Tak Lagi Terpilih, Mantan Bupati Bone Bolango Jalani Prosesi Adat Mopotolungo

Mopotolungo merupakan bagian dari adat Modepito yang menjadi tradisi untuk menghantarkan pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

oleh Arfandi Ibrahim Diperbarui 26 Feb 2025, 13:00 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 13:00 WIB
Bupati Bone Bolango Merlan Uloli
Bupati Bone Bolango Merlan Uloli saat menjalani prosesi adat Mopotolungo sebagai tanda akhir masa jabatannya (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)... Selengkapnya

Liputan6.com, Gorontalo - Bupati Bone Bolango periode 2024-2025 menjalani prosesi adat Mopotolungo sebagai tanda akhir masa jabatannya. Prosesi ini berlangsung dari Rumah Dinas Bandayo Bupati menuju kediaman pribadinya, Senin (24/2/2025), dalam suasana penuh khidmat. Mopotolungo merupakan bagian dari adat Modepito yang menjadi tradisi untuk menghantarkan pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Prosesi ini juga menjadi simbol penghormatan dan apresiasi atas dedikasi dalam memimpin daerah.

Upacara adat ini bukan hanya menjadi bentuk seremonial, tetapi juga wujud penghargaan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada pejabat yang telah mengabdi bagi masyarakat. H. Rizan Adam, yang turut serta dalam prosesi, menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin dalam menuntaskan masa jabatannya selalu ditandai dengan adat yang sudah melekat dari dulu. "Prosesi adat wajib dilakukan setelah kepala daerah mengahiri masa jabaatan," kata H Rizan.

Dalam kesempatan yang sama, Merlan S. Uloli menyampaikan rasa syukur atas amanah yang telah diberikan kepadanya selama menjabat sebagai pemimpin daerah. “Menjadi bagian dari pemerintahan, dari wakil bupati hingga bupati, adalah anugerah luar biasa. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya,” ujar Merlan.

Meskipun masa jabatannya telah berakhir, Merlan menegaskan bahwa berbagai program yang telah dirancang tetap harus berjalan demi kemajuan Bone Bolango. “Saya percaya, walaupun kepemimpinan saya singkat, visi dan misi yang telah kami rancang akan tetap diwujudkan. Pilkada telah berlalu, dan hasilnya harus kita terima dengan lapang dada,” katanya.

Merlan juga mengajak seluruh masyarakat dan aparatur pemerintahan untuk mendukung kepemimpinan bupati baru, Ismet Mile, serta wakil bupati Risman Tolingguhu. “Mari kita doakan mereka agar dapat menjalankan tugas dengan baik sehingga seluruh program yang diharapkan masyarakat bisa terealisasi dengan maksimal,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan daerah, Merlan berpesan kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk terus menjaga kebersihan serta mendukung perkembangan UMKM di Bone Bolango. Ia berharap semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan aparatur pemerintahan dapat bersinergi dalam membawa Bone Bolango menjadi lebih maju.

Di akhir sambutannya, Merlan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya. Ia berjanji tetap berkontribusi bagi kemajuan Bone Bolango meskipun tidak lagi menjabat sebagai bupati. “Insyaallah, meskipun saya tidak lagi di pemerintahan, kecintaan saya terhadap Bone Bolango tidak akan berkurang. Saya akan terus berkontribusi dalam berbagai bentuk lainnya,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan prosesi adat Mopotolungo, khususnya para tokoh adat dan jajaran pemerintah daerah yang telah memastikan prosesi berjalan dengan lancar.

Simak juga video pilihan berikut:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya