma healing untuk masyarakat sekitar dari tim psikolog dan konselor dari Polrestabes serta Polda Jabar masih berlangsung di Masjid Hidayatul Iman.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya